Saudi Bebaskan Ayah Syaikh Abdullah Al-Muhaisini

KIBLAT.NET, Riyadh – Kerajaan Arab Saudi membebaskan Syaikh Muhammad Al-Muhaisini, khatib dan imam Masjid Ar-Rajihi di Mekkah. Ayah Syaikh Abdullah Al-Muyahsini, ulama Saudi yang berjihad di Suriah, ini ditahan selama delapan bulan tanpa ada penjelasan dari pemerintah.

Pembebasan ulama itu dikabarkan akun Twitter pemantau penangkapan ulama dan aktivis Saudi, Muktaqaly Rakyi, pada Kamis (24/01). Syaikh ditangkap delapan bulan lalu tanpa sebab melanggar hukum.

“Langsung…pihak berwenang Saudi membabaskan Imam Masjid Ar-Rajihi di Mekkah Syaikh Muhammad Al-Muhaisini, setelah delapan bulan lebih ditangkap tanpa kesalahan,” tulis akun tersebut.

Syaikh Abdullah Al-Muhaisini mengonfirmasi pembebasan tersebut melalui akun Channel Telegramnya. Ia merasa sangat bahagia atas pembabasan sang ayah.

Pemerintah Saudi menangkap Syaikh Muhammad dan sejumlah ulama yang mengajar di Masjid Al-Rajihi. Tidak keterangan dari pemerintah terkait kesalahan yang dilakukan ulama tersebut. Namun pengguna media sosial menyebut, penangkapannya terkait doanya dalam qunut witir di bulan Ramadhan yang dinilai menyindir pemerintah.

Ulama kelahiran 1965 M ini termasuk salah satu qari’ terkenal di Mekkah. Sebelum bertugas di Masjid Ar-Rajihi, ia sempat menjadi imam di masjid-masjid besar di Buraidah dan Riyadh.

Putra beliau, Syaikh Abdullah Al-Muhaisini, saat ini masih berada di Suriah. Dalam pernyataan-pernyataannya, ia kerap menyerukan persatuan antara mujahidin. Ia termasuk ulama independen di tengah perselisihan antara faksi pejuang di Suriah.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat