Pemerintah Filipina Janji Akan Tangkap Pelaku Bom Masjid

KIBLAT.NET, Manila – Pemerintah Filipina bersumpah akan menangkap pelaku serangan granat di masjid di Zamboanga City. Serangan ini membunuh 2 ustadz dan melukai empat lainnya.

“Serangan berturut-turut pada dua tempat ibadah yang berbeda menggambarkan kekejaman dan ketidaktahuan para pembunuh massal ini. Angkatan Bersenjata Filipina akan melepaskan kekuatan dan persenjataannya terhadap musuh-musuh negara ini dan memburu mereka dengan ganas dan tanpa henti hingga hukum bergulir,” kata Juru Bicara Kepresidenan Salvador Panelo, Rabu (30/01/2019).

Panelo mengatakan ledakan di Zamboanga adalah sebuah penghinaan terhadap kemampuan pemerintah untuk mengamankan keselamatan penduduk di Mindanao. Mindanao telah berada di bawah darurat militer sejak 23 Mei 2017.

Panelo mengatakan bahwa pemerintah juga berjanji akan menjaga keselamatan penduduk Mindanao dan memberi mereka dukungan apa pun yang mereka butuhkan. Dia mengimbau kepada penduduk untuk melapor jika mendapatkan hal-hal yang mencurigakan.

Panelo lalu mengaitkan serangan dengan proses perdamaian Mindanao. Pemerintah mengharapkan seluruh wilayah mendapat manfaat dari ratifikasi Undang-Undang Organik Bangsamoro (BOL), yang dianggap dapat menciptakan wilayah Mindanao Muslim yang baru dan lebih kuat.

“Pencarian untuk perdamaian dan kemajuan oleh orang-orang Bangsamoro tidak akan terhenti oleh rintangan apa pun yang dilemparkan ke jalan mereka. Gerakan untuk mengubah wajah Mindanao dan kondisi-kondisi yang menindas yang mempengaruhi rakyatnya akan bergerak maju meskipun terjadi tindakan terorisme ini,” kata Panelo.

Sementara itu, Presiden Rodrigo Duterte sendiri belum berbicara tentang ledakan di Zamboanga City.

Sumber: Rappler
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat