... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Myanmar Gunakan Taktik Baru untuk Usir Muslim Rohingya

Foto: Kondisi kamp pengungsi Rohingya/ilustrasi

KIBLAT.NET, Rakhine – Pihak berwenang Myanmar menggunakan taktik baru untuk mengusir Muslim Arakan di kamp-kamp pengungsian di zona netral di perbatasan. Taktik itu dengan membangun pagar beton yang dapat menyebabkan banjir di dekat kamp-kamp yang dihuni oleh Muslim Arakan (Rohingya) di perbatasan dengan Bangladesh.

“Dimulainya pembangunan tembok Myanmar adalah taktik baru untuk mengusir Muslim Arakan dari daerah netral di perbatasan antara Myanmar dan Bangladesh,” kata Del Mohammed, seorang tokoh Muslim di Arakan, seperti dilansir Anatolia pada Ahad (13/01).

Mohammed menambahkan bahwa ia dan semua Muslim Arakan hidup dengan harapan untuk kembali ke kampung halaman. Penghalang beton yang mulai dibangun oleh pemerintah Myanmar itu bertujuan supaya warga Rohingya tidak dapat kembali pulang tanah kelahiran.

Sementara itu, Harian The Daily Star, yang berbasis di kota Bangladesh Cox’s Bazar, menyampaikan pesan Kamal Ahmed, perwakilan Pemerintah Bangladesh, kepada Dewan Menteri yang menyampaikan keprihatinannya tentang kemungkinan konsekuensi dari pembangunan penghalang beton tersebut.

Surat kabar itu mengatakan bahwa penghalang beton yang dibangun akan membahayakan Muslim Arakan di zona netral. Daerah tersebut akan dibandiri air karena jalur air tertutup.

Dalam gelombang pelanggaran terakhir, tentara Myanmar dan milisi Budha melakukan “pembantaian brutal” terhadap Rohingya sejak 25 Agustus.

“Pembantaian” ini mengakibatkan kematian ribuan Rohingya, menurut sumber dan laporan lokal dan internasional, serta pengusiran sekitar 826 ribu orang ke Bangladesh, menurut PBB.

BACA JUGA  Pemulangan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Akan Dimulai Pekan Depan

Pemerintah Myanmar menganggap Muslim Rohingya sebagai “imigran ilegal” dari Bangladesh, sementara PBB mengklasifikasikan mereka sebagai “minoritas yang paling tertindas di dunia.”

Sumber: Anadolu Agency (AA)
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mari Mengenal Anggota Panelis Debat Capres Cawapres 2019 Putaran I

Debat capres cawapres putaran pertama mengusung tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Senin, 14/01/2019 05:50 0

Artikel

Tak Ada Lagi Uighur di Xinjiang

Xinjiang juga menjadi penting dengan posisi mereka dalam proyek ambisius Jalur Sutra Baru. Oleh sebab itu penting bagi Cina untuk menjaga Xinjiang tetap stabil, meski itu artinya melakukan genosida kultural bagi muslim Uighur.

Ahad, 13/01/2019 22:35 0

Indonesia

Begini Lho Perbedaan Hak Cipta dengan Hak Paten

Masyarakat pada umumnya tak terlalu memahami perihal perbedaan kedua istilah tersebut.

Ahad, 13/01/2019 22:33 0

Indonesia

Amankan Tabligh Akbar PA 212, Kokam: Kami Selalu Membersamai Suarakan Kebenaran

"Prinsip kami adalah selamanya tenaga atau keberpihakan kami untuk umat," kata Ketua Kokam Jateng saat mengamankan Tabligh Akbar PA 212 Solo

Ahad, 13/01/2019 20:11 0

Indonesia

Pemasukan Negara Lewat Pajak Meningkat di 2018

Meningkatnya konsumsi serta impor menjadi faktor penentu.

Ahad, 13/01/2019 20:10 0

Artikel

Merunut Jejak Intervensi AS

Trump memandang “kehebatan” AS telah lama hilang, dan menjadi tugasnya untuk merestorasi kembali

Ahad, 13/01/2019 19:29 0

Indonesia

KPAI: Pendidikan Kebencanaan Mendesak Disegerakan

Sebanyak 2.892 bangunan sekolah berada dalam zona bahaya radius satu kilometer dari jalur sesar

Ahad, 13/01/2019 18:48 0

Indonesia

Peserta Tabligh Akbar Diadang, Ketua PA 212 Solo Raya: Kenapa Aparat Begitu Tega

Bundaran Gladak sering digunakan untuk acara serupa, Ketua PA 212 mempertanyakan perlakuan aparat terhadap peserta kegiatan kali ini

Ahad, 13/01/2019 17:54 0

Indonesia

Diadang, Ribuan Orang Gagal Ikut Tabligh Akbar PA 212 di Solo

Ribuan peserta dari luar Solo diadang sehingga tak bisa mengikuti kegiatan Tabligh Akbar Presidium Alumni (PA) 212 di Budaran Gladak, Solo

Ahad, 13/01/2019 17:36 0

Indonesia

KPK Berharap Tim Gabungan Bisa Temukan Pelaku Teror Novel Baswedan

Tim gabungan untuk ungkap kasus teror terhadap Novel Baswedan merupakan rekomendasi Komnas HAM

Ahad, 13/01/2019 16:49 0

Close