... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

JNIM Peringatkan Warga untuk Tidak Bergabung dengan Perancis

Foto: Pejuang Mali.

KIBLAT.NET, Sahel – Lama tak terdengar kabar, kelompok jihadis Jamaah Nusrah al-Islam wal Muslimin (JNIM) afiliasi al-Qaidah di Afrika Barat dan Sahel kembali muncul di media dengan merilis pesan audio melalui juru bicara Abu Dujana al-Qasimi.

Dalam pernyataannya, Qasimi menyebut konflik yang terjadi di bagian utara Mali saat ini sebagai perang antara kebenaran melawan kebatilan, antara ahlul Qur’an melawan para penyembah salib, dan antara pengikut kebaikan melawan pengikut kejahatan.

“Mujahidin berada di pihak kebenaran; sementara musuh, yaitu ‘pasukan salib’ yang dipimpin Perancis merupakan sumber kejahatan yang nyata,” ujar Qasimi.

Menurut Qasimi, masyarakat kesukuan terjebak di antara dua pihak tersebut. Selanjutnya Qasimi mengatakan bahwa musuh, pasukan salib, sudah mengambil langkah-langkah untuk memecah belah masyarakat suku dan mencegah mereka berpihak ke pejuang. Dalam paparannya, Qasimi memperingatkan ada tiga rencana besar yang tengah dimainkan oleh musuh.

Pertama, Qasimi menyatakan pasukan salib menghasut dengan isu atau sentimen etnis kesukuan dan dendam jahiliyah sejenis itu supaya komunitas suku-suku Muslim terseret ke dalam konflik/perang jahiliyah. Sebaliknya, JNIM menginisiasi langkah-langkah yang penuh barokah menuju rekonsiliasi dan ishlah di antara suku-suku Muslim, dan hasilnya nyata berupa “rekonsiliasi” dan “bersatunya barisan pejuang dalam satu kata di bawah satu bendera dan satu pemimpin.”

Kedua, Qasimi memperingatkan orang-orang untuk tidak bergabung dengan MOC, yaitu pusat koordinasi dan mekanisme operasional pimpinan Perancis untuk memerangi pejuang di Afrika barat, termasuk Mali. Ia mengatakan pejuang menyebarkan pesan untuk membangun kesadaran dan merilis pernyataan peringatan kepada semuanya untuk tidak terlibat atau mendukung rencana kotor musuh.

BACA JUGA  Dewan Militer Transisi Pertahankan Keberadaan Tentara Sudan di Yaman

“Bergabung dengan MOC pimpinan Perancis merupakan bentuk nyata loyalitas kepada orang kafir,” tegas Qasimi.

Qasimi kemudian menjelaskan sedikit tentang serangan bom atau amaliyat istisyhad pada bulan Januari 2017 yang menargetkan markas besar MOC di Gao. Menurut keterangan Qasimi bahwa serangan masif dengan menggunakan bahan peledak dan bom semacam itu hanya dilakukan setelah diberikan peringatan kepada seluruh pihak, termasuk para tokoh dan pemimpin suku, untuk tidak bergabung maupun membantu proyek-proyek MOC. Siapa saja yang bergabung dengan MOC sama dengan satu barisan atau mendukung salib.”

“Maka kami katakan kepada siapa saja yang membiarkan dirinya terlibat dalam proyek jahat MOC, supaya bertaqwa kepada Allah yang telah menciptakan kalian, dan takutlah akan hukuman Allah dan tidak menjual agama untuk kenikmatan dunia yang sesaat, dan supaya memilih kehidupan akherat yang kekal daripada kehidupan dunia yang sementara,” kata Qasimi. Sekali lagi Qasimi menegaskan bahwa bergabung atau terlibat dalam proyek MOC merupakan perbuatan kufur dan menyebabkan murtad dari Islam.

Qasimi mengingatkan, deputi amir JNIM Abu Yahya al Hammam mengecam keras MOC dalam satu pernyataannya di bulan Oktober 2018. “Kalian berubah haluan dari pejuang menjadi pecundang, dari orang-orang yang membela hak menjadi bagian dari para pelanggar hak, dan berperang atas nama Perancis dan Mali melawan orang-orang Islam dengan dalih kontra-terorisme,” kata Hammam.

