... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Petisi Tolak RUU P-KS Didukung Ratusan Ribu Orang

Foto: Tolak Rancangan undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (P-KS)

KIBLAT.NET, Jakarta – Penolakan terhadap Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) juga dilakukan dalam bentuk pengalangan petisi. Sebuah petisi daring yang menolak RUU tersebut mendapat ratusan ribu dukungan.

Salah petisi penolakan RUU P-KS digagas dosen jurnalistik Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Maimon Herawati melalui situs Change.org. Dia membuat petisi berjudul “Tolak RUU Pro Zina” tersebut pada Ahad (30/01/2019). Saat tulisan ini disusun, petisi tersebut telah ditandatangani oleh lebih dari 130.000 orang.

Dalam petisi itu disebutkan, bahwa kekosongan dalam RUU P-KS sengaja diciptakan agar penumpang gelap bisa masuk. Tidak ada pengaturan tentang kejahatan seksual, yaitu hubungan seksual yang melanggar norma susila dan agama.

Pemaksaan hubungan seksual dapat terkena jerat hukum dengan adanya RUU itu. Sementara hubungan seksual suka sama suka, walaupun di luar pernikahan, diperbolehkan. Turunannya, suami bisa kena jerat hukum ini jika mencolek istri, sedang istri tidak sedang mau dicolek.

“Kalimat-kalimat hukum yang tertera dalam draft tersebut seolah menipu awam, padahal konsekuensi dari hal tersebut adalah FREE SEX, zina boleh kalau suka sama suka,” ungkap petisi itu.

Petisi itu juga menyebut rencana strategi penggagas RUU ini selanjutnya adalah akses bebas pada kontrasepsi bagi remaja. Karenanya, RUU ini dinilai jelas melanggar nilai kebenaran, dan mengganggu keadilan bagi keluarga Indonesia yang meyakini bahwa perzinaan dilihat dari segi manapun adalah perbuatan keji, meskipun dilandasi suka sama suka.

Petisi Tolak RUU PKS ditandatangani oleh lebih dari 130.000 orang

Petisi sejenis juga dibuat oleh Sahabat Muda AILA, dengan judul Petisi Penolakan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS). Sampai tulisan ini dibuat petisi tersebut telah di tandatangani oleh lebih dari 39.000 orang.

BACA JUGA  AII: Ancaman Eks ISIS Seharusnya Ditangani Secara Proporsional

Reporter: Fanny Alif
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Philipina

Pemerintah Filipina Janji Akan Tangkap Pelaku Bom Masjid

Sementara itu, Presiden Rodrigo Duterte sendiri belum berbicara tentang ledakan di Zamboanga City.

Rabu, 30/01/2019 17:44 0

Iran

Empat Polisi Iran Terluka Saat Buka Paket Bom Kiriman Jaisyul Adl

Sejumlah media Iran menyebut, ledakan itu bersumber dari serangan bom bunuh diri.

Rabu, 30/01/2019 16:54 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Pernikahan Adalah Kerja Tim

KIBLAT.NET – Pada dasarnya karena laki-laki dan perempuan itu berbeda. Maka ketika mereka bertemu untuk...

Rabu, 30/01/2019 16:50 0

Palestina

Tekan Populasi Palestina, Israel Akan Bangun ‘Disneyland’ di Yerusalem

Ini sebagai upaya Israel untuk mengubah pemandangan kota dan mengembangkan permukiman Yahudi di wilayah Palestina.

Rabu, 30/01/2019 16:34 0

Video Kajian

Lima Sifat Penguasa Pengundang Azab

KIBLAT.NET – Setiap manusia memiliki potensi buruk dan baik. Keadaan dapat mengubah dirinya. Ketika seseorang...

Rabu, 30/01/2019 13:48 0

Video News

Kiblat Review: Ideologi Negara Belum Final?

Menurut beberapa informasi yang ada pasukan ini terdiri dari 10.000 mujahid, 700 tentara berkuda dan 100 kapal. Armada Islam bergerak pada hari Sabtu, 15 Rabiul Awal 212 H ke arah selatan Sisilia.

Rabu, 30/01/2019 13:00 0

Video News

Curhat Bocah Uyghur yang Ibunya Diculik Oleh Pemerintah Cina

KIBLAT.NET – Inilah curhatan dari seorang anak kecil Uyghur diaspora di Turki. Ayah, Ibu, dan...

Rabu, 30/01/2019 12:53 0

Turki

Penguatan Visi Diaspora KAMMI, Pengurus KAMMI Turki Dilantik

Pelantikan Pengurus Daerah Istimewa KAMMI Turki telah resmi dilaksanakan di Teater Kuno Aspendos, Serik Antalya, Turki pada Ahad (27/01/2019).

Rabu, 30/01/2019 11:02 0

Suriah

Brigade Al-Qassam Galang Dana, Donasi Disalurkan Via Uang Elektronik

Abu Ubaida mengatakan bahwa musuh Zionis memerangi perlawanan dengan mencoba memotong dukungan dengan segala cara.

Rabu, 30/01/2019 09:50 0

Malaysia

PM Malaysia: Israel Negara Kriminal

Ia melanjutkan, ketika dunia mengutuk kami karena alasan ini, kami memiliki hak untuk mengatakan bahwa dunia ini munafik. Pembicaraan dunia tentang hak asasi manusia dan aturan hukum kosong.

Rabu, 30/01/2019 08:23 0

Close