... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Sosok Negosiator Taliban dalam Perundingan dengan AS

Foto: Mullah Abdul Ghani Baradar.

KIBLAT.NET, Doha – Taliban pada Kamis (24/01/2019) telah menunjuk Abdul Ghani Baradar sebagai kepala biro politik di Qatar. Juru bicara taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa Baradar akan memperkuat dan menangani dengan baik proses negosiasi yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat.

Dalam beberapa bulan terakhir, Taliban telah mengadakan negosiasi dengan utusan AS Zalmay Khalilzad. “Baradar akan segera terbang ke Qatar. Dia telah diberi posisi baru karena AS ingin kepemimpinan senior Taliban untuk berpartisipasi dalam pembicaraan damai,” kata seorang pejabat senior Taliban.

Siapakah Sosok Abdul Ghani Baradar?

Baradar adalah satu dari empat orang pendiri gerakan Taliban di Afghanistan pada tahun 1994. Ia menjabat di beberapa posisi penting ketika Taliban memerintah Afghanistan dari tahun 1996-2001.

Dia melarikan diri ke Pakistan setelah invasi AS pada tahun 2001 dan ditangkap di Pakistan pada tahun 2010. Baradar dibebaskan dari penjara di Pakistan pada Oktober tahun lalu. Ia kemudian bergabung dengan keluarganya di Afghanistan.

Nama Baradar sampai akhir tahun 2012 berada di puncak daftar tahanan Taliban yang ingin dibebaskan. Pembebasannya, menurut para pakar keamanan, adalah bagian dari perundingan tingkat tinggi yang dipimpin oleh Khalilzad dengan Taliban.

Pada saat penangkapannya ia disebut sebagai orang kedua di bawah komando Amir Taliban, Mullah Muhammad Umar. Baradar juga menjadi salah satu komandannya yang paling tepercaya.

BACA JUGA  Pengamat: AS Memberikan Janji-janji Palsu di Afghanistan

Setelah membantu menemukan gerakan Taliban pada tahun 1994, Mullah Baradar menjadi ahli strategi dan komandan militer. Dalam operasi penting Taliban, dia dipercaya sebagai komandan harian dan mengatur pendanaan.

Dia memegang tanggung jawab penting di hampir semua perang besar di Afghanistan. Dia menjadi komandan tertinggi pembentukan Taliban di wilayah barat (Herat) serta Kabul. Pada saat Taliban digulingkan, dia adalah wakil menteri pertahanan mereka.

“Istrinya adalah saudara perempuan Mullah Umar. Dia mengendalikan uang itu,” kata seorang pejabat Afghanistan.

Mullah Baradar, seperti para pemimpin Taliban lainnya, menjadi sasaran sanksi Dewan Keamanan PBB, yang meliputi pembekuan aset, larangan perjalanan dan embargo senjata.

Sebelum penangkapannya tahun 2010, ia membuat beberapa pernyataan publik. Salah satu dari pernyataan itu adalah pada bulan Juli 2009, ketika ia terlibat saling berkirim email dengan majalah Newsweek.

Saat dimintai pendapat terkait lonjakan pasukan AS di Afghanistan, dia mengatakan Taliban ingin menimbulkan kerugian maksimum kepada Amerika. Dia juga bersumpah untuk melanjutkan jihad sampai musuh (AS) diusir dari Afghanistan.

Lalu ketika ditanya seperti apa syarat untuk perundingan damai, dia menjawab: “Syarat dasarnya adalah penarikan pasukan asing dari Afghanistan.”

Sumber: Arab News, BBC
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kata Bachtiar Nasir Soal Batalnya Pembebasan Ust. ABB

Dia meminta agar Ust. ABB diberikan perlakuan yang adil.

Jum'at, 25/01/2019 11:48 0

Indonesia

Muhammadiyah: Pemerintah Harus Jelaskan Dugaan TKA Demo di Morowali

Ketua Muhammadiyah bidang ekonomi, Anwar Abbas menanggapi video yang diduga TKA demo di Morowali, Sulawesi Tengah.

Jum'at, 25/01/2019 11:32 0

Indonesia

UBN Ingatkan Bahaya di Balik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

"Sebab rancangan yang mereka ajukan ini berpotensi melegalkan perzinaan, berpotensi melegalkan aborsi, dan penyimpangan-penyimpangan seksual lainnya," ujar UBN.

Jum'at, 25/01/2019 11:17 0

Indonesia

AILA: RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Jebakan bagi Kaum Hawa

Suci pun menjelaskan, RUU juga berpotensi memberikan ruang bagi prostitusi di Indonesia.

Jum'at, 25/01/2019 10:56 0

Indonesia

Tak Jadi Cawapres, Cak Imin Incar Kursi PSSI

Cak Imin bahkan menjanjikan Indonesia masuk ke gelanggang dunia.

Kamis, 24/01/2019 21:51 0

Indonesia

Longsor di Gowa Mengubur Satu Dusun

Tak hanya banjir, tanah longsor juga terjadi di beberapa titik di Gowa

Kamis, 24/01/2019 19:19 1

Opini

Pertarungan Dua Harga Mati

Lakon dari drama pembebasan ini bukan ABB, bukan Jokowi, bukan Yusril, bukan Wiranto, bukan Tito, bukan pula tentang upaya pencitraan Pilpres 2019. Ini tentang pertarungan abadi antara dua harga mati, NKRI harga mati melawan Islam harga mati

Kamis, 24/01/2019 18:35 0

Indonesia

Fahri Hamzah: Enam Bulan Pasca Gempa, Korban Belum Dapat Rumah yang Dijanjikan Presiden

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyebutkan bahwa para korban gempa belum mendapat rumah yang dijanjikan.

Kamis, 24/01/2019 15:58 0

Indonesia

Update Banjir Sulsel: Puluhan Orang Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa hingga saat ini puluhan orang meninggal akibat banjir di Sulawesi Selatan.

Kamis, 24/01/2019 15:45 0

Indonesia

Muncul Isu Aksi Terorisme Pasca Ustadz ABB Batal Bebas, Ini Kata Pengamat

Menurutnya, isu tersebut dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok oportunis untuk mendesain adanya aksi teror.

Kamis, 24/01/2019 10:14 0

Close