... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban dan AS Kembali Bernegosiasi di Qatar

Foto: Rombongan delegasi Taliban saat menghadiri negosiasi damai dengan pemerintah beberapa tahun lalu. Negosiasi itu gagal

KIBLAT.NET, Qatar – Amerika Serikat mengkonfirmasi pada Selasa (23/01) pertemuan utusan khususnya untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad, dengan perwakilan Taliban di Qatar. Ini merupakan negoisasi langsung keempat antara Taliban dan AS yang sebelumnya sempat gagal.

“Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Perwakilan Khusus Khalilzad dan tim intelijen berada di Doha hari ini untuk mengadakan pembicaraan dengan perwakilan Taliban,” kata pernyataan Departemen Luar Negeri AS seraya menunjukkan pembicaraan akan berlangsung selama dua hari.

Khalilzad beberapa kali bertemu dengan pejabat Taliban, tetapi ini adalah pertama kalinya Amerika Serikat mengkonfirmasi pertemuannya secara langsung.

Pertemuan itu terjadi di saat Taliban meluncurkan serangan mematikan di provinsi Wardak pada hari Selasa lalu. Dilaporkan sebanyak 126 lebih pasukan keamanan tewas, menurut sumber di pemerintahan. Sementara Kabul sengaja menutupi jumlah korban dengan dalih “supaya moral pasukannya tidak runtuh”.

Juru bicara Taliban pada Senin lalu mengatakan bahwa delegasikan akan bertemu dengan Khalilzad. Amerika Serikat telah menyetujui program politik “mengakhiri pendudukan Afghanistan dan mencegah penjajahan Afghanistan terhadap negara-negara lain di masa depan.”

Presiden Donald Trump memerintahkan pengurangan pasukan AS di Afghanistan sekitar setengahnya, sementara ia menyatakan antusiasme untuk mengakhiri perang AS terpanjang yang dimulai pada 2001 setelah serangan 11 September.

Khalilzad, kelahiran Afghanistan dan pernah bertugas menjadi kepala pembuat kebijakan di bawah Presiden George W. Bush, bertemu dengan Taliban setelah pembicaraan di Afghanistan dan kunjungan ke Cina, India dan Pakistan.

BACA JUGA  Kabul Bebaskan Anggota Taliban, Termasuk Komandan

Khalilzad juga bertemu di Kabul dengan Presiden Ashraf Ghani. Ia berjanji akan mempertahankan dukungan AS terhadap keamanan pasukan Afghanistan.
Negosiasi keempat ini gagal digelar di Mesir awal bulan ini karena Taliban menolak hadir. Alasannya, Mesir berupaya mengajak pemerintah Kabul dalam negosiasi tersebut. Taliban sendiri menegaskan tidak akan berbicara dengan pemerintah dalam fase ini.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ditahan di Mako Brimob, Ahli Pidana Ini Pertanyakan Pembinaan yang Didapat Ahok

Ahli Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Trisno Rahardjo mempertanyakan pembinaan yang didapat Ahok selama ditahan di Mako Brimob

Rabu, 23/01/2019 23:31 0

Indonesia

Tim Advokasi GNPF Ulama: Setelah Bebas, Semoga Ahok Sadar

Ketua Tim Advokasi GNPF Ulama, Nasrullah Nasution berharap Ahok sadar setelah menjalani pidana karena menistakan agama Islam.

Rabu, 23/01/2019 23:17 0

Indonesia

Kemenag Tegaskan Kebijakan Biometrik Persulit Jamaah Haji Indonesia

Polemik penggunaan Biometrik untuk mendapatkan visa haji dan umrah terus berlanjut.

Rabu, 23/01/2019 23:08 0

Indonesia

Tidak Konsisten Soal Pembebasan Ustadz ABB, Pengacara dan Keluarga Adukan Jokowi ke DPR

Putra Abu Bakar Ba'asyir (ABB) bersama Tim Pengacara Muslim mendatangi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat bidang Polhukam, Fadli Zon, Rabu (23/01/2019) sore.

Rabu, 23/01/2019 22:59 0

Indonesia

Ustadz ABB Batal Bebas, Pengurus Ponpes Al-Mukmin Ngruki Kecewa

Ketua Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Islam Al Mukmin, Ngruki Ustadz Ibnu Chanifah menyatakan bahwa pihak pesantren dan warga sekitar sangat kecewa terkait  batalnya status bebas Ustadz Abu Bakar Baasyir.

Rabu, 23/01/2019 22:11 0

Indonesia

Menag: Tidak Ada Pesantren Radikal

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan tak ada pondok pesantren radikal.

Rabu, 23/01/2019 21:56 0

Indonesia

Banjir Besar Landa Sulawesi Selatan, 53 Kecamatan Terendam

Banjir Besar Landa Sulawesi Selatan, 53 Kecamatan Terendam

Rabu, 23/01/2019 21:45 0

Indonesia

Pemerintah Godok RUU Pesantren, Apa Isinya?

Pemerintah masih dalam proses penyempurnaan draft Rancangan Undang-Undang tentang Pondok Pesantren dan Pendidikan Keagamaan.

Rabu, 23/01/2019 21:36 0

Indonesia

Rupiah Melemah, Biaya Haji Diprediksi Naik

BPIH diperkirakan akan mengalami kenaikan yang signifikan pada tahun ini.

Rabu, 23/01/2019 21:27 0

Indonesia

Ahok Bebas, Ahli Pidana: Kalau Ada yang Mengelu-elukan Berarti Tidak Paham Persoalan

Ketua Tim Advokasi GNPF Ulama, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa selesainya masa tahanan Ahok menunjukkan bahwa dia benar-benar bersalah

Rabu, 23/01/2019 21:19 0

Close