... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditemui Diaspora Uighur, Wakil Ketua DPR RI: Indonesia Akan Bela Uighur!

Foto: Diaspora Uighur temui wakil rakyat Indonesia, Fahri Hamzah.

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menerima kunjungan Diaspora Uighur di rumah Dinasnya, di Jalan Asia-Afrika Senayan.

Dalam kunjungan itu, Ketua Majelis Nasional Turkistan Timur, Seyit Tumturk menyampaikan rasa terimakasihnya kepada bangsa Indonesia yang mendukung pembebasan terhadap Muslim Uighur.

“Kita berharap Indonesia sebagai negara muslim terbesar, untuk menjadi inisiator bersama negara muslim lain untuk menekan pembebasan terhadap pemerintah komunis China agar saudara muslim disana mendapat hak-haknya,” tutur Seyit kepada Fahri, Senin (14/01/2019).

Seyit menjelaskan kepada Fahri bahwa saat ini ada tiga sampai lima juta Muslim Uighur yang ditahan di kamp penindasan pemerintah komunis China. Meskipun oleh pemerintah Cina, kamp tersebut diklaim sebagai kamp reedukasi.

“Kami datang ke sini atas aksi kalian turun ke jalan, membuat pemerintah Cina bertekuk lutut dan mendatangi ormas-ormas Islam untuk menjelaskan kondisi di negaranya,” ujar Seyit.

Ia juga mengungkapkan bahwa perlu dikirim peneliti independen untuk memastikan kebenaran kondisi Uighur di sana.

Atas kunjungan itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengungkapkan Indonesia akan membela HAM bangsa Uighur, karena HAM adalah universal dan merupakan amanat pembukaan UUD 1945 dan Pancasila.

“Manusia harus diperlakukan adil dan beradab. Di manapun ada isu HAM, Indonesia harus terlibat. Indonesia adalah champion (pemenang) dalam isu HAM menurut UUD dan Pancasila,” ujar Fahri.

BACA JUGA  TKN Millenial Klaim Kartu Indonesia Pintar Turunkan Pernikahan Dini

Dalam kunjungan itu, dihadirkan juga Gulbakhar Cililova, pebisnis dari Kazakhstan yang merupakan keturunan Uighur. Gulbakhar pernah ditahan di kamp penindasan China dengan tuduhan terlibat terorisme. Kepada Fahri, ia juga menjelaskan penyiksaan yang dialaminya ketika ditahan selama satu tahun tiga bulan sepuluh hari.

 

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Herika Muhamad Taki, Penerima Gelar Doktor Pertama Dalam Bidang Urban and Regional Planning di Arab Saudi

Herika Muhamad Taki menjadi penerima gelar Doktor (PhD) pertama dalam bidang Urban and Regional Planning atau Perencanaan Wilayah dan Kota dari King Abdulaziz University, Saudi Arabia

Senin, 14/01/2019 22:45 0

Feature

Perzinaan Berisiko Mengganggu Kesehatan Mental

Perzinaan bisa berefek pada kesehatan psikis.

Senin, 14/01/2019 22:33 0

Suara Pembaca

Mengintip Celah (De)legitimasi Pemilu 2019

Pemilu Serentak 2019 tinggal hitungan bulan, namun legitimasinya masih menjadi soal.

Senin, 14/01/2019 19:49 0

Video News

Kiblat Review: Menguji Integritas KPU

KIBLAT.NET- Isu yang hangat di media pemberitaan dan media social adalah sorotan kepada KPU, komisi...

Senin, 14/01/2019 18:20 0

Qatar

Qatar Tak Punya Rencana Buka Kembali Kedutaan di Suriah

Tidak ada juga tanda-tanda yang mendorong untuk normalisasi hubungan dengan pemerintah Suriah.

Senin, 14/01/2019 17:10 0

Amerika

Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Turki Jika Serang Kurdi

"(AS) akan menghancurkan Turki secara ekonomi jika mereka menghantam suku Kurdi," tulis Trump di Twitter.

Senin, 14/01/2019 16:25 0

Video News

Inilah Kelemahan Lembaga Survei Pilpres 2019

KIBLAT.NET- Dalam sebuah forum Diskusi Rutin Mingguan Aliansi Pencerah Indonesia (API): ” Menyorot Kredibilitas Lembaga...

Senin, 14/01/2019 13:39 0

Manhaj

Syariat Islam, Mencegah Zina dari Hulu ke Hilir

Jika praktek-praktek perzinaan dilegalkan dan pelakunya dilindungi maka apa lagi yang menghalangi seseorang untuk melakukan zina. Sebagaimana kita lihat, perbuatan zina menjadi bisnis dan orang mulai tertarik untuk menekuninya seolah-olah professional.

Senin, 14/01/2019 13:11 0

Afrika

Al-Shabaab Serbu Kantor Cabang Telekomunikasi Terbesar di Kenya

Kantor itu berhasil diruntuhkan sebelum pasukan Kenya turun tangan, yang memaksa pejuang menarik diri.

Senin, 14/01/2019 09:24 0

Myanmar

Myanmar Gunakan Taktik Baru untuk Usir Muslim Rohingya

Taktik itu dengan membangun pagar beton yang dapat menyebabkan banjir di dekat kamp-kamp yang dihuni oleh Muslim Arakan (Rohingya) di perbatasan dengan Bangladesh.

Senin, 14/01/2019 08:05 0

Close