... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rincian Wilayah Muslim Mindanao Pendukung RUU Otonomi Bangsamoro

Foto: ARMM

KIBLAT.NET, Manila – Plebisit atau referendum tahap pertama untuk RUU Otonomi Bangsamoro (BOL) telah digelar pada Senin 21 Januari lalu. Wilayah referendum meliputi Daerah Otonom di Mindanao Muslim (ARMM); Lanao del Sur, Maguindanao, Sulu, Basilan, Tawi-Tawi dan dua kota lain; Cotabato dan Isabela.

Mayoritas wilayah ARMM memilih suara “ya” untuk BOL, meskipun tak sedikit yang menyatakan penolakan. Terutama di daerah Sulu yang didominasi Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) pimpinan Nur Misuari. Sementara pemilih di dua wilayah selain ARMM terjadi selisih yang tidak signifikan.

Secara detail, hasil suara dalam referendum untuk BOL adalah sebagai berikut:

1. Wilayah ARMM di luar Sulu(Ya ke BOL: 1.540.017 suara | Tidak ke BOL: 198.750 suara)

Maguindanao dan Lanao del Sur adalah wilayah yang didominasi Front Pembebasan Islam Moro (MILF) yang memisahkan diri dari MNLF. Provinsi ARMM yang memilih “ya” adalah sebagai berikut:

Maguindanao – Ya: 599.581 | No: 9.096
Lanao del Sur – Ya: 503.420 | No: 9,735
Basilan – Ya: 147.598 | Tidak: 6,486
Tawi-Tawi – Ya: 151.788 | No: 9,907

2. Sulu (Ya ke BOL: 137.630 suara | Tidak ke BOL: 163.526)

Sulu adalah satu-satunya provinsi ARMM yang menolak BOL. Suara “tidak” mengalahkan pilihan “ya” dengan selisih 25.896 suara.

3. Cotabato City (Ya untuk bergabung dengan BARMM: 36.682 | Tidak untuk bergabung dengan BARMM: 24.994)

Setelah memilih dua kali di masa lalu untuk tidak bergabung dengan daerah otonom Muslim Mindanao, Cotabato City kali ini memilih untuk BOL. Kemenangan di Cotabato City ditengarai karena pengaruh MILF dan suara-suara warga Kristen yang kuat.

4. Isabela City (Ya untuk bergabung dengan BARMM: 19.032 | Tidak untuk bergabung dengan BARMM: 22.441)

Gubernur daerah ARMM, Hataman, yang berasal dari Basilan, berusaha keras untuk mempengaruhi warga Isabela City. Namun pada akhirnya, suara “tidak” yang didukung oleh para pemimpin Gereja Katolik, berhasil menang.

Plebisit tahap kedua akan diadakan pada 6 Februari mendatang, untuk melihat apakah 6 kota di Lanao del Norte dan 67 barangay di Cotabato Utara akan memilih untuk BOL.

Sumber: Rappler
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

PP Lidmi Santuni Guru Korban Tsunami Selat Sunda

PP Lidmi Santuni Guru Korban Tsunami Selat Sunda

Selasa, 29/01/2019 19:10 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir Sampaikan 3 Sikap MIUMI dalam Pilpres 2019

KIBLAT.NET- Pada Selasa, 29 Januari 2019, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menggelar konferensi...

Selasa, 29/01/2019 18:58 0

Profil

Asad bin Furat, Ulama Pembebas Kepulauan Sisilia

Menurut beberapa informasi yang ada pasukan ini terdiri dari 10.000 mujahid, 700 tentara berkuda dan 100 kapal. Armada Islam bergerak pada hari Sabtu, 15 Rabiul Awal 212 H ke arah selatan Sisilia.

Selasa, 29/01/2019 17:34 0

Indonesia

Bela Rumah Allah, Puluhan Ribu Laskar Islam Siap Bersiaga di Masjid Jogokariyan

"Ada puluhan ribu massa yang siap ke sini. Karena ini masalah rumah Allah, sebetulnya sekarang permasalahan ini ada di tangan polisi"

Selasa, 29/01/2019 17:21 0

Indonesia

Takmir Desak Polisi Segera Selesaikan Kasus Penyerangan Masjid Jogokariyan

"Karena kasus ini sangat sensitif sekali, harus segera diselesaikan," kata Ketua Takmir Masjid Jogokariyan, Muhammad Fanni Rahman

Selasa, 29/01/2019 14:54 0

Indonesia

Otak Pembunuhan Wartawan Dapat Remisi, Istri Korban: Ini Tidak Adil

“Jujur saja remisi ini membuka luka lama saya. Ingatan saya kembali ke sepuluh tahun lalu yang membuat hidup saya benar-benar ke titik nol,” tutur Sagung Mas.

Selasa, 29/01/2019 14:26 0

Indonesia

Sekjen PPP Bilang Ucapan Said Aqil Hanya untuk Tarik Perhatian

Dia kemudian menyampaikan bahwa NU merupakan organisasi dan kelompok masyarakat yang penuh dengan metafora dan humor.

Selasa, 29/01/2019 13:29 0

Opini

Prostitusi, Perzinaan Sistemik dan Feminisme

Prostitusi bukan barang aneh di negara ini. Bukan pula perkara tabu. Ibarat swalayan, beroperasinya terbuka, hanya saja memang yang tahu mereka para pelanggannya saja.

Selasa, 29/01/2019 11:56 0

Video Kajian

Ust Abu Rusydan: Mujahid dan Keterasingan dalam Keramaian

- Demokrasi ibarat Kumbokarno; tidur setahun bangun sehari merusak segalanya - 2019 nyoblos bila... - Syarat mengasingkan diri (i'tizal) dari keramaian manusia

Selasa, 29/01/2019 10:35 0

Indonesia

Tanggapi Tabloid Indonesia Barokah, TKN: Masjid dan Pesantren Bukan Tempat Kampanye

Wakil Ketua Tim Kampanye Pemenangan (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani menanggapi beredarnya tabloid Indonesia Barokah.

Selasa, 29/01/2019 10:30 0

Close