... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

PP Lidmi Santuni Guru Korban Tsunami Selat Sunda

Foto: Dampak tsunami Selat Sunda

KIBLAT.NET, Lampung Selatan – Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP Lidmi) memberikan santunan kepada Guru dan atau Tenaga pengajar korban tsunami di SDN 1 Kunjir dan SDN 2 Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (28/01/219).

Santunan diberikan kepada Guru yang kediamannya luluh lantak tak berbekas akibat terjangan gelombang air laut Desember 2018 silam. Bantuan ini diserahkan melalui program Lidmi Peduli Tsunami Selat Sunda.

“Ada beberapa guru yang rumahnya rata dengan tanah. Mereka butuh bantuan untuk mengembalikan kehidupannya seperti semula,” ujar Rustam Hafid, relawan Lidmi Peduli melalui rilisnya, Selasa (29/01/2019).

Baharuddin, Kepala Sekolah SDN 1 Kunjir mengungkapkan bahwa relawan yang lain pun juga masuk ke dalam Sekolah untuk memberikan Trauma Healing kepada siswa sambil membagikan Paket Ceria berupa hadiah dan permainan menarik. Namun menurut dia, Guru seharusnya diutamakan untuk diberikan santunan dan Trauma Healing.

“Belum ada relawan yang masuk menyantuni guru-guru yang juga menjadi korban. Padahal Guru adalah salah satu juru kunci berlangsungnya program pendidikan di sekolah. Alhamdulillah sudah ada adik-adik yang walaupun masih Mahasiswa, namun berusaha untuk membantu bapak dan ibu Guru disini,” ujarnya.

Pasca Tsunami yang menerjang daerah Lampung Selatan Desember 2018 silam, beberapa Rumah penduduk dan fasilitas pemerintahan porak poranda akibat tsunami.

Diantara korbannya adalah fasilitas pendidikan berupa sekolah yang hingga sebulan pasca tsunami, ada beberapa satuan pendidikan yang terpaksa harus menggunakan bangunan sekolah lain untuk menampung siswanya. Diantaranya adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kunjir yang terletak di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Bandar Lampung.

Kini, sekolah itu harus menumpang di bawah atap SDN 1 Kunjir yang hanya mengalami kerusakan kecil akibat terjangan gelombang tsunami. Asa untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar hidup kembali, setelah sang tuan rumah, SDN 1, memberikan jadwal Sekolah Siang kepada mereka.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Ust. Bachtiar Nasir Sampaikan 3 Sikap MIUMI dalam Pilpres 2019

KIBLAT.NET- Pada Selasa, 29 Januari 2019, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menggelar konferensi...

Selasa, 29/01/2019 18:58 0

Profil

Asad bin Furat, Ulama Pembebas Kepulauan Sisilia

Menurut beberapa informasi yang ada pasukan ini terdiri dari 10.000 mujahid, 700 tentara berkuda dan 100 kapal. Armada Islam bergerak pada hari Sabtu, 15 Rabiul Awal 212 H ke arah selatan Sisilia.

Selasa, 29/01/2019 17:34 0

Indonesia

Bela Rumah Allah, Puluhan Ribu Laskar Islam Siap Bersiaga di Masjid Jogokariyan

"Ada puluhan ribu massa yang siap ke sini. Karena ini masalah rumah Allah, sebetulnya sekarang permasalahan ini ada di tangan polisi"

Selasa, 29/01/2019 17:21 0

Indonesia

Takmir Desak Polisi Segera Selesaikan Kasus Penyerangan Masjid Jogokariyan

"Karena kasus ini sangat sensitif sekali, harus segera diselesaikan," kata Ketua Takmir Masjid Jogokariyan, Muhammad Fanni Rahman

Selasa, 29/01/2019 14:54 0

Indonesia

Otak Pembunuhan Wartawan Dapat Remisi, Istri Korban: Ini Tidak Adil

“Jujur saja remisi ini membuka luka lama saya. Ingatan saya kembali ke sepuluh tahun lalu yang membuat hidup saya benar-benar ke titik nol,” tutur Sagung Mas.

Selasa, 29/01/2019 14:26 0

Indonesia

Sekjen PPP Bilang Ucapan Said Aqil Hanya untuk Tarik Perhatian

Dia kemudian menyampaikan bahwa NU merupakan organisasi dan kelompok masyarakat yang penuh dengan metafora dan humor.

Selasa, 29/01/2019 13:29 0

Opini

Prostitusi, Perzinaan Sistemik dan Feminisme

Prostitusi bukan barang aneh di negara ini. Bukan pula perkara tabu. Ibarat swalayan, beroperasinya terbuka, hanya saja memang yang tahu mereka para pelanggannya saja.

Selasa, 29/01/2019 11:56 0

Amerika

AS Godok RUU Anti Gerakan Boikot Israel

Israel melihat BDS sebagai ancaman strategis dan menuduhnya sebagai gerakan anti-Semit. Namun, para aktivis menyatakan bahwa upaya Israel bertujuan mendiskreditkan mereka.

Selasa, 29/01/2019 11:14 0

Video Kajian

Ust Abu Rusydan: Mujahid dan Keterasingan dalam Keramaian

- Demokrasi ibarat Kumbokarno; tidur setahun bangun sehari merusak segalanya - 2019 nyoblos bila... - Syarat mengasingkan diri (i'tizal) dari keramaian manusia

Selasa, 29/01/2019 10:35 0

Indonesia

Tanggapi Tabloid Indonesia Barokah, TKN: Masjid dan Pesantren Bukan Tempat Kampanye

Wakil Ketua Tim Kampanye Pemenangan (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani menanggapi beredarnya tabloid Indonesia Barokah.

Selasa, 29/01/2019 10:30 0

Close