... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

TPM Tegaskan Kabar Ustadz ABB Minta Dibebaskaan Usai Pilpres Hoaks

Foto: Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM), M. Mahendradatta berbicara dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (21-01-2019)

KIBLAT.NET, Jakarta – Jelang kebebasan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir (ABB), beredar kabar yang menyebut dia ingin menundanya hingga pemilihan presiden (pilpres) 2019 selesai. Tim Pengacara Muslim (TPM) membantah kabar hoaks tersebut.

“Saya ingin jelaskan berita yang berkembang di media sosial bahwa ustadz (ABB) menolak dibebaskan buru-buru. Itu tidak seperti yang sebenarnya,” ujar Ketua Dewan Pembina TPM, M. Mahendradatta di kantornya di bilangan Jakarta Selatan, Senin (21/01/2019).

Mahendradatta menjelaskan Ustadz Abu hanya meminta waktu pembebasannya diundur satu sampai dua hari. Tujuannya adalah untuk membereskan barang-barang pribadinya yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Gunung Sindur, Bogor.

Menurut Mahendra, Ustadz Abu yang sudah ditahan cukup lama tentu memiliki beberapa barang pribadi. Barang tersebut antara lain buku-buku, alat kesehatan, dan alat olahraga seperti sepeda statis. Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki itu meminta waktu sebelum dibebaskan untuk membereskan kamarnya.

“Tidak mau dibebaskan buru-buru karena butuh beres-beres, kan banyak tulisan beliau yang harus dikumpulkan, butuh waktu,” jelasnya.

Di media sosial beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba’asyir menolak dibebaskan dan memilih menundanya sampai Pilpres 2019 selesai. Berita bohong itu menyebut dia tidak ingin pembebasannya dikaitkan dengan politik dan tidak mau berutang budi terhadap penguasa.

Di media sosial beredar kabar hoaks Ustaz Abu Bakar Ba'asyir memilih menunda pembebasan sampai Pilpres selesai

Di media sosial beredar kabar hoaks Ustadz Abu Bakar Ba’asyir memilih menunda pembebasan sampai Pilpres selesai

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Syaikh Ahmad al-Amari Meninggal Setelah Ditahan Pemerintah Saudi

Syaikh al-Amari ditangkap oleh otoritas Saudi pada Agustus lalu sebagai langkah kampanye penangkapan terhadap rekan-rekan Syaikh Safar al-Hawali.

Senin, 21/01/2019 17:58 0

Feature

Tahun 2018, Pendapatan App Store Ungguli Google Play

Namun pertumbuhan Google Play lebih pesat.

Senin, 21/01/2019 17:07 0

Video News

Kiblat Review: Nafsu Kekuasaan

KIBLAT.NET- Isu yang hangat di media pemberitaan dan media social saat ini adalah terkait dengan...

Senin, 21/01/2019 14:34 0

Afghanistan

Taliban Kepung Ibukota Provinsi Sar-e Pol, Afghanistan Utara

“Situasi kemanan di provinsi Sar-e Pol umumnya kritis. Taliban berusaha menyerang daerah-daerah di dekat ibukota provinsi,” katanya seperti dilansir Reuters pada Ahad (20/01).

Senin, 21/01/2019 14:10 0

Suara Pembaca

Pangan Impor Petani Tekor

Impor bahan pangan di saat negara surplus bahan pangan dinilai mencekik petani.

Senin, 21/01/2019 13:35 0

Philipina

Wilayah Mayoritas Muslim di Filipina Memilih untuk UU Otonomi Bangsamoro

Lebih dari dua juta orang Filipina dari wilayah selatan yang berpenduduk mayoritas Muslim akan memutuskan undang-undang otonomi baru yang lebih untuk Bangsamoro.

Senin, 21/01/2019 13:27 0

Video News

Ust. Abu Bakar Ba’asyir Dibebaskan Tanpa Syarat, Ini Penjelasan Yusril

KIBLAT.NET- Penjelasan dari Pakar Hukum Tata Negara Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra terkait Ust. Abu...

Senin, 21/01/2019 12:37 0

Afrika

Gerilyawan Sergap Pasukan PBB di Mali Utara, 10 Tewas

Pasukan penjaga perdamaian di bawah payung PBB dan pasukan Prancis ditempatkan di Mali utara untuk memerangi kelompok-kelompok pejuang Islam, yang dipandang sebagai ancaman terbesar bagi keamanan di Sahel.

Senin, 21/01/2019 08:18 0

Palestina

Atas Permintaan AS, Otoritas Palestina Bebaskan Napi Kasus Jual Tanah Palestina

Ia divonis seumur hidup. Dia terbukti menjual tanah Palestina ke Israel secara ilegal

Senin, 21/01/2019 07:47 0

Fikih

Syaikh Utsaimin: Boleh Meminta Jabatan, Asalkan…

di dalam Islam larangan meminta jabatan tidak berlaku mutlak, ada kondisi di mana seseorang diperbolehkan meminta jabatan, dan ini dijelaskan oleh syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin

Senin, 21/01/2019 04:18 0

Close