Kelompok Teror “White Rabbit” Bom Masjid di Minnesota, 2 Anggota Disidang

KIBLAT.NET, Minnesota – Anggota kelompok milisi Illinois menyewa sebuah truk dan mengendarai lebih dari 500 mil (805 kilometer) untuk mengebom sebuah masjid di Minnesota. Dua pelaku mengakui bahwa tujuan aksi sebagai teror kepada warga muslim agar meninggalkan AS.

Michael McWhorter (29) dan Joe Morris (23) mengatakan, ketika tiba di Pusat Islam Dar Al-Farooq di Bloomington pada 5 Agustus 2017, mereka mendobrak jendela dan melemparkan bom pipa dengan campuran bensin di dalamnya. Aksi teror itu menyebabkan ledakan, kebakaran, dan kerusakan yang luas.

Kejadian itu sontak menimbulkan kegaduhan di antara warga muslim yang hendak melakukan shalat Subuh. Meskipun tidak ada yang terluka dalam serangan.

Di hadapan pengadilan, Kamis (24/01/2019), kedua pelaku mengaku bersalah atas lima tuduhan sehubungan dengan serangan masjid, percobaan pemboman sebuah klinik aborsi Illinois, perampokan bersenjata dan kejahatan lainnya.

Pelaku ketiga, Michael Hari (47), yang mengarahkan aksi pengeboman, masih berada dalam tahanan federal di Illinois. Hari digambarkan sebagai pemimpin kelompok “Kelinci Putih”. Sementara anggotanya adalah McWhorter, Morris dan setidaknya lima orang lain.

Sebelumnya, tiga anggota milisi lain telah dijatuhi hukuman karena rencana jahat terhadap pembantaian Muslim di Kansas barat daya dengan meledakkan sebuah masjid dan apartemen yang menampung para imigran Somalia.

Serangan itu, yang direncanakan untuk sehari setelah pemilihan presiden AS November 2016, digagalkan setelah anggota kelompok lainnya memberi tahu pihak berwenang.

Dalam pemboman masjid di Minnesota, Hari diduga memilih Dar Al-Farooq karena jaraknya cukup jauh dari pusat kota Illinois untuk menghindari kecurigaan.

Ketika ketiganya tiba di Dar Al-Farooq, Hari memberi Morris palu besar dan menyuruhnya memecahkan jendela. McWhorter kemudian menyalakan sumbu pada bom pipa dan melemparkannya ke dalam, sementara Morris melemparkan pipa dengan campuran bensin.

McWhorter dan Morris juga mengaku bersalah atas peran mereka dalam serangan yang gagal terhadap klinik aborsi Champaign, Illinois, pada bulan November 2017.

Hari, McWhorter, Morris dan lainnya juga berpartisipasi dalam penggerebekan rumah di Ambia, Indiana, dan perampokan bersenjata atau percobaan perampokan bersenjata di dua toko Walmart di Illinois.

Morris dan McWhorter juga mengaku berusaha untuk memeras Kereta Api Nasional Kanada dengan mengancam akan merusak jalur jika kereta api tidak membayar uang kepada mereka.

Orang keempat, Ellis Mack dari Clarence, sudah mengaku bersalah atas dua tuduhan di Illinois. Dia dijadwalkan akan dihukum pada bulan April.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat