... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tim Advokasi GNPF Ulama: Setelah Bebas, Semoga Ahok Sadar

Foto: Advokat SNH Advocacy Center, Nasrullah Nasution

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Tim Advokasi GNPF Ulama, Nasrullah Nasution berharap Ahok sadar setelah menjalani pidana karena menistakan agama Islam. Ia menegaskan bahwa hukuman ini seharusnya membuatnya jera.

“Secara hukum positif dia telah melakukan masa hukuman dengan potingan remisi. Dan kalau informasi ini benar bebas, harapan kita beliau sadar,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (23/01/2019).

“Sadar akan perbuatannya dan pembinaan yang dilakukan semasa pidana itu bisa menjadi efek jera buat dia,” sambungnya.

Nasrullah juga menegaskan bahwa dengan kesadaran Ahok maka ia berharapa tidak ada lagi penista-penista agama. “Agama apapun semoga sudah tidak ada yang dinistakan,” tuturnya.

Di sisi lain, Nasrullah menekankan bahwa Ahok masih memiliki masalah saat menjabat menjadi gubernur DKI. Maka, ia berharap semua persoalan hukum segera diselesaikan.

“Selama beliau menjabat gubernur DKI, ada beberapa perkara yang tersangkut. Oleh sebab itu, sebaiknya segera diselesaikan,” pungkas pria yang juga advokat di SNH Law Office ini.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Philipina

Mayoritas Muslim Memilih untuk Menerima Otonomi Bangsamoro

Mayoritas suara “ya” datang dari provinsi Maguindanao dan Basilan di Daerah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM).

Rabu, 23/01/2019 14:16 1

Opini

The Most Expensive Man

Faktanya dalam hitungan hari isu pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir, membuat Amerika, Australia dan lainnya langsung bereaksi

Rabu, 23/01/2019 13:32 0

Suriah

Erdogan dan Putin Bertemu Pasca Trump Umumkan Tarik Pasukan

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan pembicaraan tentang Suriah di Moskow.

Rabu, 23/01/2019 11:18 1

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Salah dan Benar dalam Menyikapi Perselisihan Para Sahabat Nabi ﷺ

KIBLAT.NET - Al-Qur'an banyak menyebut keutamaan para sahabat Nabi ﷺ. Pada kenyataannya, di antara para sahabat pernah terjadi perselisihan, bahkan yang paling tajam sampan pada peperangan, seperti perang Jamal. Bagi umat Muslim belakangan seperti kita, ada sikap dan Erika berbicara yang benar. Masalah tersebut, dan beberapa pokok-pokok ajaran Islam yang disepakati oleh Ahli Sunnah wal Jamaah, dibahas dalam kajian ini. Redaktur: Salem

Rabu, 23/01/2019 11:12 0

Timur Tengah

Yordania Tingkatkan Hubungan Diplomatik dengan Rezim Assad

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, mengatakan bahwa diplomat akan segera bekerja di kedutaan besar di Damaskus.

Rabu, 23/01/2019 10:46 0

China

OKI Kembali Bahas Isu-isu Keislaman dengan China

Diskusi ini merupakan bagian kedua dari putaran pembicaraan politik antara OKI dan China. Diskusi pertama digelar di ibukota China, Beijing, pada akhir April 2015.

Rabu, 23/01/2019 09:32 0

Arab Saudi

Musik dan Nyanyian Sekarang Legal di Restoran di Arab Saudi

“Mulai hari ini, Badan Hiburan melegalkan pemutaran musik dan lagu di semua restoran di seluruh Saudi. Yang paling prioritas untuk warga Saudi,” kata Turki dalam peresmian pelegalan musik di kafe seperti dilansir Arabi21.com.

Rabu, 23/01/2019 08:40 0

Afghanistan

126 Tentara Tewas dalam Serangan Tiga Pejuang Taliban di Wardak

Setelah ledakan, dua pria bersenjata masuk kamp. Mereka membunuhi banyak tentara Afghanistan yang panik sebelum akhirnya ditembak mati.

Rabu, 23/01/2019 07:30 0

Philipina

Referendum Bangsamoro: Beberapa Hal yang Perlu Diketahui

BOL mengidentifikasi orang-orang Bangsamoro dianggap sebagai penduduk asli atau penduduk asli Mindanao, kepulauan Sulu dan pulau-pulau di sekitarnya pada saat munculnya penjajahan Spanyol

Selasa, 22/01/2019 12:25 0

Suriah

Ini yang Dilakukan Erdogan di Suriah Jika Rusia dan AS Tak Penuhi Janji

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta komitmen kepada Amerika Serikat dan Rusia atas janji yang mereka buat tentang Suriah.

Selasa, 22/01/2019 09:58 0

Close