... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jawab Tudingan Alumni Suriah, ACT: Sangat Tidak Berdasar

Foto: Vice President ACT, Syuhelmaidi Syukur

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi Cepat Tanggap (ACT) menangggapi tuduhan Ikatan Alumni Suriah yang menyebut hampir semua bantuan yang disalurkan ke Suriah diselewengkan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Vice President ACT Syuhelmaidi Syukur mengatakan, tuduhan alumni Suriah tersebut sangat tidak berdasar.

“Sangat tidak berdasar, karena mereka juga nggak tau apa kerja kita. Mereka juga tidak pernah konfirmasi ke kita, sebagai sebuah pernyataan mestinya dia tanya ke kita. Bapak nyalurkan di mana? Jadi dia tau,” ujarnya kepada Kiblat.net melalui sambungan telepon.

“Kalau dia cuman mengambil pernyataan sepihak, tentu semua orang bisa melakukan itu. Ini juga menggambarkan kredibilitas dari Alumni Suriah itu sendiri,” imbuhnya.

Untuk ACT sendiri, Syuhelmaidi menuturkan, telah menggandeng NGO-NGO asing lain yang punya akses masuk langsung ke masyarakat Turki. Dia pun berani menjamin kredibilitas partner-partner ACT.

“Kalau mau masuk Suriah dalam konteks bersama pemerintah Assad, memang kita nggak pernah masuk. Kita membantu pengungsi itu di Turki dan juga bersama beberapa NGO yang terdaftar di Turki yang masuk langsung ke wilayah Suriah,” ungkapnya.

“Dan insyaAllah lembaga-lembaganya terpercaya, dan bisa dilihat kok laporan-laporan kita. Baik melalui media sosial yang kita publis, maupun juga laporan keuangan kita sudah di setiap tahun.”

ACT pun menyatakan siap apabila Alumni Suriah ingin bertemu dan meminta data lapangan atas apa yang terjadi di Suriah dan penyaluran bantuan.

BACA JUGA  PKS Dukung Aturan Pemabuk Dilarang Menjadi Pemimpin

Dia menyayangkan pernyataan tersebut terus diulang, meskipun tidak berdasar dan lebih kepada tuduhan tanpa data. Ia menilai hal itu wajar karena Alumni Suriah tidak mengetahui situasi sebenarnya.

“Tapi yang jelas mereka kan ada di Damaskus, mungkin mereka cukup nyaman berada di wilayah kekuasaan Assad, sehingga kita paham juga kondisi mereka, yang di tengah kecamuk perang, mereka tidak pernah melihat secara langsung siapa yang pernah menjadi korban perang.”

“Mungkin yang diketahui hanya yang di sekitar Damaskus. Karena mereka memang tidak pernah keluar dari situ. Dia tidak pernah datang ke Idlib, dia tidak pernah datang ke Aleppo dan segala macem. Jadi, mereka menganggap kejadian-kejadian di Suriah itu biasa-biasa saja,” tandasnya.

Terkait hubungan dengan oposisi dan organisasi teroris, Syuhelmaidi menampik semua tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa ACT dan NGO-NGO lain hanya berfokus pada membantu korban.

“Dan sekali lagi, kalau tuduhan terkait kerjasama dengan pemberontak atau ISIS itu juga tuduhan yang tidak mendasar. Karena kami semua bekerja dengan sesama NGO yang kami fikir adalah bagaimana membantu rakyat Suriah yang menjadi korban dari tragedi Suriah ini,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

3 comments on “Jawab Tudingan Alumni Suriah, ACT: Sangat Tidak Berdasar”

  1. sunda

    paling juga orang syiah, yang nyinyir sama ACT.

  2. Didik Suprayitno

    Kami tetap percaya ACT. Teruslah berjuang.

  3. Cahyo Kurniawan

    Aksi cepat Tangap pengabdianmu luar biasa Terimakasih ACT

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Malaysia Tegas Larang Semua Orang Israel Masuki Negaranya

Mahathir mengatakan bahwa mayoritas rakyat Israel mendukung pemerintah mereka.

Ahad, 20/01/2019 13:31 0

Opini

Sunnatullah Pembebasan Ust. ABB

Ustadz ABB bebas itu sudah ketentuan Allah.

Ahad, 20/01/2019 10:21 0

Artikel

Menyibak Mitos Milenial

Demikian berpengaruhnya daya sihir milenial dengan segala atributnya, membuat politisi berakrobat memikat simpati millenial. Hal-hal yang tak masuk akal pun dilakukan demi mendekati mereka.

Sabtu, 19/01/2019 21:45 0

Video News

BEM SI Tuntut Debat Capres-Cawapres Digelar di Kampus

KIBLAT.NET- Badan Eksekutif Mahasiswa-Seluruh Indonesia (BEM-SI) menggelar aksi demonstrasi di depan Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta...

Sabtu, 19/01/2019 14:22 0

Video News

Densus 88: Radikalisme Ada di Semua Agama

KIBLAT.NET- Kabagbanops Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. R. Ahmad Nurwahid SE. M.M mengatakan bahwa...

Sabtu, 19/01/2019 14:14 0

Manhaj

Ambisi Kekuasaan dalam Perspektif Islam

Sepekan yang lalu kita dikejutkan dengan adanya seorang caleg yang meminta kepada keluarganya untuk memindahkan kuburan.

Sabtu, 19/01/2019 10:07 0

Amerika

PBB Intensif Pantau Perkembangan Idlib Pasca Perluasan Kontrol HTS

“Belum jelas saat ini pengaruh kontrol penuh HTS atas Idlib,” kata Dujarric dalam konferensi pers di kantornya di New York.

Sabtu, 19/01/2019 07:14 0

Suriah

Gudang Amunisi HTS Jadi Sasaran Bom Mobil

SOHR melaporkan bahwa ledakan tersebut bersumber dari bom yang diletakkan di mobil. Diduga bom itu untuk menargetkan gudang senjata HTS.

Sabtu, 19/01/2019 06:12 0

Amerika

Selamat dari Serangan 9/11, Pria AS Ini Bernasib Tewas di Tangan Al-Shabaab

Ia selamat karena kereta bawah tanah yang ia naiki saat itu mengalami keterlambatan.

Jum'at, 18/01/2019 21:10 0

Eropa

Peraturan Jabat Tangan untuk Dapat Kewarganegaraan Denmark Mulai Diterapkan

Para ahli hukum menilai bahwa "keputusan untuk berjabat tangan" sangat mirip dengan hukum pelarangan kerudung.

Jum'at, 18/01/2019 20:34 0

Close