... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KPK Berharap Tim Gabungan Bisa Temukan Pelaku Teror Novel Baswedan

Foto: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah memberikan keterangan pers di Gedung KPK Kuningan Jakarta, Jumat (19-10-2018) (foto: Qoid)

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim gabungan untuk mengungkap kasus teror terhadap Novel Baswedan telah dibentuk. Tim itu diharapkan bisa menemukan pelaku teror terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

“Kemarin KPK sudah menerima pemberitahuan secara resmi dari Polri tentang pembentukan tim gabungan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (11/01/2018).

Febri mengatakan tim gabungan itu dibentuk sebagai tindaklanjut dari rekomendasi Komnas HAM. Dia memastikan pimpinan KPK juga sudah menugaskan sejumlah pegawai baik dari unsur penindakan, pengawas internal atau biro hukum bergabung dalam tim gabungan tersebut.

Pembentukan tim gabungan tersebut tertuang dalam surat tugas Kapolri nomor Sgas/3/I/HUK.6.6./2019. Diterbitkan pada 8 Januari 2019, surat tugas tim gabungan berlaku selama enam bulan sejak 8 Januari 2019 hingga 7 Juli 2019. Tim terdiri atas elemen kepolisian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tokoh masyarakat, hingga pakar DNA.

Febri menjelaskan penugasan pegawai KPK akan dilakukan berdasarkan penugasan dari pimpinan KPK, dan akan berkoordinasi dengan tim yang dibentuk oleh Polri. KPK pun mengharapkan berbagai upaya terus dilakukan untuk menemukan penyerang Novel Baswedan tersebut. Selain itu, tim itu juga terbuka terhadap kritik dan saran

“Tetapi KPK berharap tim tersebut bisa berujung pada ditemukannya pelaku penyerangan Novel,” ungkapnya.

Pasca teror siraman air keras terhadap Novel Baswedan seusai melaksanakan shalat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya, 11 April 2017 silam, Komnas HAM mengeluarkan sejumlah rekomendasi. Salah satu rekomendasi yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri adalah membentuk tim gabungan, dengan melibatkan unsur Polri, KPK, pakar, dan beberapa tokoh masyarakat. Setalah sekian lama didesak berbagai elemen masyarakat, tim itu baru dibentuk awal tahun 2019.

BACA JUGA  Dianggap Hina Wapres Ma'ruf Amin, Ustadz Ja'far Shodiq Dipolisikan

Sumber: Antara
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Hamas: Israel Terjunkan Pasukan Intelijen Khusus di Gaza

Hamas menjanjikan hadiah jutaan dolar bagi siapa saja yang dapat mengungkapkan identitas tim pasukan khusus Israel

Ahad, 13/01/2019 15:07 0

Yaman

Kebakaran Dahsyat di Kilang Minyak Aden, Pelakunya Hutsi?

Sebuah tangki penyimpanan yang menampung 7.000 ton diesel terbakar di kilang minyak utama Aden di kota Al Buraika.

Ahad, 13/01/2019 14:35 0

Afghanistan

8 Miliar Dolar AS untuk AU Afghanistan Belum Cukup Hentikan Taliban

Beberapa pakar penerbangan mengatakan Afghanistan akan bergantung pada Amerika dan dukungan lainnya selama bertahun-tahun.

Ahad, 13/01/2019 11:30 0

Video News

Kesaksian Seorang Mantan Tahanan Kamp Konsentrasi Uighur

KIBLAT.NET, Jakarta – Muslimah asal Kazakhstan, Gul Bahar Jaliloa menceritakan kezaliman yang dialaminya selama 16...

Sabtu, 12/01/2019 20:17 0

Malaysia

Tegas, Malaysia Larang Atlit Renang Israel Ikuti Kejuaraan Dunia di Negaranya

ini karena Malaysia memiliki kebijakan luar negeri yang jelas terhadap Israel.

Sabtu, 12/01/2019 10:59 0

Asia

India Akan Akui Kewarganeraan Imigran Tertindas Kecuali Muslim

"Mereka tidak memiliki tempat lain selain India. Mereka bisa tinggal di negara bagian manapun,"kata Menteri Dalam Negeri, Raj Nath Singh, kepada parlemen.

Sabtu, 12/01/2019 10:18 0

Amerika

AS Mulai Tarik Peralatan Militer dari Suriah

"Kami belum menarik pasukan sejauh ini," kata pejabat yang menolak disebutkan namanya itu.

Sabtu, 12/01/2019 08:07 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Malu dan Keutamaannya – Ust. Eko Febrianto

KIBLAT.NET- Biasanya, tatkala kita melihat orang yang mempunyai sifat malu mungkin kita akan merendahkan orang...

Jum'at, 11/01/2019 17:41 0

Tazkiyah

Kisah Anak Kecil yang Hafal Ceramah Ustaz Abdul Somad

Di sebuah video, Ustaz Abdul Somad (UAS) menceritakan sebuah kisah yang menyentuh ketika menyampaikan ceramah di Aceh

Jum'at, 11/01/2019 15:26 0

Amerika

Orang Berusia 65 Tahun ke Atas Rentan Jadi Korban Hoaks

Pengguna Facebook berusia 65 tahun ke atas lebih cenderung berbagi berita palsu daripada yang berusia lebih muda.

Jum'at, 11/01/2019 15:00 0

Close