... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Erdogan dan Trump Bahas Zona Penyangga di Suriah

Foto: Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ilustrasi

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Selasa (15/01), ia telah membahas pembentukan zona penyangga di dalam wilayah Suriah dengan koleganya, Donald Turmp. Pembicaraan itu digelar melalui sambungan telepon. Erdogan mengatakan bahwa Trump menyambut positif hal tersebut.

“Trump sekali lagi mengusulkan masalah zona penyangga sejauh 20 mil, termasuk daerah aman di perbatasan Turki yang kami evaluasi, masalah yang telah saya bicarakan sejak masa Obama,” kata Erdogan kepada para deputi dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP).

Erdogan mengatakan kepada wartawan bahwa kemudian daerah itu dapat diperluas hingga lebih dari 20 mil tetapi tidak menentukan jaraknya.

Turki telah berjanji mengambil alih perang melawan Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) di Suriah setelah penarikan AS. Namun ketidaksepakatan sengit antara Amerika Serikat dan Turki mengenai milisi Kurdi, Unit Perlindungan Rakyat Kurdi, telah menyebabkan kebuntuan dalam pembicaraan antara kedua mitra NATO tersebut.

Unit Perlindungan Rakyat Kurdi merupakan sekutu utama Amerika Serikat dalam memerangi ISIS, tetapi Turki melihatnya sebagai organisasi teroris dan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang, yang telah berperang melawan pemerintah Turki selama beberapa dekade.

Trump dan Erdogan bertelepon setelah Trump mengancam Turki menghancurkan ekonominya melalui akun Twitter jika pasukan Ankara menyerang milisi Kurdi di Suriah.

Erdogan mengatakan tweet Trump membuatnya sedih, tetapi panggilan Senin positif.

BACA JUGA  Turki Mulai Terima Senjata dari Rusia, S-400 Rudal Pertahanan Udara

Ancaman Trump untuk menghancurkan Turki juga telah meningkatkan kekhawatiran di kalangan investor, dengan lira Turki jatuh sebanyak 1,6 persen pada hari Senin. Erdogan mengatakan dia setuju dengan Trump selama seruan untuk memperkuat hubungan ekonomi.

“Turki akan terus melakukan apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini mengingat esensi aliansi dengan cara yang menghormati hak-hak kami dan hukum kami,” kata Erdogan.

“Kami mencapai pemahaman bersejarah dengan Trump tadi malam,” tutup Erdogan.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Harga Tiket Pesawat Hanya Turun Setengah Tiang

Namun setidaknya dompet kita tidak terlalu terkuras.

Selasa, 15/01/2019 23:56 0

Indonesia

Proyek LRT Mahal, KAMMI Khawatir Pemerintah Tak Mampu Kembalikan Biaya Pembangunan

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) turut angkat suara mengkritisi pembangunan proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) yang menghubungkan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek).

Selasa, 15/01/2019 20:46 1

Feature

Nasib Uighur dan Jerat Investasi Cina di Pakistan

"Ada bahaya bagi kita semua di Pakistan sekarang. Siapa pun yang mulai mengatakan saya Uighur, saya orang Turkistani, berada dalam bahaya."

Selasa, 15/01/2019 19:12 0

Indonesia

Sri Bintang Pamungkas: Ada Mafia Peradilan di Indonesia

Aktivis Sri Bintang Pamungkas menyebut adanya mafia peradilan di Indonesia. Ia mengatakan, praktik tersebut sudah terjadi sejak era Presiden Soeharto.

Selasa, 15/01/2019 18:35 0

Indonesia

Rezim Jokowi Dinilai Otoriter karena Membiarkan Pelanggaran HAM dan Kriminalisasi

aringan Aktivis Kemanusiaan International (JAKI)/ International Humanitarian Activist Network (IHAN) menggelar Kaukus Korban Hak Azasi Manusia Dan Kriminalisasi Rezim Jokowi.

Selasa, 15/01/2019 18:30 0

Indonesia

Novel Sayangkan Pejabat yang Anggap Teror ke KPK Hanya Kasus Biasa

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan menyayangkan adanya pajabat negara yang berstatemen bahwa penyerangan pegawai KPK adalah kasus biasa

Selasa, 15/01/2019 18:23 0

Indonesia

Soal Tim Gabungan dari Polri, Novel: Ungkap Saja, Jangan Hanya Formalitas

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel baswedan mengkritisi pembentukan tim gabungan dari Polri untuk menuntaskan kasus yang menimpa dirinya.

Selasa, 15/01/2019 17:57 0

Indonesia

Ada Aparat Hukum yang Dianggap Terlibat Teror Pimpinan KPK

Anggota Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi, Asfinawati pihaknya mempunyai temuan bahwa teror terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki lima aktor.

Selasa, 15/01/2019 17:44 1

Indonesia

WP KPK Tegaskan Teror kepada Pimpinan Seharusnya Mudah Diungkap

Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengeluhkan pemerintah dan aparat negara dalam menyikapi teror-teror yang menimpa pegawai-pegawai KPK.

Selasa, 15/01/2019 17:34 0

Indonesia

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi Sampaikan Temuan Terkait Teror kepada Pimpinan KPK

KIBLAT. NET, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi hari ini menyambangi gedung Komisi Pemberantasan...

Selasa, 15/01/2019 17:11 0

Close