... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Shabaab: Serangan di Nairobi Tanggapan Atas Pengakuan Al-Quds Ibukota Israel

Foto: Salah satu personil pasukan keamanan Kenya saat mengepung penyerang kompleks hotel di ibukota Nairobi [foto: Reuters]

KIBLAT.NET, Nairobi – Gerakan Al-Shabaab Somalia bertanggung jawab atas serangan di kompleks hotel di ibukota Kenya, Nairobi, pada Selasa sore (15/01). Serangan ini sebagai balasan atas pengakuan AS terhadap kota Al-Quds (Yerusalem) di Palestina sebagai ibukota Israel.

“Mujahidin meluncurkan serangan ini sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden AS Donald Trump yang bodoh dan mengakui Al-Quds ibukota Isrel,” kata Al-Shabaab dalam dua halaman resminya, seperti dilansir Arabi21.com pada Rabu (16/01).

Ini merupakan pernyataan pertama Al-Shabaab yang mengaitkan operasinya dengan permasalahan Palestina.

Sejumlah gerilyawan, Selasa sore, menyerbu kompleks hotel dan perkantoran asing di ibukota Kenya. Tidak diketahui jumlah penyerang, namun diyakini salah satu penyerang meledakkan diri untuk membuka jalan.

Pertempuran berlangsung hingga malam hari. Kantor berita BBC melaporkan, total korban sebanyak 21 orang. Di antara korban tewas warga Negara Amerika Serikat.

Wartawan kantor berita AFP yang berada di lokasi saat baku tembak terjadi melaporkan, polisi dan pasukan anti teror telah dikerahkan untuk menangani penyerang. Polisi mengklaim berhasil mengamankan mayoritas kompleks namun di sisi lain baku tembak masih terdengar.

Wartawan juga melihat sejumlah warga Barat bersenjata berada di barisan pasukan keamanan. Mereka terlibat baku tembak dengan penyerang. Diduga warga asing itu militer Negara Barat yang bertugas menjaga keamanan di kantor diplomat asing di kompleks tersebut.

BACA JUGA  Uni Afrika Cabut Penangguhan Keanggotaan Sudan

Perlu diketahui, ini merupakan serangan terbesar ketiga yang diluncurkan Al-Shabaab ke ibukota Kenya. Nairob jadi target Al-Shabaab setelah Negara itu menerjunkan pasukan ke Somalia di bawah pasukan pasukan Uni Afrika untuk memerangi organsiasi anggota Al-Qaidah itu.

Sumber: Arabi21.com, BBC
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kontribusi Ma’ruf Amin Terhadap Elektabilitas Jokowi Sangat Minim

Sedikit sekali responden yang mengaku memilih Jokowi-Ma'ruf karena suka dengan Ketua MUI nonaktif tersebut

Kamis, 17/01/2019 05:18 0

Indonesia

JAKI Desak Negara Bebaskan Korban Kriminalisasi Rezim Jokowi

Koordintor Eksekutif Jaringan Aktivis Kemanusiaan International (JAKI), Yudi Syamhudi Suyuti menuntut ketidakadilan hukum di era rezim Jokowi.

Rabu, 16/01/2019 19:10 0

Video News

Sri Bintang Pamungkas Bandingkan Kejahatan HAM Era Jokowi dan Era Sebelumnya

KIBLAT.NET – Sri Bintang Pamungkas Bandingkan Pelanggaran HAM Era Jokowi dan Era Soeharto, Habibie,Gusdur, Megawati, dan...

Rabu, 16/01/2019 16:17 0

Indonesia

Bersama AQL Peduli, Rombongan Uighur Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami

Bantuan berupa uang senilai USD 30.000 atau sekitar Rp423 juta disalurkan untuk korban bencana tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung.

Rabu, 16/01/2019 15:32 0

Indonesia

Mosaik Mirip Salib di Depan Balkot Solo, LUIS Layangkan Protes

Endro menilai, renovasi dan kreasi yang mengarah pada peningkatan pariwisata tidaklah harus berpolemik dan menciptakan isu SARA.

Rabu, 16/01/2019 14:49 0

Indonesia

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tujuh Persen

BI dalam publikasi terbarunya menyatakan bahwa ULN Indonesia naik tujuh persen.

Rabu, 16/01/2019 14:05 0

Indonesia

Rachland Nashidik: Pembentukan Tim Gabungan Kasus Novel Cacat Konseptual

Menurutnya, sejak awal sudah ada kesalahan dalam pembentukan

Rabu, 16/01/2019 13:38 0

Indonesia

Tarif Ongkir JNE Naik Mulai Pertengahan Bulan Ini

Kenaikan tersebut menyesuaikan kenaikan biaya kargo pesawat.

Rabu, 16/01/2019 13:20 0

Suara Pembaca

Harga Tiket Pesawat Hanya Turun Setengah Tiang

Namun setidaknya dompet kita tidak terlalu terkuras.

Selasa, 15/01/2019 23:56 0

Indonesia

Proyek LRT Mahal, KAMMI Khawatir Pemerintah Tak Mampu Kembalikan Biaya Pembangunan

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) turut angkat suara mengkritisi pembangunan proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) yang menghubungkan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek).

Selasa, 15/01/2019 20:46 1

Close