... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muhammadiyah: Pemerintah Harus Jelaskan Dugaan TKA Demo di Morowali

Foto: Ketua PP Muhammadiyah Dr. Anwar Abbas.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Muhammadiyah bidang ekonomi, Anwar Abbas menanggapi video yang diduga Tenaga Kerja Asing (TKA) demo di Morowali, Sulawesi Tengah. Ia menegaskan bahwa video tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Itu menimbulkan tanda tanya dan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Pertama, masyarakat bertanya-tanya betulkah demo itu terjadi di Morowali Sulawesi Tengah? Kedua, kalau betul kenapa yang demo itu kelihatan hampir seluruhnya berwajah dari Tiongkok,” katanya kepada Kiblat.net melalui siaran persnya pada Jumat (24/01/2019).

“Kalau benar mereka itu adalah tenaga kerja dari Tiongkok, mengapa hal itu bisa terjadi? Apa tidak ada tenaga kerja di tanah air yg bisa mengerjakannya? Pemerintah hendaknya dapat menjelaskan hal ini,” sambungnya.

Anwar menekankan bahwa kalau jumlah tenaga kerja dari Tiongkok itu sangat dominan maka pemerintah harus menghentikannya. Karena hal itu jelas-jelas sangat bertentangan dengan pasal 33 uud 1945 yang mengamanatkan kepada kita bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Maka, apabila jumlah tenaga kerja Indonesia disana sangat sedikit maka ini jelas tidak sesuai dengan konstitusi. Dan ini jelas merupakan pertanda bahwa penguasaan negara di pertambangan tersebut tidak tegak dan bermasalah,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata dia, Muhammadiyah meminta pemerintah untuk turun tangan dan membuat keadaan di pertambangan tersebut, pelaksanaannya sesuai dengan semangat dalam pasal 33 uud 1945. “Kalau tidak maka hati rakyat jelas akan sangat tersakiti dan itu jelas tidak baik bagi perjalanan sebuah bangsa,” pungkas pria yang juga Sekjen MUI ini.

BACA JUGA  Empat Masalah Ini Jadi Prioritas Kerja Mahfud MD

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Saudi Bebaskan Ayah Syaikh Abdullah Al-Muhaisini

Beliau ditahan selama delapan bulan tanpa penjelasan kesalahan yang dilakukannya

Jum'at, 25/01/2019 09:31 0

Suriah

Serangkaian Bom Motor Guncang Wilayah Oposisi Dukungan Turki

"Ada banyak korban. Sebuah sepeda motor meledak di dekat persimpangan utama," kata Ibrahmi Sabra, pedang yang berjualan di dekat lokasi.

Jum'at, 25/01/2019 08:00 0

Opini

Pertarungan Dua Harga Mati

Lakon dari drama pembebasan ini bukan ABB, bukan Jokowi, bukan Yusril, bukan Wiranto, bukan Tito, bukan pula tentang upaya pencitraan Pilpres 2019. Ini tentang pertarungan abadi antara dua harga mati, NKRI harga mati melawan Islam harga mati

Kamis, 24/01/2019 18:35 0

China

Cina Tangkapi Siswa dan Buruh yang Memprotes Kebijakan Pemerintah

Sekitar selusin aktivis buruh Cina dan mahasiswa telah hilang atau ditahan oleh polisi minggu ini.

Kamis, 24/01/2019 17:25 0

Afghanistan

AS Masih Beri Dukungan Pemerintah Afghanistan Meski Tarik Pasukan

Abdullah mengatakan AS masih dapat mempertahankan beberapa misi termasuk melatih pasukan, sebagai penasihat di lapangan dan melancarkan serangan udara terhadap Taliban dan militan lainnya.

Kamis, 24/01/2019 16:54 0

Timur Tengah

Kondisi Iklim Mempengaruhi Gelombang Pengungsi Arab Spring

Kekeringan yang diprediksi semakin kuat akibat pemanasan global memperburuk situasi konflik di negara-negara yang mengalami Arab Spring.

Kamis, 24/01/2019 15:22 0

Rusia

Pasca Kontrol HTS Meluas, Erdogan dan Putin Bahas Langkah Baru di Idlib

Ankara dan Moskow harus mengambil langkah lebih lanjut untuk menghilangkan apa yang dilakukan kelompok-kelompok “teroris”.

Kamis, 24/01/2019 10:46 0

Philipina

Di Balik Referendum di Wilayah Mayoritas Muslim Mindanao

Di bawah Rodrigo Duterte yang merupakan presiden pertama Filipina yang berasal dari Mindanao, kemungkinan sejarah tersebut akan berubah.

Kamis, 24/01/2019 09:39 0

Suriah

Ribuan Orang Dievakuasi dari Kantong Terakhir ISIS di Deir Zour

mayoritas mereka keluarga pejuang ISIS. Mereka dipindahkan menggunakan puluhan truk milik milisi Pasukan Demokratik Suriah. Sebagian menaiki mobil pribadi.

Kamis, 24/01/2019 08:50 0

Afghanistan

Taliban dan AS Kembali Bernegosiasi di Qatar

Ini adalah pertama kalinya Amerika Serikat mengkonfirmasi pertemuannya secara langsung.

Kamis, 24/01/2019 07:47 0

Close