... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komentari Debat Capres, Fahri Hamzah: Mirip Cerdas Cermat SMP

Foto: Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

KIBLAT.NET, Jakarta- Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengaku kecewa dengan debat Pilpres 2019 sesi pertama. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak hanya memberikan kisi-kisi tapi memperbolehkan membawa contekan.

“Kecewa saya sama panggung #DebatPertamaPilpres2019 malam ini…[email protected]_ID tidak saka memberikan kisi2 tapi membolehkan adanya contekan sehingga wajah kandidat sering melihat ke bawah dan tidak menyimak. Akhirnya jawaban gak nyamBung. Ayo KPU ubah ini masih ada 4 kali,” katanya dalam akun twitter pribadinya, @Fahrihamzah pada Kamis (17/01/2019).

“Apa tidak malu @KPU_ID melihat debat yang mirip cerdas cermat anak SMP dan SMA? Coba lihat deh ..kandidat tidak menyimak pertanyaan dan sangkalan…karena sibuk membaca kerpekan,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa calon presiden tidak perlu dibantu atau dilindungi dalam debat. Menurutnya, lebih baik membiarkan mereka ditelanjangi oleh kata-kata mereka sendiri.

“Mereka jangan lagi membaca tulisan orang. Biar keluar apa yang sebenarnya ada dalam kepala, dalam hati dan dalam impian mereka. Jangan dibela!,” tulisnya.

Maka, inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) ini mengusulkan empat hal terkait debat mendatang. Pertama, kalau takut ramai tidak perlu bawa Timses, cukup Di studio TV aja. Kedua, tidak perlu diberi waktu 2-3 menit. Supaya mereka olah narasi sendiri.

“Ketiga, Stop bawa catatan baik kertas maupun Tablet. Keempat, kasi waktu saling potong antar kandidat,” pungkasnya.

BACA JUGA  Soal Bentrok 22 Mei, Gubernur DKI: Kami Masih Kumpulkan Data

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Zuhud, Modal Utama Perjuangan Islam

Khutbah Jumat: Zuhud, Modal Utama Perjuangan Islam

Kamis, 17/01/2019 19:28 0

Mesir

Cina dan Mesir Perkuat Hubungan di Segala Bidang

Al-Sisi memuji persahabatan tradisional yang mendalam antara Mesir dan Cina, dan bersedia untuk terus menerapkan konsensus yang dicapai kedua negara.

Kamis, 17/01/2019 15:22 0

Amerika

Cerita “Teroris” Penyerang Gedung Putih: Jebakan Senjata Berujung Penangkapan

Di balik penangkapan Taheb, ada cerita mengejutkan dari seorang agen FBI yang memberikan pernyataan di pengadilan.

Kamis, 17/01/2019 14:00 0

Video Kajian

Pentingkah Mencari Ilmu Pernikahan Setelah Menikah? – Ust. Tri Asmoro

KIBLAT.NET – Ilmu menjadi orang kaya dan menjadi orang miskin itu berbeda. Begitu juga ilmu...

Kamis, 17/01/2019 13:54 0

Video News

Rombongan Uighur Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami

KIBLAT.NET – Rombongan Muslim Uighur yang dipimpin Seyyit Tumturk, Ketua Majelis Nasional Turkistan Timur, menyalurkan...

Kamis, 17/01/2019 13:46 0

China

Pemain Bola Pun Ikut Dijebloskan ke Kamp Konsentrasi Uighur

Ablekrem adalah pemain sepak bola profesional dan memiliki cita-cita tinggi, ia ditangkap setelah melakukan kontak dengan Abdulehet, sepupunya di luar Cina.

Kamis, 17/01/2019 11:28 0

Foto

Penuh Haru, Momen Ketika Diaspora Uighur Temui Korban Tsunami Banten

Gulbakhar juga menangis ketika memegang tumpukan Al-Quran yang rusak terkena tsunami.

Kamis, 17/01/2019 10:27 0

Afrika

Al-Shabaab: Serangan di Nairobi Tanggapan Atas Pengakuan Al-Quds Ibukota Israel

Ini merupakan pernyataan pertama Al-Shabaab yang mengaitkan operasinya dengan permasalahan Palestina.

Kamis, 17/01/2019 09:57 0

Amerika

Pendiri Blackwater Sarankan Trump Tempatkan Tentara Bayaran di Suriah

"Amerika Serikat tidak memiliki tanggung jawab strategis jangka panjang untuk tetap berada di Suriah,. Tetapi saya pikir meninggalkan sekutu kita bukanlah hal yang baik," kata Prince merujuk pada militan Kurdi yang menghadapi kemungkinan intervensi Turki di Suriah utara.

Kamis, 17/01/2019 08:39 0

Afrika

Bentrok Antara Gerilyawan Kembali Meletus di Ibukota Libya

Tripoli kembali menyaksikan pertempuran setelah berbulan-bulan tenang.

Kamis, 17/01/2019 08:18 0

Close