Atas Permintaan AS, Otoritas Palestina Bebaskan Napi Kasus Jual Tanah Palestina

KIBLAT.NET, Tepi Barat – Otoritas Palestina dilaporkan menyerahkan narapidana (Napi) seumur hidup atas kejahatan menjual tanah warga Palestina ke Israel kepada Amerika Serikat. Narapidana itu kelahiran Palestina namun memiliki paspor AS.

Dua sumber pajabat tinggi Palestina yang tidak ingin namanya disebut mengungkapkan kepada Reuters pada Ahad (20/01) bahwa warga tersebut bernama Isham Aqal. Ia diserahkan atas permintaan pemerintah AS.

Keduanya juga mengonfirmasi bahwa Aqal dinyatakan bebas dari vonis seumur hidup.

Mereka menolak memberi tambahan informasi tersebut. Keluarga Aqal juga menolak berkomentar. Begitu juga para pejabat AS saat dimintai konfirmasi.

Pemerintah Palestina di Tepi Barat memvonis Aqal hukuman seumur hidup pada Desember tahun lalu. Ia terbukti melanggar undang-undang menjual tanah Palestina kepada Israel secara ilegal.

Pada November, duta besar AS untuk Israel menyerukan pembebasan Aqal setelah penahanannya.

Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), yang mengendalikan Jalur Gaza sekaligus rival Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat, mengatakan pembebasan Aqal “kejahatan serius”.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat