... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fahri Hamzah Mendadak Dikunjungi Dubes Cina, Sebelum Kedatangan Tamu Uighur

Foto: Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Foto: Jundii)

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta secara tegas pemerintah Republik Rakyat China untuk membuka diri terhadap keterbukaan informasi di dalam negeri, terlebih daerah Xinjiang. Menurut kesaksian salah satu Mantan Tahanan Kamp Penindasan China, di sana terdapat sejumlah kamp konsentrasi yang dikhususkan bagi Muslim Uighur.

“Kita mendengar isu-isu HAM, karena itu adalah amanah paling dasar dari Pancasila dan UUD. Membela orang tertindas, ya harus. Karenanya tadi ketika saya ketemu Dubes Cina saya kasih tau dia, isu HAM adalah isu universal. Oleh karena itu pemerintah cina harus membuka diri,” ujar Fahri di rumah dinasnya, jalan Asia-Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/01/2019).

“Jika ada tuduhan tentang HAM atau kamp konsentrasi ya buka. Buka aja, apa sih masalahnya,” lanjutnya.

Fahri menyebut, di abad 21 ini bangsa dunia harus menyesuaikan diri. Cina yang menikmati keberhasilan ekonomi karena melakukan liberalisasi pasar, harusnya sadar bahwa liberalisme adalah value dari demokrasi, dan HAM juga bagian dari demokrasi.

Sehingga menurut Fahri, jika sebuah bangsa ingin menjadi bagian dari abad 21, maka dia harus meninggalkan nilai-nilai yang tidak dikenal dalam abad 20 apalagi 21. Sebab, itu merupakan komitmen demokrasi.

“Saya kira Cina yang ingin menjadi pemimpin dunia, tidak mungkin ada pemimpin dunia yang negaranya pelanggaran HAM. Karena itu harus tinggalkan pelanggaran HAM, kalau mau maju. Karena itu buka saja negaranya,” ujarnya.

BACA JUGA  [Wawancara] People Power Sama dengan Makar?

Ia pun bercerita tentang Indonesia di era presiden Abdurrahman Wahid yang pernah terkena isu pelanggaran HAM di Papua. Oleh presiden yang akrab disapa Gusdur, wartawan pun diperbolehkan keluar masuk Papua, dan membuktikan sendiri tentang Papua.

Hal itu menurut Fahri perlu dilakukan juga oleh Cina. Jika memang pemerintahan nya tidak ada masalah dengan pelanggaran HAM.

“Kalau pemerintah Cina menutup, tidak boleh ada orang masuk ke Xinjiang, tidak boleh foto atau mengirim gambar ya pastilah akan menjadi masalah,” ujarnya.

Sebelum menerima diaspora Uighur, Fahri terlebih dahulu menerima kunjungan delegasi Republik Rakyat Cina (RRC) yang dipimpin oleh Duta Besar RRC untuk Indonesia, Xiao Qian di Ruang Kerjanya Lantai 4 Gedung Nusantara III DPR RI, Senin (14/1/2018).

Maksud dari kunjungan delegasi Cina itu, ingin menjelaskan beberapa isu yang belakangan ini berkembang, salah satunya tentang adanya dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap etnis Uighur.

 

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Herika Muhamad Taki, Penerima Gelar Doktor Pertama Dalam Bidang Urban and Regional Planning di Arab Saudi

Herika Muhamad Taki menjadi penerima gelar Doktor (PhD) pertama dalam bidang Urban and Regional Planning atau Perencanaan Wilayah dan Kota dari King Abdulaziz University, Saudi Arabia

Senin, 14/01/2019 22:45 0

Feature

Perzinaan Berisiko Mengganggu Kesehatan Mental

Perzinaan bisa berefek pada kesehatan psikis.

Senin, 14/01/2019 22:33 0

Suara Pembaca

Mengintip Celah (De)legitimasi Pemilu 2019

Pemilu Serentak 2019 tinggal hitungan bulan, namun legitimasinya masih menjadi soal.

Senin, 14/01/2019 19:49 0

Video News

Kiblat Review: Menguji Integritas KPU

KIBLAT.NET- Isu yang hangat di media pemberitaan dan media social adalah sorotan kepada KPU, komisi...

Senin, 14/01/2019 18:20 0

Qatar

Qatar Tak Punya Rencana Buka Kembali Kedutaan di Suriah

Tidak ada juga tanda-tanda yang mendorong untuk normalisasi hubungan dengan pemerintah Suriah.

Senin, 14/01/2019 17:10 0

Amerika

Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Turki Jika Serang Kurdi

"(AS) akan menghancurkan Turki secara ekonomi jika mereka menghantam suku Kurdi," tulis Trump di Twitter.

Senin, 14/01/2019 16:25 0

Video News

Inilah Kelemahan Lembaga Survei Pilpres 2019

KIBLAT.NET- Dalam sebuah forum Diskusi Rutin Mingguan Aliansi Pencerah Indonesia (API): ” Menyorot Kredibilitas Lembaga...

Senin, 14/01/2019 13:39 0

Manhaj

Syariat Islam, Mencegah Zina dari Hulu ke Hilir

Jika praktek-praktek perzinaan dilegalkan dan pelakunya dilindungi maka apa lagi yang menghalangi seseorang untuk melakukan zina. Sebagaimana kita lihat, perbuatan zina menjadi bisnis dan orang mulai tertarik untuk menekuninya seolah-olah professional.

Senin, 14/01/2019 13:11 0

Afrika

Al-Shabaab Serbu Kantor Cabang Telekomunikasi Terbesar di Kenya

Kantor itu berhasil diruntuhkan sebelum pasukan Kenya turun tangan, yang memaksa pejuang menarik diri.

Senin, 14/01/2019 09:24 0

Myanmar

Myanmar Gunakan Taktik Baru untuk Usir Muslim Rohingya

Taktik itu dengan membangun pagar beton yang dapat menyebabkan banjir di dekat kamp-kamp yang dihuni oleh Muslim Arakan (Rohingya) di perbatasan dengan Bangladesh.

Senin, 14/01/2019 08:05 0

Close