BACA JUGA  AS Lanjutkan Serangan di Somalia Meski Ada Laporan Korban Sipil

Ketiga, akhirnya Qasimi memperingatkan bahwa musuh, pasukan penjajah dan proksi lokalnya, telah punya rencana bahwa mereka mendorong warga kesukuan menyerahkan senjata untuk kemudian menjadi pasukan resmi dan bergabung dengan Mali. Konskuensinya, mereka akan tunduk dengan aturan, perintah, dan kebijakan negara Mali  dan bekerja sebagai tentara mereka. Ini adalah ultimatum musuh, para penjajah, yang memaksa rakyat untuk memilih “bergabung dengan musuh” atau “menyerah.”

Divisi media JNIM, az-Zallaqa, menjadi sangat rajin menyebarkan pesan-pesan kelompok jihadis Sahel Afrika tersebut. Sebagaimana pesan-pesan narasi terbaru yang dibuat sedemikian rupa lengkap dengan subtitle dwi bahasa Inggris & Arab. Az-Zallaqa juga memproduksi video bersamaan dengan pesan audio Qasimi. Selain dipublikasikan via media sosial milik JNIM, pesan-pesan narasi jihad mereka juga dipublikasikan bagian media Bayaan Foundation yang berafiliasi dengan al-Qaidah.

Penerjemah: Yasin Muslim
Sumber: TLWJ
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jubir BPN: Kasus Novel Jadi Prioritas di 100 Hari Awal Pemerintahan Prabowo

"Kasus novel ini adalah kasus penting yang akan jadi perhatian Prabowo dan Sandi, Kasus ini akan menjadi prioritas di 100 hari awal kepemimpinan"

Jum'at, 18/01/2019 10:20 0

Video News

KH. Ma’ruf Amin Sedikit Bicara di Debat Perdana, Ini Jawaban Erick Tohir

KIBLAT.NET- KH. Ma’ruf Amin terlihat tak banyak bicara pada debat perdana capres tadi malam. Kenapa?...

Jum'at, 18/01/2019 10:16 1

Video News

Tanggapan Dahnil Anzar Soal Debat Perdana, Mengapa Tak Mengangkat Isu Novel Baswedan ?

KIBLAT.NET- Inilah jawaban Jubir Timses Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak tentang kenapa tak angkat isu Novel...

Jum'at, 18/01/2019 10:06 0

Indonesia

Ditanya Soal Caleg Mantan Koruptor, Prabowo Joget

Capres no. urut 02, Prabowo Subianto malah berjoget saat ditanya mengenai Caleg partai Gerindra yang merupakan mantan napi koruptor.

Jum'at, 18/01/2019 02:00 0

Indonesia

Komentari Debat Capres, Fahri Hamzah: Mirip Cerdas Cermat SMP

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengaku kecewa dengan debat Pilpres 2019 sesi pertama.

Jum'at, 18/01/2019 01:42 0

Indonesia

Selesai Debat Capres, Dua Paslon Tak Saling Apresiasi

Debat Capres-Cawapres pertama telah usai. Di akhir acara, moderator meminta kepada kedua Paslon untuk memberikan closing statement.

Jum'at, 18/01/2019 00:49 0

Indonesia

Soal Hukuman Bagi Koruptor, Prabowo: Kita Taruh ke Pulau Terpencil

Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Sandi mengatakan bahwa korupsi akan ditindak tegas bila mereka menang dalam Pilpres mendatang.

Kamis, 17/01/2019 23:46 0

Indonesia

Sama-sama Anti Terorisme, Begini Konsep Deradikalisasi Dua Paslon Pilpres 2019

Dua Capres-cawapres, baik Joko Widodo-Ma'ruf Amin atau Prabowo-Sandi setuju dengan deradikalisasi.

Kamis, 17/01/2019 23:30 0

Indonesia

Debat Pilpres, Prabowo: Saya Menolak Radikal Dicap kepada Orang Islam

Joko Widodo mengatakan untuk menangani terorisme aparat harus mendapatkan pembekalan mengenai HAM

Kamis, 17/01/2019 22:38 0

Indonesia

KOKAM Jateng: Di Muhammadiyah Sebaiknya Tidak Bedah Buku dari Kelompok yang Bertentangan dengan Islam

Ketua Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Jawa Tengah, Zainudin Ahpandi menolak keras acara Bedah Buku dan Diskusi bertajuk Prahara Suriah

Kamis, 17/01/2019 22:13 0

Close