... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PM Malaysia: Israel Negara Kriminal

Foto: PM Malaysia, Mahathir Muhammad

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menggambarkan Israel sebagai negara kriminal. Gambaran itu disampaikan setelah negaranya dicoret dari tuan rumah kejuaraan renang dunia tahun ini menyusul penolakan keikutsertaan atlet asal Israel.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Ahad lalu memutuskan melarang Malaysia menjadi tuan rumah Kejuaraan Renang Dunia 2019 karena tidak menjamin partisipasi atlet Israel.

“Kami berhak melarang orang Israel memasuki negara kami,” kata Mahathir dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (29/01).

Ia melanjutkan, ketika dunia mengutuk kami karena alasan ini, kami memiliki hak untuk mengatakan bahwa dunia ini munafik. Pembicaraan dunia tentang hak asasi manusia dan aturan hukum kosong.

“Israel adalah negara kriminal dan pantas mendapat kecaman. Kami tahu dukungan kuat terhadap Israel, dan kami tidak bisa bertindak melawannya selain menolak untuk mengakuinya,” tegas Mahathir.

Ia menekankan bahwa AS melarang masuknya warganegara lima Negara Muslim masuk negaranya dan berencana membangun tembok di Amerika Selatan untuk itu, kenapa Malaysia tidak boleh melakukan hal yang sama?

“Hongaria, Polandia, dan Republik Ceko mencegah masuknya pengungsi, dan Perdana Menteri Hongaria Viktor Urban menggambarkan pengungsi Suriah sebagai penjajah Muslim,” lanjutnya.

Ia pun mengimbau kepada pihak-pihak yang bersimpati dengan Palestina untuk mengekspresikan kecaman mereka terhadap Israel. Terorisme bukanlah solusi. Ada kebutuhan untuk strategi yang tepat untuk mencapai keadilan bagi Palestina.

BACA JUGA  Bank-Bank Malaysia Blokir Rekening Warga dan Perusahaan Iran

Mahathir melanjutkan, Malaysia bukan anti-Yahudi atau anti-Semit. Akan tetapi, kami berhak mengutuk perilaku represif dan tidak manusiawi di mana pun, oleh siapa pun.

“Kami telah mengutuk Myanmar atas perlakuannya terhadap Rohingya, dan kami telah mengkritik banyak negara dan masyarakat atas tindakan tidak manusiawi,” lanjutnya.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tagar #AhmadDhaniDiKriminalisasi Masuk Trending Topic Twitter, Netizen Anggap Penegakan Hukum Masih Tebang Pilih

Tagar tersebut berkaitan dengan vonis 1,5 tahun yang dijatuhkan kepada Ahmad Dhani.

Rabu, 30/01/2019 08:12 0

Opini

Ahmad Dhani Ditahan, Apa Kabar Nathan?

Nama Ahmad Dhani menjadi perbicangan masyarakat baik di dunia nyata maupun dunia maya. Kali ini bukan karena logo Laskar Cinta tapi cuitan Ahmad Dhani di sosial media.

Selasa, 29/01/2019 22:17 0

Indonesia

Kasus Tabrak Lari, Bos PT Indaco Hanya Divonis Satu Tahun Penjara

Vonis hakim jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menuntut bos pabrik cat PT Indaco dengan hukuman penjara 5 tahun

Selasa, 29/01/2019 21:48 0

Indonesia

Peringatkan Bahaya RUU P-KS, MIUMI Singgung Rencana Pernikahan Ahok

Peringatkan Bahaya RUU P-KS, MIUMI Singgung Rencana Pernikahan Ahok

Selasa, 29/01/2019 21:38 0

Indonesia

Kontroversi Ucapan Said Aqil, Begini Kata MIUMI

"Negara ini milik bersama bukan milik kelompok tertentu, jadi jangan bersikap sektarian dan primordialisme,” kata Fahmi Salim.

Selasa, 29/01/2019 21:09 1

Indonesia

MIUMI: Jangan Jadikan Islam Pendorong Mobil Mogok Jelang Pemilu

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menyampaikan pernyataan terkait Pemilu 2019,...

Selasa, 29/01/2019 19:54 1

Info Event

PP Lidmi Santuni Guru Korban Tsunami Selat Sunda

PP Lidmi Santuni Guru Korban Tsunami Selat Sunda

Selasa, 29/01/2019 19:10 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir Sampaikan 3 Sikap MIUMI dalam Pilpres 2019

KIBLAT.NET- Pada Selasa, 29 Januari 2019, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menggelar konferensi...

Selasa, 29/01/2019 18:58 0

Profil

Asad bin Furat, Ulama Pembebas Kepulauan Sisilia

Menurut beberapa informasi yang ada pasukan ini terdiri dari 10.000 mujahid, 700 tentara berkuda dan 100 kapal. Armada Islam bergerak pada hari Sabtu, 15 Rabiul Awal 212 H ke arah selatan Sisilia.

Selasa, 29/01/2019 17:34 0

Indonesia

Bela Rumah Allah, Puluhan Ribu Laskar Islam Siap Bersiaga di Masjid Jogokariyan

"Ada puluhan ribu massa yang siap ke sini. Karena ini masalah rumah Allah, sebetulnya sekarang permasalahan ini ada di tangan polisi"

Selasa, 29/01/2019 17:21 0

Close