... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Warga Sipil Serang Kamp Militer Turki di Irak Utara, Sejumlah Kendaraan Dibakar

Foto: Sekelompok warga sipil menggeruduk kamp militer Turki di dekat kota Dohuk, Irak Utara, Sabtu (26-01-2019)

KIBLAT.NET, Dohuk – Sekelompok warga sipil menggeruduk kamp militer Turki di dekat kota Dohuk, Irak Utara. Mereka meluapkan kemarahan dengan membakar peralatan militer dan kendaraan di lokasi tersebut.

Kemarahan warga yang menyerang kamp militer itu diduga dipicu oleh serangan udara Turki, yang menewaskan warga sipil setempat. Media lokal melaporkan warga di wilayah Dohuk, yang didominasi oleh etnis Kurdi, menyerang kamp militer Turki pada Sabtu (26/01/2019).

Sedikitnya satu orang warga sipil tewas dalam insiden tersebut. Sementara 10 orang lainnya dilaporkan terluka akibat bentrokan dengan tentara Turki. Belum ada laporan jumlah korban dari pihak militer Turki.

Media lokal menyebut serangan terhadap kamp militer itu dilakukan sebagai protes terhadap serangan udara Turki yang berulang kali menargetkan wilayah Dohuk. Sebelum insiden di kamp itu terjadi sedikitnya dua warga sipil tewas akibat serangan udara.

Penyerangan warga sipil di Dohuk, Irak Utara ke kamp militer Turki itu juga tersebar di media sosial. Aksi mereka saat membakar kendaraan dan tenda-tenda militer tertangkap kamera.

Pemerintrah Turki mengakui adanya insiden tersebut dan menuding kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK) berada di belakangnya. “Sebuah serangan telah terjadi di salah satu pangkalan yang berlokasi di Irak Utara sebagai akibat dari provokasi oleh organisasi teroris PKK. Ada kerusakan pada sebagian kendaraan dan peralatan akibat serangan itu,” ungkap pihak Kementerian Pertahanan Turki melalui akur Twitter resmi.

BACA JUGA  PPIM UIN Syarif Hidayatullah Sebut DPR Tak Jelas Soal Perumusan Pendidikan Agama

Sumber: RT
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Karakter Jahiliyah Modern, Menjauhkan Manusia dari Hukum Allah

Abul A’la Al-Maududi berkata, “Jahiliyah adalah setiap cara pandang yang tidak sesuai dengan cara pandang Islam, yang dari cara pandang yang tidak islami tersebut lahirlah perbuatan-perbuatan jahiliyah.”

Ahad, 27/01/2019 15:15 0

Philipina

Dua Bom Meledak di Filipina Selatan, Pelaku Belum Terdeteksi

"Waktu (pemboman) mencurigakan, karena pekan lalu ada referendum, dan pulau Jolo memilih untuk tidak menjadi bagian dari pemerintahan otonomi baru yang sedang dibuat."

Ahad, 27/01/2019 14:30 0

Afrika

Soroti Krisis Sudan, IUMS: Pejabat atau Rakyat yang Bersalah Harus Diadili

IUMS juga memperingatkan adanya pihak-pihak tertentu dengan agenda berbeda yang berencana menyeret Sudan ke masa depan yang tidak pasti dengan merusak persatuan, keamanan dan stabilitasnya.

Ahad, 27/01/2019 14:00 0

Timur Tengah

Perempuan Tunisia Serukan Demo Mendukung Poligami

Tunisia berada di peringkat keempat di dunia Arab dan pertama di Afrika utara dalam persentase wanita lajang.

Ahad, 27/01/2019 13:32 0

Artikel

Teungku Chik di Tiro, Pewaris Tiga Generasi Pengobar Perang Sabil

Keluarga dan keturunan Teungku Chik di Tiro adalah bukti tiga generasi syuhada yang hidup dalam jihad fi sabililah di Perang Aceh.

Sabtu, 26/01/2019 17:59 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Kesetiaan Hanya Kepada Allah- Ust. Miftahul Ihsan, Lc.

KIBLAT.NET- Kesetiaan kepada Allah, Rasulullah, dan agama adalah jalan keselamatan seseorang di akhirat. Kisah kesetiaan...

Sabtu, 26/01/2019 10:08 0

Malaysia

Soal Pelarangan Atlet Israel, Mahathir: Trump Saja Larang Muslim Masuk AS

"Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa warga lima negara Muslim tidak dapat memasuki negaranya," katanya.

Sabtu, 26/01/2019 09:10 0

Turki

Soal Kebijakan di Suriah, AS dan Turki Dapat Banyak Manfaat dari NATO

“Menteri Danford menegaskan kembali komitmen Washington terhadap keamanan Turki,” kata Reider.

Sabtu, 26/01/2019 08:00 0

Philipina

Hasil Referendum Bangsamoro, 88 Persen Pilih “Ya”

Sekitar 1.700.000 orang memberikan suara pada fase pertama referendum.

Sabtu, 26/01/2019 07:26 0

Close