... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menag: Tidak Ada Pesantren Radikal

Foto: Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan tak ada pondok pesantren radikal. Hal ini disampaikannya saat menjelaskan persoalan Rancangan Undang-Undang tentang Pondok Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Hotel Shangri-La, Jakarta.

“Kita tidak mengenal pesantren radikal,” tegas Menteri Lukman ujarnya pada Rabu sore (23/01/2019)..

Ia juga mengatakan, dalam rancangan undang-undang itu, pemerintah nantinya akan meneguhkan dan menegaskan adanya rukun pesantren. Sehingga, setelah diresmikan menjadi undang-undang, tidak boleh lagi ada tempat yang mengklaim sebagai pesantren tanpa memenuhi rukun pesantren yang akan dirumuskan pemerintah tersebut.

“Ada yang kita sebut sebagai ruhul ma’had, ruhnya pesantren. Jadi orang tidak boleh lagi mengklaim bahwa, sebenarnya padepokan tapi mengatasnamakan pesantren. Mengatasnamakan pesantren tapi kok tidak ada kitab-kitab yang dikaji, tidak ada kyainya, tidak ada ajaran keagamaan, yang ada malah aktivitas bela diri saja,” kata Lukman.

“Kita ingin mendudukkan bahwa pesantren itu adalah betul-betul memiliki rukun pesantren. Jadi harus ada Kyainya, harus ada kitab-kitab yang diajarkan. Ada beberapa persyaratan,” imbuhnya.

Oleh karenanya, Lukman menegaskan kembali bahwa tak akan ada lembaga pendidikan yang radikal. “Kalau ada lembaga pendidikan yang radikal, pasti dia bukan pesantren. Karena pesantren tidak akan mengenal radikalisme, ekstrimisme itu,” pungkas Lukman.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Philipina

Mayoritas Muslim Memilih untuk Menerima Otonomi Bangsamoro

Mayoritas suara “ya” datang dari provinsi Maguindanao dan Basilan di Daerah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM).

Rabu, 23/01/2019 14:16 1

Opini

The Most Expensive Man

Faktanya dalam hitungan hari isu pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir, membuat Amerika, Australia dan lainnya langsung bereaksi

Rabu, 23/01/2019 13:32 0

Suriah

Erdogan dan Putin Bertemu Pasca Trump Umumkan Tarik Pasukan

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan pembicaraan tentang Suriah di Moskow.

Rabu, 23/01/2019 11:18 1

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Salah dan Benar dalam Menyikapi Perselisihan Para Sahabat Nabi ﷺ

KIBLAT.NET - Al-Qur'an banyak menyebut keutamaan para sahabat Nabi ﷺ. Pada kenyataannya, di antara para sahabat pernah terjadi perselisihan, bahkan yang paling tajam sampan pada peperangan, seperti perang Jamal. Bagi umat Muslim belakangan seperti kita, ada sikap dan Erika berbicara yang benar. Masalah tersebut, dan beberapa pokok-pokok ajaran Islam yang disepakati oleh Ahli Sunnah wal Jamaah, dibahas dalam kajian ini. Redaktur: Salem

Rabu, 23/01/2019 11:12 0

Timur Tengah

Yordania Tingkatkan Hubungan Diplomatik dengan Rezim Assad

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, mengatakan bahwa diplomat akan segera bekerja di kedutaan besar di Damaskus.

Rabu, 23/01/2019 10:46 0

China

OKI Kembali Bahas Isu-isu Keislaman dengan China

Diskusi ini merupakan bagian kedua dari putaran pembicaraan politik antara OKI dan China. Diskusi pertama digelar di ibukota China, Beijing, pada akhir April 2015.

Rabu, 23/01/2019 09:32 0

Arab Saudi

Musik dan Nyanyian Sekarang Legal di Restoran di Arab Saudi

“Mulai hari ini, Badan Hiburan melegalkan pemutaran musik dan lagu di semua restoran di seluruh Saudi. Yang paling prioritas untuk warga Saudi,” kata Turki dalam peresmian pelegalan musik di kafe seperti dilansir Arabi21.com.

Rabu, 23/01/2019 08:40 0

Afghanistan

126 Tentara Tewas dalam Serangan Tiga Pejuang Taliban di Wardak

Setelah ledakan, dua pria bersenjata masuk kamp. Mereka membunuhi banyak tentara Afghanistan yang panik sebelum akhirnya ditembak mati.

Rabu, 23/01/2019 07:30 0

Philipina

Referendum Bangsamoro: Beberapa Hal yang Perlu Diketahui

BOL mengidentifikasi orang-orang Bangsamoro dianggap sebagai penduduk asli atau penduduk asli Mindanao, kepulauan Sulu dan pulau-pulau di sekitarnya pada saat munculnya penjajahan Spanyol

Selasa, 22/01/2019 12:25 0

Suriah

Ini yang Dilakukan Erdogan di Suriah Jika Rusia dan AS Tak Penuhi Janji

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta komitmen kepada Amerika Serikat dan Rusia atas janji yang mereka buat tentang Suriah.

Selasa, 22/01/2019 09:58 0

Close