... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Foto Pose Dua Jari Ustadz ABB Beredar, Begini Penjelasan Abdurrahim Baasyir

Foto: pose dua jari Ustadz Abu Bakar Baasyir

KIBLAT.NET, Jakarta – Foto Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang mengacungkan dua jari beredar di media sosial. Menanggapi hal ini, Putra Ustadz Abu, Abdurrahim Ba’asyir mengungkapkan bahwa foto itu diambil pada awal tahun 2018).

“Foto itu difoto sekitar awal tahun 2018 yaitu pada saat beliau menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Harapan Kita,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Senin (14/01/2018).

Ia menceritakan bahwa saat di sela pemeriksaan, keluarga dan tim lawyer sedang bercengkrama lalu memfoto beliau. Kemudian, Ustadz Abu memberikan isyarat dengan mengacungkan dua jari.

“Dengan mengarahkan dua jari ke kamera dan itu mensimbolkan, saya akan tembak musuh-musuh Islam. Itu maksud beliau,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa pose dua jari tersebut tidak ada kaitannya dengan Pilpres 2019. Menurutnya, apabila isyarat itu menjadi simbol bagi pasangan nomor dua, itu hal yang sifatnya kebetulan.

“Isyarat itu tidak terkait dengan Pilpres saat ini. Maka, kami berharap tidak dikembangkan kepada hal-hal yang mungkin merugikan ustad Abu Bakar Ba’asyir sendiri dan juga untuk kepentingan politik,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Foto Pose Dua Jari Ustadz ABB Beredar, Begini Penjelasan Abdurrahim Baasyir”

  1. Aziz

    Tidak ada yg kebetulan di dumianini.. smua adalah kehendak Alloh..

  2. Muji romdani

    Hahahaa….. anda tau siapa.musuh besar islam, yaitu kubu yg tidak butuh suara umat islam.
    Dan mereka” yg slalu menistakan agama islam.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Al-Shabaab Serbu Kantor Cabang Telekomunikasi Terbesar di Kenya

Kantor itu berhasil diruntuhkan sebelum pasukan Kenya turun tangan, yang memaksa pejuang menarik diri.

Senin, 14/01/2019 09:24 0

Myanmar

Myanmar Gunakan Taktik Baru untuk Usir Muslim Rohingya

Taktik itu dengan membangun pagar beton yang dapat menyebabkan banjir di dekat kamp-kamp yang dihuni oleh Muslim Arakan (Rohingya) di perbatasan dengan Bangladesh.

Senin, 14/01/2019 08:05 0

Turki

Media Turki Mulai Sebut HTS Organisasi “Teroris”

AA mengatakan, berdasarkan keterangan sumber keamanan, pasukan keamanan Turki menangkap 13 anggota organisasi “teroris” HTS di Adana pada Sabtu

Senin, 14/01/2019 07:28 0

Suriah

Hikmat Walid Kembali Pimpin IM Suriah

"Dewan Syura Jamaah memilih kembali Dr. Muhammadd Hikmat Walid sebagai Muraqib Aam untuk empat tahun ke depan," kata pernyataan resmi IM Suriah melalui akun Twitter pada Ahad.

Senin, 14/01/2019 06:50 0

Artikel

Tak Ada Lagi Uighur di Xinjiang

Xinjiang juga menjadi penting dengan posisi mereka dalam proyek ambisius Jalur Sutra Baru. Oleh sebab itu penting bagi Cina untuk menjaga Xinjiang tetap stabil, meski itu artinya melakukan genosida kultural bagi muslim Uighur.

Ahad, 13/01/2019 22:35 0

Artikel

Merunut Jejak Intervensi AS

Trump memandang “kehebatan” AS telah lama hilang, dan menjadi tugasnya untuk merestorasi kembali

Ahad, 13/01/2019 19:29 0

Palestina

Hamas: Israel Terjunkan Pasukan Intelijen Khusus di Gaza

Hamas menjanjikan hadiah jutaan dolar bagi siapa saja yang dapat mengungkapkan identitas tim pasukan khusus Israel

Ahad, 13/01/2019 15:07 0

Yaman

Kebakaran Dahsyat di Kilang Minyak Aden, Pelakunya Hutsi?

Sebuah tangki penyimpanan yang menampung 7.000 ton diesel terbakar di kilang minyak utama Aden di kota Al Buraika.

Ahad, 13/01/2019 14:35 0

Afghanistan

8 Miliar Dolar AS untuk AU Afghanistan Belum Cukup Hentikan Taliban

Beberapa pakar penerbangan mengatakan Afghanistan akan bergantung pada Amerika dan dukungan lainnya selama bertahun-tahun.

Ahad, 13/01/2019 11:30 0

Video News

Kesaksian Seorang Mantan Tahanan Kamp Konsentrasi Uighur

KIBLAT.NET, Jakarta – Muslimah asal Kazakhstan, Gul Bahar Jaliloa menceritakan kezaliman yang dialaminya selama 16...

Sabtu, 12/01/2019 20:17 0

Close