... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ahli Hukum Pidana: Penyiraman Novel Baswedan Adalah Kasus Serius

Foto: Novel Baswedan saat menjalani perawatan seusai diserang dengn disiram air keras

KIBLAT.NET, Jakarta – Ahli hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Prof. Mudzakir mengatakan, ada masalah dalam penegakan hukum di era pemerintahan Joko Widodo. Menurutnya, ada bagian yang justru memperlemah proses penegakan hukum, yaitu kasus-kasus yang tidak diselesaikan.

Secara spesifik, Mudzakir menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

“Novel ini menurut saya sebagai pengamat hukum pidana adalah persoalan serius. Karena ini akan ada efek-efek terhadap penegakan hukum yang lain, karena fokusnya terhadap tindak pidana korupsi,” ujarnya saat melakukan wawancara dengan Kiblat.net, Kamis (17/01/2018).

Menurutnya, jika perkara Novel tidak segera diselesaikan menunjukkan bukti lemahnya penegakan hukum terkait tindak pidana korupsi. Padahal kasusnya sudah berlalu dua tahu lalu. “Novel dan KPK adalah simbol perlawanan terhadap tindak pidana korupsi,” sambungnya.

“Ketika penyidik KPK ‘digebuki’ seperti ini dan dilakukan penganiayaan berat seperti itu, ternyata penyidik polisi tidak melakukan tindakan yang signifikan sehingga pelakunya bisa segera ditangkap dan bisa segera diadili. Ini yang jadi pertanyaan besar,” jelas Mudzakir.

Dia mengatakan penanganan kasus Novel harus menjadi prioritas. Karena akan berpengaruh kepada penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, munculnya pengeboman terhadap rumah komisioner KPK menjadi salah satu imbasnya.

“Pengeboman ini tidak pernah nampak siapa pelakunya. Adapun jika terbukti, maka tidak segera diungkap di sidang pengadilan, sama seperti kasus Novel. Pola seperti ini efeknya luar biasa dalam penegakan hukum,” ungkapnya.

BACA JUGA  Terungkap! Papua Barat Ikuti Turnamen Sepakbola Sebagai Negara

“Jadi kalau KPK terpengaruh terhadap teror-teror seperti itu, efeknya akan luar biasa karena KPK ini menangani perkara yang besar dan melibatkan para pejabat. Bahkan yang terakhir ini melibatkan yang namanya proyek Meikarta,” tegas Mudzakir.

Jika kasus Novel tidak ditangani, kata Mudzakir, ancaman-ancaman lain terhadap KPK akan sembilan kali lebih besar. Terlebih dalam kasus terakhir, ada pengeboman di rumah KPK.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Pangan Impor Petani Tekor

Impor bahan pangan di saat negara surplus bahan pangan dinilai mencekik petani.

Senin, 21/01/2019 13:35 0

Philipina

Wilayah Mayoritas Muslim di Filipina Memilih untuk UU Otonomi Bangsamoro

Lebih dari dua juta orang Filipina dari wilayah selatan yang berpenduduk mayoritas Muslim akan memutuskan undang-undang otonomi baru yang lebih untuk Bangsamoro.

Senin, 21/01/2019 13:27 0

Video News

Ust. Abu Bakar Ba’asyir Dibebaskan Tanpa Syarat, Ini Penjelasan Yusril

KIBLAT.NET- Penjelasan dari Pakar Hukum Tata Negara Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra terkait Ust. Abu...

Senin, 21/01/2019 12:37 0

Afrika

Gerilyawan Sergap Pasukan PBB di Mali Utara, 10 Tewas

Pasukan penjaga perdamaian di bawah payung PBB dan pasukan Prancis ditempatkan di Mali utara untuk memerangi kelompok-kelompok pejuang Islam, yang dipandang sebagai ancaman terbesar bagi keamanan di Sahel.

Senin, 21/01/2019 08:18 0

Palestina

Atas Permintaan AS, Otoritas Palestina Bebaskan Napi Kasus Jual Tanah Palestina

Ia divonis seumur hidup. Dia terbukti menjual tanah Palestina ke Israel secara ilegal

Senin, 21/01/2019 07:47 0

Fikih

Syaikh Utsaimin: Boleh Meminta Jabatan, Asalkan…

di dalam Islam larangan meminta jabatan tidak berlaku mutlak, ada kondisi di mana seseorang diperbolehkan meminta jabatan, dan ini dijelaskan oleh syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin

Senin, 21/01/2019 04:18 0

Wawancara

[Wawancara] Pernyataan Tidak Intervensi Hukum Timbulkan Efek Buruk Bagi Jokowi

Di era pemerintahan Jokowi ada bagian-bagian tertentu yang malah memperlemah proses penegakan hukum

Ahad, 20/01/2019 21:51 0

Konsultasi

Hukum Memindahkan Kuburan, Bolehkah?

Assalamualaikum, kepada redaksi Kiblat.net, apa hukumnya memindahkan kuburan karena perbedaan pilihan politik, sebagaimana yang ramai diberitakan?

Ahad, 20/01/2019 21:16 0

Opini

Formulasi Pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir

Dihubungkan dengan kenyataan usia ABB yang telah menginjak 80 (delapan puluh) tahun dan dengan kondisi kesehatan tidak stabil, menjadi relevan pertimbangan kemanusiaan untuk dijadikan alasan adanya kepentingan Negara

Ahad, 20/01/2019 19:53 0

Suriah

Brigade Abu Amara Kembali Bergerak, Koyak Benteng Assad di Damaskus

Abu Amara juga mengumumkan telah meledakkan gudang utama milisi Syiah Brigade Al-Quds, yang berperang bersama milisi Assad di Aleppo.

Ahad, 20/01/2019 16:38 0

Close