... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Media Turki Mulai Sebut HTS Organisasi “Teroris”

Foto: Haiah Tahrir Syam (HTS)

KIBLAT.NET, Idlib – Sehari setelah pertemuan keamanan Turki di perbatasan Suriah dari sisi provinsi Idlib, di mana Haiah Tahrir Al-Syam (HTS) memperkuat kontrolnya, Turki meningkatkan serangan media terhadap organisasi pimpinan Abu Muhammad Al-Jaulani itu pada Ahad (13/01). Turki juga melucurkan operasi keamanan di provinsi Adana dan menangkap 13 orang yang dituduh mendukung HTS.

Media Turki memblow up operasi keamanan tersebut. Tak seperti biasa, kantor berita Turki Anadolu Agency (AA) menyebut HTS dengan label organisasi “teroris” dalam pemberitaannya. Ini merupakan pertama kali kantor berita tersebut menyematkan istilah ini kepada HTS. AA mengatakan hal itu karena HTS mempersekusi faksi-faksi oposisi Suriah dukungannya beberapa hari lalu.

AA mengatakan, berdasarkan keterangan sumber keamanan, pasukan keamanan Turki menangkap 13 anggota organisasi “teroris” HTS di Adana pada Sabtu. Direktorat Keamanan Anti-Teror menambahkan jumlah yang ditangkap sebanyak 16 orang yang diduga anggota HTS di Adana, Istanbul dan Ankara.

Orang-orang yang ditangkap itu dituduh sering keluar masuk Suriah dan ikut dalam pertempuran di Negara tetangga itu. Mereka juga dituduh merekrut anggota dan memberi dukungan dana dan logsitik kepada HTS.

Media online Al-Sarq Al-Ausath mengatakan bahwa TV dan media Turki lainnya juga menggencarkan penayangan operasi keamanan itu dan serentak menyebut HTS organisasi “teroris”. Selama ini, media Turki menyebut HTS kelompok bersejata anti rezim Assad.

BACA JUGA  Ankara Sudah Kabari Damaskus terkait Operasi Militer di Suriah Timur

Sabtu sebelumnya, pejabat tinggi militer dan intelijen Turki menggelar pertemuan di provinsi Hatay yang berbatasan dengan Idlib. Pertemuan ini meminta kelompok-kelompok bersenjata di Idlib, khususnya yang didukung Turki, menaati perjanjian Sochi dan Astana.

Pertemuan itu membahas eskalasi terakhir HTS terhadap faksi-faksi oposisi pro Turki, yang berakhir kalahnya faksi-faksi tersebut. HTS saat ini mengontrol 75% wilayah Idlib.

Sumber: Al-Sarq Al-Ausath
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mari Mengenal Anggota Panelis Debat Capres Cawapres 2019 Putaran I

Debat capres cawapres putaran pertama mengusung tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Senin, 14/01/2019 05:50 0

Artikel

Tak Ada Lagi Uighur di Xinjiang

Xinjiang juga menjadi penting dengan posisi mereka dalam proyek ambisius Jalur Sutra Baru. Oleh sebab itu penting bagi Cina untuk menjaga Xinjiang tetap stabil, meski itu artinya melakukan genosida kultural bagi muslim Uighur.

Ahad, 13/01/2019 22:35 0

Indonesia

Begini Lho Perbedaan Hak Cipta dengan Hak Paten

Masyarakat pada umumnya tak terlalu memahami perihal perbedaan kedua istilah tersebut.

Ahad, 13/01/2019 22:33 0

Indonesia

Amankan Tabligh Akbar PA 212, Kokam: Kami Selalu Membersamai Suarakan Kebenaran

"Prinsip kami adalah selamanya tenaga atau keberpihakan kami untuk umat," kata Ketua Kokam Jateng saat mengamankan Tabligh Akbar PA 212 Solo

Ahad, 13/01/2019 20:11 0

Indonesia

Pemasukan Negara Lewat Pajak Meningkat di 2018

Meningkatnya konsumsi serta impor menjadi faktor penentu.

Ahad, 13/01/2019 20:10 0

Artikel

Merunut Jejak Intervensi AS

Trump memandang “kehebatan” AS telah lama hilang, dan menjadi tugasnya untuk merestorasi kembali

Ahad, 13/01/2019 19:29 0

Indonesia

KPAI: Pendidikan Kebencanaan Mendesak Disegerakan

Sebanyak 2.892 bangunan sekolah berada dalam zona bahaya radius satu kilometer dari jalur sesar

Ahad, 13/01/2019 18:48 0

Indonesia

Peserta Tabligh Akbar Diadang, Ketua PA 212 Solo Raya: Kenapa Aparat Begitu Tega

Bundaran Gladak sering digunakan untuk acara serupa, Ketua PA 212 mempertanyakan perlakuan aparat terhadap peserta kegiatan kali ini

Ahad, 13/01/2019 17:54 0

Indonesia

Diadang, Ribuan Orang Gagal Ikut Tabligh Akbar PA 212 di Solo

Ribuan peserta dari luar Solo diadang sehingga tak bisa mengikuti kegiatan Tabligh Akbar Presidium Alumni (PA) 212 di Budaran Gladak, Solo

Ahad, 13/01/2019 17:36 0

Indonesia

KPK Berharap Tim Gabungan Bisa Temukan Pelaku Teror Novel Baswedan

Tim gabungan untuk ungkap kasus teror terhadap Novel Baswedan merupakan rekomendasi Komnas HAM

Ahad, 13/01/2019 16:49 0

Close