... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kata Bachtiar Nasir Soal Batalnya Pembebasan Ust. ABB

Foto: Ustadz Bachtiar Nasir.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ustadz Bachtiar Nasir mengatakan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab atas pernyataan yang telah dikeluarkan mengenai pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir. Ia meminta agar Ust. ABB diberikan perlakuan yang adil.

“Pemerintah harus tegas dan bertanggung jawab atas statement yang telah dikeluarkan dan memberikan hak seadil-adilnya kepada Ustadz Abu Bakar Baasyir yang telah menjalani apa yang menjadi kewajibannya sebagai tahanan,” kata UBN kepada Kiblat.net, pada Kamis (24/01/2019).

UBN berharap, pemerintah benar-benar melihat Ust. ABB dalam perspektif kemanusiaan dengan kondisinya yang sudah sangat sepuh serta sakit-sakitan. Ia juga berharap, perjuangan Ust. ABB bersama Tim Pengacara Muslim memunculkan rasa keadilan di tengah masyarakat.

“Dan mudah-mudahan apa yang diperjuangkan oleh Tim Pengacara Muslim secara konstitusional melahirkan keadilan dan rasa keadilan di tengah masyarakat,” ujar pimpinan AQL Islamic Center itu.

Sebelumnya, wacana pembebasan Ust. ABB mengemuka dari pengacara, Yusril Ihza Mahendra. Dia mengaku telah berhasil melakukan lobi kepada Presiden Joko Widodo agar Ust. ABB dibebaskan tanpa syarat.

Namun, beberapa hari setelahnya Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyampaikan, bahwa upaya pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir tertunda karena tak dipenuhinya beberapa syarat dari sisi hukum. Syarat yang dimaksud yakni prinsip tetap setia kepada NKRI dan juga Pancasila.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Saudi Bebaskan Ayah Syaikh Abdullah Al-Muhaisini

Beliau ditahan selama delapan bulan tanpa penjelasan kesalahan yang dilakukannya

Jum'at, 25/01/2019 09:31 0

Suriah

Serangkaian Bom Motor Guncang Wilayah Oposisi Dukungan Turki

"Ada banyak korban. Sebuah sepeda motor meledak di dekat persimpangan utama," kata Ibrahmi Sabra, pedang yang berjualan di dekat lokasi.

Jum'at, 25/01/2019 08:00 0

Opini

Pertarungan Dua Harga Mati

Lakon dari drama pembebasan ini bukan ABB, bukan Jokowi, bukan Yusril, bukan Wiranto, bukan Tito, bukan pula tentang upaya pencitraan Pilpres 2019. Ini tentang pertarungan abadi antara dua harga mati, NKRI harga mati melawan Islam harga mati

Kamis, 24/01/2019 18:35 0

China

Cina Tangkapi Siswa dan Buruh yang Memprotes Kebijakan Pemerintah

Sekitar selusin aktivis buruh Cina dan mahasiswa telah hilang atau ditahan oleh polisi minggu ini.

Kamis, 24/01/2019 17:25 0

Afghanistan

AS Masih Beri Dukungan Pemerintah Afghanistan Meski Tarik Pasukan

Abdullah mengatakan AS masih dapat mempertahankan beberapa misi termasuk melatih pasukan, sebagai penasihat di lapangan dan melancarkan serangan udara terhadap Taliban dan militan lainnya.

Kamis, 24/01/2019 16:54 0

Timur Tengah

Kondisi Iklim Mempengaruhi Gelombang Pengungsi Arab Spring

Kekeringan yang diprediksi semakin kuat akibat pemanasan global memperburuk situasi konflik di negara-negara yang mengalami Arab Spring.

Kamis, 24/01/2019 15:22 0

Rusia

Pasca Kontrol HTS Meluas, Erdogan dan Putin Bahas Langkah Baru di Idlib

Ankara dan Moskow harus mengambil langkah lebih lanjut untuk menghilangkan apa yang dilakukan kelompok-kelompok “teroris”.

Kamis, 24/01/2019 10:46 0

Philipina

Di Balik Referendum di Wilayah Mayoritas Muslim Mindanao

Di bawah Rodrigo Duterte yang merupakan presiden pertama Filipina yang berasal dari Mindanao, kemungkinan sejarah tersebut akan berubah.

Kamis, 24/01/2019 09:39 0

Suriah

Ribuan Orang Dievakuasi dari Kantong Terakhir ISIS di Deir Zour

mayoritas mereka keluarga pejuang ISIS. Mereka dipindahkan menggunakan puluhan truk milik milisi Pasukan Demokratik Suriah. Sebagian menaiki mobil pribadi.

Kamis, 24/01/2019 08:50 0

Afghanistan

Taliban dan AS Kembali Bernegosiasi di Qatar

Ini adalah pertama kalinya Amerika Serikat mengkonfirmasi pertemuannya secara langsung.

Kamis, 24/01/2019 07:47 0

Close