... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sebut Terorisme dari Sulawesi Selatan, FPI Luwu Raya Kecam Kapolda Sulsel

Foto: FPI Luwu Raya, Abdulrauf Dewang

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Hamidin mengklaim bahwa sejarah terorisme di Indonesia juga juga berasal dari Sulsel. Maka, ia menyebut penanganan radikalisme menjadi fokusnya.

“Kalau bicara tentang sejarah panjang terorisme, itu juga berasal dari Sulawesi Selatan. Kita ingat NII dulu dan lain sebagainya. Apa yang terjadi saat ini, terorisme menjadi global. Jadi yang kita harapkan adalah bagaimana proses radikalisme itu terjadi, itu yang akan jadi fokus kita,” ujarnya di Mapolda Sulsel seperti dilansir Merdeka.com

Menanggapi hal itu, Ketua Markaz Wilayah FPI Luwu Raya, Abdulrauf Dewang mengecam ucapan Kapolda Sulsel. Ia menegaskan bahwa Kapolda semestinya tidak perlu memberikan ucapan tersebut.

“Seharusnya Kapolda Sulsel yang baru fokus bagaimana menciptakan suasana yang hangat dan harmonis. Serta bagaimana membuat program deradikalisasi,” katanya kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Senin (28/01/2019).

“Jika ingin fokus meminimalisir atau menghilangkan aksi tersebut tanpa menghubung-hubungkan dengan Agama tertentu atau suku atau daerah tertentu, apalagi tanpa data yang valid,” sambungnya.

Rauf juga menegaskan bahwa ucapan Kapolda Sulsel meresahkan masyarakat Sulsel. Sebab, terorisme dikaitkan dengan agama dan daerah tertentu.

“Ini berakibat meresahkan masyarakat Sul-Sel dan ini juga mengandung unsur SARA dengan mengaitkan atau menyebut agama dan daerah tertentu,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Wawancara Eksklusif Putra Ust. Abu Bakar Ba’asyir

KIBLAT.NET- Aparat hukum telah berulang kali menangkap Ust. Abu Bakar Ba’asyir. Namun dalam proses persidangan,...

Senin, 28/01/2019 10:50 0

Afghanistan

Utusan AS: Negosiasi dengan Taliban Raih Kemajuan Signifikan

Hal senada juga disampaikan Taliban dalam pernyataannya

Senin, 28/01/2019 09:52 0

Rusia

Rusia: Turki Belum Sepenuhnya Terapkan Kesepakatan Idlib

Pernyataan Biskov datang dua pekan setelah Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) memperluas kontrol di Idlib atas faksi-faksi dukungan Turki.

Senin, 28/01/2019 07:48 0

Philipina

‘Amaq Sebut ISIS Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom di Filipina Selatan

Hal itu sebagaimana dilansir Reuters. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai klaim tersebut.

Senin, 28/01/2019 07:03 0

Tarbiyah Jihadiyah

Awas!!! Sifat Lalai Bisa Menyeretmu ke Api Neraka

Yang bersahabat dengan orang lalai pun terancam api neraka.

Ahad, 27/01/2019 20:29 0

Manhaj

Karakter Jahiliyah Modern, Menjauhkan Manusia dari Hukum Allah

Abul A’la Al-Maududi berkata, “Jahiliyah adalah setiap cara pandang yang tidak sesuai dengan cara pandang Islam, yang dari cara pandang yang tidak islami tersebut lahirlah perbuatan-perbuatan jahiliyah.”

Ahad, 27/01/2019 15:15 0

Philipina

Dua Bom Meledak di Filipina Selatan, Pelaku Belum Terdeteksi

"Waktu (pemboman) mencurigakan, karena pekan lalu ada referendum, dan pulau Jolo memilih untuk tidak menjadi bagian dari pemerintahan otonomi baru yang sedang dibuat."

Ahad, 27/01/2019 14:30 0

Afrika

Soroti Krisis Sudan, IUMS: Pejabat atau Rakyat yang Bersalah Harus Diadili

IUMS juga memperingatkan adanya pihak-pihak tertentu dengan agenda berbeda yang berencana menyeret Sudan ke masa depan yang tidak pasti dengan merusak persatuan, keamanan dan stabilitasnya.

Ahad, 27/01/2019 14:00 0

Timur Tengah

Perempuan Tunisia Serukan Demo Mendukung Poligami

Tunisia berada di peringkat keempat di dunia Arab dan pertama di Afrika utara dalam persentase wanita lajang.

Ahad, 27/01/2019 13:32 0

Close