... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

LBH Mega Bintang Sayangkan Vonis 1 Tahun untuk Bos PT Indaco

Foto: Suharto (peci putih), orang tua Eko Prasetio korban penabrakan Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia Iwan Adranacus, bersama dengan pengacara dari LBH Mega Bintang

KIBLAT.NET, Solo – Lembaga Bantuan Hukum Mega Bintang sangat menyesalkan vonis 1 tahun penjara untuk Iwan Andranacus, bos cat PT Indaco yang melakukan tabrak lari terhadap karyawan rumah sakit swasta di depan Polrestabes Surakarta, Eko Prasetio.

“Kami sangat menyayangkan vonis yang dijatuhkan majelis hakim, karena tuntutan dari jaksa penuntut umum itu jatuh pada pasal pembunuhan, pasal 338 KUHP. Namun, majelis hakim memberikan hukuman pasal 311 tentang lalu lintas,” kata Sigit Subdiyanto, Ketua LBH Mega Bintang di kantor LBH Mega Bintang, Pasar Kliwon, Surakarta, Rabu (30/01/2019).

Hakim menganggap keluarga korban dan pelaku telah berdamai, selain pelaku juga telah memberikan santunan. Sigit menilai, pertimbangan tersebut membuat preseden buruk bagi persidangan yang digelar di kota Solo.

Sigit mengkhawatirkan hal serupa akan terjadi di kemudian hari. Di mana seseorang ketika melakukan tindak pidana pembunuhan asalkan memiliki uang dapat mempengaruhi jalannya persidangan.

“Padahal dalam akses pidana, semua orang adalah sama di depan hukum. Kemudian semua prosesnya sama di depan hukum. Nah, ini seolah-olah dinafikan majelis hakim dengan menjatuhkan vonis selama satu tahun,” tuturnya.

Perlu diketahui, LBH Mega Bintang telah menjadi penasihat hukum keluarga korban. Namun, pada tanggal 4 Desember 2018 mengundurkan diri karena menilai pihak keluarga keluar dari koordinasi. Kendati demikian, Sigit mengatakan bahwa LBH Mega Bintang masih menyoroti kasus tersebut.

BACA JUGA  Muhammadiyah: Umat Islam Harus Tawakal dan Ikhtiar Sikapi Corona

Reporter: Reno
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Philipina

Pemerintah Filipina Janji Akan Tangkap Pelaku Bom Masjid

Sementara itu, Presiden Rodrigo Duterte sendiri belum berbicara tentang ledakan di Zamboanga City.

Rabu, 30/01/2019 17:44 0

Iran

Empat Polisi Iran Terluka Saat Buka Paket Bom Kiriman Jaisyul Adl

Sejumlah media Iran menyebut, ledakan itu bersumber dari serangan bom bunuh diri.

Rabu, 30/01/2019 16:54 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Pernikahan Adalah Kerja Tim

KIBLAT.NET – Pada dasarnya karena laki-laki dan perempuan itu berbeda. Maka ketika mereka bertemu untuk...

Rabu, 30/01/2019 16:50 0

Palestina

Tekan Populasi Palestina, Israel Akan Bangun ‘Disneyland’ di Yerusalem

Ini sebagai upaya Israel untuk mengubah pemandangan kota dan mengembangkan permukiman Yahudi di wilayah Palestina.

Rabu, 30/01/2019 16:34 0

Video Kajian

Lima Sifat Penguasa Pengundang Azab

KIBLAT.NET – Setiap manusia memiliki potensi buruk dan baik. Keadaan dapat mengubah dirinya. Ketika seseorang...

Rabu, 30/01/2019 13:48 0

Video News

Kiblat Review: Ideologi Negara Belum Final?

Menurut beberapa informasi yang ada pasukan ini terdiri dari 10.000 mujahid, 700 tentara berkuda dan 100 kapal. Armada Islam bergerak pada hari Sabtu, 15 Rabiul Awal 212 H ke arah selatan Sisilia.

Rabu, 30/01/2019 13:00 0

Video News

Curhat Bocah Uyghur yang Ibunya Diculik Oleh Pemerintah Cina

KIBLAT.NET – Inilah curhatan dari seorang anak kecil Uyghur diaspora di Turki. Ayah, Ibu, dan...

Rabu, 30/01/2019 12:53 0

Turki

Penguatan Visi Diaspora KAMMI, Pengurus KAMMI Turki Dilantik

Pelantikan Pengurus Daerah Istimewa KAMMI Turki telah resmi dilaksanakan di Teater Kuno Aspendos, Serik Antalya, Turki pada Ahad (27/01/2019).

Rabu, 30/01/2019 11:02 0

Suriah

Brigade Al-Qassam Galang Dana, Donasi Disalurkan Via Uang Elektronik

Abu Ubaida mengatakan bahwa musuh Zionis memerangi perlawanan dengan mencoba memotong dukungan dengan segala cara.

Rabu, 30/01/2019 09:50 0

Malaysia

PM Malaysia: Israel Negara Kriminal

Ia melanjutkan, ketika dunia mengutuk kami karena alasan ini, kami memiliki hak untuk mengatakan bahwa dunia ini munafik. Pembicaraan dunia tentang hak asasi manusia dan aturan hukum kosong.

Rabu, 30/01/2019 08:23 0

Close