... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cina Tangkapi Siswa dan Buruh yang Memprotes Kebijakan Pemerintah

Foto: Protes buruh Cina

KIBLAT.NET, Beijing – Sekitar selusin aktivis buruh Cina dan mahasiswa telah hilang atau ditahan oleh polisi minggu ini. Demikian kata seorang sumber kepada Reuters, di tengah penindasan yang semakin dalam terhadap aktivis yang mencari hak yang lebih baik untuk buruh.

Koalisi buruh, aktivis, dan mahasiswa di seluruh Cina sejak Juli 2018 berhadapan dengan polisi. Belasan ditahan atas dukungan mereka terhadap buruh yang melakukan protes setelah dihalangi untuk membentuk serikat buruh dengan para pemimpin pilihan mereka.

Pengawasan ketat telah menyebar ke universitas-universitas, dengan beberapa mahasiswa ditahan dan diancam oleh polisi.

“Tiga mahasiswa dan dua lulusan baru Universitas Peking, yang dikenal secara informal sebagai Beida, dan seorang mahasiswa dari Universitas Renmin telah hilang dalam 24 jam,” menurut sebuah postingan dari kelompok solidaritas yang dirilis secara online pada Selasa malam.

Menurut Geoff Crothall dari China Labor Bulletin, sebuah kelompok hak-hak buruh yang berbasis di Hong Kong, dua aktivis buruh hilang dan tiga ditahan karena dicurigai “mengganggu ketertiban umum” atau “memicu pertengkaran” di provinsi selatan Guangdong.

Polisi sebelumnya telah menahan beberapa siswa selama beberapa jam sebelum membebaskan mereka. Tetapi beberapa dari mereka yang telah dijemput belum dibebaskan.

Seorang siswa Beida Zhan Zhenzhen, misalnya, telah hilang sejak awal Januari, setelah sekolah mengatakan dia telah dikeluarkan karena mengikuti acara-acara yang “tidak disetujui”.

BACA JUGA  Kapal Bomber AS Berlayar di Laut China Selatan, Beijing Marah

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Fahri Hamzah: Enam Bulan Pasca Gempa, Korban Belum Dapat Rumah yang Dijanjikan Presiden

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyebutkan bahwa para korban gempa belum mendapat rumah yang dijanjikan.

Kamis, 24/01/2019 15:58 0

Indonesia

Update Banjir Sulsel: Puluhan Orang Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa hingga saat ini puluhan orang meninggal akibat banjir di Sulawesi Selatan.

Kamis, 24/01/2019 15:45 0

Indonesia

Muncul Isu Aksi Terorisme Pasca Ustadz ABB Batal Bebas, Ini Kata Pengamat

Menurutnya, isu tersebut dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok oportunis untuk mendesain adanya aksi teror.

Kamis, 24/01/2019 10:14 0

Indonesia

Ditahan di Mako Brimob, Ahli Pidana Ini Pertanyakan Pembinaan yang Didapat Ahok

Ahli Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Trisno Rahardjo mempertanyakan pembinaan yang didapat Ahok selama ditahan di Mako Brimob

Rabu, 23/01/2019 23:31 0

Indonesia

Tim Advokasi GNPF Ulama: Setelah Bebas, Semoga Ahok Sadar

Ketua Tim Advokasi GNPF Ulama, Nasrullah Nasution berharap Ahok sadar setelah menjalani pidana karena menistakan agama Islam.

Rabu, 23/01/2019 23:17 0

Indonesia

Kemenag Tegaskan Kebijakan Biometrik Persulit Jamaah Haji Indonesia

Polemik penggunaan Biometrik untuk mendapatkan visa haji dan umrah terus berlanjut.

Rabu, 23/01/2019 23:08 0

Indonesia

Tidak Konsisten Soal Pembebasan Ustadz ABB, Pengacara dan Keluarga Adukan Jokowi ke DPR

Putra Abu Bakar Ba'asyir (ABB) bersama Tim Pengacara Muslim mendatangi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat bidang Polhukam, Fadli Zon, Rabu (23/01/2019) sore.

Rabu, 23/01/2019 22:59 0

Indonesia

Ustadz ABB Batal Bebas, Pengurus Ponpes Al-Mukmin Ngruki Kecewa

Ketua Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Islam Al Mukmin, Ngruki Ustadz Ibnu Chanifah menyatakan bahwa pihak pesantren dan warga sekitar sangat kecewa terkaitĀ  batalnya status bebas Ustadz Abu Bakar Baasyir.

Rabu, 23/01/2019 22:11 0

Indonesia

Menag: Tidak Ada Pesantren Radikal

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan tak ada pondok pesantren radikal.

Rabu, 23/01/2019 21:56 0

Indonesia

Banjir Besar Landa Sulawesi Selatan, 53 Kecamatan Terendam

Banjir Besar Landa Sulawesi Selatan, 53 Kecamatan Terendam

Rabu, 23/01/2019 21:45 0

Close