... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

White Helmets Tak Terpengaruh Perubahan Peta Kontrol Militer di Idlib

Foto: Tim relawan dari White Helmets berusaha menyelamatkan korban yang terimpit bangunan di Zardana, Suriah

KIBLAT.NET, Idlib – Perluasan kontrol Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) di wilayah yang sudah dibebaskan di provinsi Idlib tak mempengaruhi kerja lembaga relawan White Helmets. HTS yang digambarkan sebagai kelompok oposisi Suriah radikal dan ektremis tidak membuat lembaga relawan kamanusiaan itu khawatir dan terancam.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan pada Senin (21/01), lembaga yang pernah mendapat penghargaan internasional karena aksinya mengevakuasi rakyat Suriah korban serangan rezim itu mengatakan perubahan peta kontrol militer terbaru dan administrasi di utara Suriah tidak memengaruhi pekerjaan dan independensinya dalam penyediaan layanan.

“Kami telah melihat perubahan cepat peta kontrol militer dan administrasi, tetapi perubahan ini tidak mempengaruhi independensi dan netralitas kami dalam hal apa pun,” kata pernyataan itu.

Pernyataan White Helmets ini muncul sepekan setelah perluasan pengaruh HTS di Suriah utara, yang diikuti oleh penghentian dukungan organisasi Eropa untuk lembaga medis.

White Helmets menekankan bahwa setiap tekanan pada kami dan relawan serta segala upaya untuk merusak netralitas hanya akan membatasi kami dalam memberikan layanan. Hal itu akan menghentikan pekerjaan kami di area manapun yang terkena dampak perang.

Pernyataan itu melanjutkan bahwa relawannya akan terus memberikan layanan ke semua wilayah Suriah utara. Terlebih saat ini para pengungsi mengalami ancaman cuaca dingin di kamp.

“Kami akan terus melakukan tugas ini semaksimal mungkin di setiap wilayah Suriah yang bisa kami capai, terlepas dari identitas kekuatan yang paling dominan,” katanya.

BACA JUGA  Militer Suriah dan Gerilyawan Kurdi Bentrok dengan Pasukan Oposisi Pro-Turki

HTS awal bulan ini mengambil alih kontrol pinggiran barat Idlib setelah mengusir faksi oposisi lainnya. Organisasi itu mengatakan bahwa langkah ini ditempuh untuk menyatukan wilayah oposisi di satu pemerintahan yang mumpuni. Sementara faksi yang menjadi korban menilai tindakan ini “melampaui batas” dan harus dilawan.

Dalam beberapa hari terakhir, Pemerintah Penyelamat (pemerintahan sipil yang mengatur wilayah-wilayah yang dibebaskan di Idlib) mengumumkan bahwa seluruh wilayah yang diambil alih HTS dari faksi lain sudah diserahkan kepadanya. Wilayah-wilayah itu akan diatur dan dikelola oleh pemerintahan yang dituding bikinan HTS itu.

White Helmets didirikan pada awal 2013 seiring meningkatnya serangan udara rezim Assad. Jumlah sukarelawan mencapai sekitar 3.470, dikerahkan di seluruh wilayah Suriah, dan berhasil menyelamatkan ribuan warga sipil.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pembebasan Ustadz ABB, Menko Polhukam: Presiden Perintahkan Kaji Lebih Mendalam

"Presiden memerintahkan kepada pejabat terkait untuk segera melakukan kajian secara lebih mendalam dan komprehensif guna merespon permintaan tersebut,"

Senin, 21/01/2019 22:26 1

Video News

Ust. Abu Bakar Ba’asyir Dianggap Anti NKRI, Ini Jawaban Putranya

KIBLAT.NET- Pasca pembebasan Ust. Abu Bakar Baasyir, banyak sekali isu miring yang beredar tentang kebebasan...

Senin, 21/01/2019 20:39 0

Video News

Beredar Isu Miring Pembebasan Ust. Abu Bakar Ba’asyir, Ini Kata Putranya

KIBLAT.NET- Pasca pembebasan Ust. Abu Bakar Baasyir, banyak sekali isu miring yang beredar tentang kebebasan...

Senin, 21/01/2019 20:23 0

Indonesia

Teknis Kepulangan Ustadz Abu Bakar Baasyir Ada di Pemerintah

"Ini semua ketentuan Allah, jika saya bebas ini ketentuan, kalau gak jadi, maka ini juga ketentuan Allah. Saya akan terima dengan sabar," kata Ustadz Abu.

Senin, 21/01/2019 20:07 0

Indonesia

TPM: Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Tidak Pernah Dipidana Kasus Bom

"Jika dikaitkan degan Bom Bali, saya katakan Ustadz tidak pernah terbukti dalam bom mana pun. Jika tuduhan sudah, didakwa sudah, tapi tidak terbukti"

Senin, 21/01/2019 19:32 0

Indonesia

TPM Tegaskan Kabar Ustadz ABB Minta Dibebaskaan Usai Pilpres Hoaks

Ustadz Abu hanya meminta waktu pembebasannya diundur satu sampai dua hari, untuk membereskan barang-barang pribadinya di Lapas

Senin, 21/01/2019 18:31 0

Feature

Tahun 2018, Pendapatan App Store Ungguli Google Play

Namun pertumbuhan Google Play lebih pesat.

Senin, 21/01/2019 17:07 0

Indonesia

Bicara Diskriminasi Hukum, Mudzakir Singgung Kasus Bendera Tauhid

Ahli hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Prof. Mudzakir menilai bahwa penindakan pidana umum di era kepemimpinan Joko Widodo terjadi diskriminasi.

Senin, 21/01/2019 16:37 0

Video News

Kiblat Review: Nafsu Kekuasaan

KIBLAT.NET- Isu yang hangat di media pemberitaan dan media social saat ini adalah terkait dengan...

Senin, 21/01/2019 14:34 0

Indonesia

ISAC Sambut Baik Pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir

Tindakan mengubah status bebas bersyarat menjadi bebas murni terhadap UABB adalah langkah yang berani.

Senin, 21/01/2019 14:19 0

Close