... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KPAI: Pendidikan Kebencanaan Mendesak Disegerakan

Foto: Kantor Bupati Lombok Utara hancur akibat dampak gempa bumi.

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti meminta agar pemerintah segera menerapkan pendidikan kebencanaan. Hal itu disebabkan karena adanya 2.892 sekolah yang berada di titik jalur patahan.

“Dari peta Peta Sumber Gempa Nasional 2017, diketahui sebanyak 2.892 bangunan sekolah berada dalam zona bahaya radius satu kilometer dari jalur sesar,” ungkap Retno melalui rilis yang diterima Kiblat, Jumat (13/01/2019).

Retno menjelaskan bahwa fasilitas kesehatan sebanyak 40 rumah sakit, 126 puskesmas, dan 4.103.975 jumlah penduduk yang berada di zona berbahaya. Selain itu infrastruktur transportasi sebanyak 11 pelabuhan, 21 terminal, 2 stasiun, 237 ruas jalan provinsi sepanjang 652,3 km, 31 ruas jalur kereta api dengan panjang 83,3 km, 15 ruas jalan tol sepanjang 20,1 km juga rentan terhadap bencana.

Berdasarkan data-data valid yang dikemukan dari hasil penelitian dan perhitungan para ahli gempa bumi KPAI mendesak agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera mengedukasi dan membangun kesadaran warga Negara akan ancaman bencana.

“Karena kesiap-siagaan menghadapi bencana akan meminimalkan korban jiwa dan kerugian harta benda,” ungkapnya.

Retno juga meminta kepada pemerintah agar mengadakan sosialisasi kepada masyarakat maupun pihak sekolah untuk simulasi bencana secara rutin, hal ini bertujuan agar siswa dan masyarakat paham apa yang harus dilakukan disaat bencana terjadi.

Adapun untuk jangka panjang, Retno mengatakan pemerintah harus secara bertahap menyiapkan program relokasi sekolah yang berada persis di jalur patahan untuk dipindahkan ke jalur yang aman di sisi kiri atau kanan dari jalur patahan tersebut.

BACA JUGA  Peserta Kecewa Acara Muslim United Pindah Tempat

Mengingat banyaknya bangunan sekolah yang berada pada zona kerentanan tinggi, KPAI juga mendorong Kemdikbud, Kemenag dan Dinas-dinas pendidikan sesegera mungkin membuat program pelatihan bagi seluruh guru untuk memiliki kemampuan melakukan simulasi bencana di sekolah.

“Karena, bencana bisa datang saat anak-anak berada di sekolah,” tandasnya.

“Pengetahuan kebencanaan sangat penting diberikan, sehingga kita dapat memaksimalkan mitigasi bencana, dan menguatkan logika dan rasionalitas peserta didik bahwa bencana di negeri ini adalah keniscayaan yang harus diantisipasi dengan kesiapsiagaan, bukan mengaitkan bencana dengan azab dan politik,” pungkas Retno.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Hamas: Israel Terjunkan Pasukan Intelijen Khusus di Gaza

Hamas menjanjikan hadiah jutaan dolar bagi siapa saja yang dapat mengungkapkan identitas tim pasukan khusus Israel

Ahad, 13/01/2019 15:07 0

Yaman

Kebakaran Dahsyat di Kilang Minyak Aden, Pelakunya Hutsi?

Sebuah tangki penyimpanan yang menampung 7.000 ton diesel terbakar di kilang minyak utama Aden di kota Al Buraika.

Ahad, 13/01/2019 14:35 0

Afghanistan

8 Miliar Dolar AS untuk AU Afghanistan Belum Cukup Hentikan Taliban

Beberapa pakar penerbangan mengatakan Afghanistan akan bergantung pada Amerika dan dukungan lainnya selama bertahun-tahun.

Ahad, 13/01/2019 11:30 0

Video News

Kesaksian Seorang Mantan Tahanan Kamp Konsentrasi Uighur

KIBLAT.NET, Jakarta – Muslimah asal Kazakhstan, Gul Bahar Jaliloa menceritakan kezaliman yang dialaminya selama 16...

Sabtu, 12/01/2019 20:17 0

Malaysia

Tegas, Malaysia Larang Atlit Renang Israel Ikuti Kejuaraan Dunia di Negaranya

ini karena Malaysia memiliki kebijakan luar negeri yang jelas terhadap Israel.

Sabtu, 12/01/2019 10:59 0

Asia

India Akan Akui Kewarganeraan Imigran Tertindas Kecuali Muslim

"Mereka tidak memiliki tempat lain selain India. Mereka bisa tinggal di negara bagian manapun,"kata Menteri Dalam Negeri, Raj Nath Singh, kepada parlemen.

Sabtu, 12/01/2019 10:18 0

Amerika

AS Mulai Tarik Peralatan Militer dari Suriah

"Kami belum menarik pasukan sejauh ini," kata pejabat yang menolak disebutkan namanya itu.

Sabtu, 12/01/2019 08:07 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Malu dan Keutamaannya – Ust. Eko Febrianto

KIBLAT.NET- Biasanya, tatkala kita melihat orang yang mempunyai sifat malu mungkin kita akan merendahkan orang...

Jum'at, 11/01/2019 17:41 0

Tazkiyah

Kisah Anak Kecil yang Hafal Ceramah Ustaz Abdul Somad

Di sebuah video, Ustaz Abdul Somad (UAS) menceritakan sebuah kisah yang menyentuh ketika menyampaikan ceramah di Aceh

Jum'at, 11/01/2019 15:26 0

Amerika

Orang Berusia 65 Tahun ke Atas Rentan Jadi Korban Hoaks

Pengguna Facebook berusia 65 tahun ke atas lebih cenderung berbagi berita palsu daripada yang berusia lebih muda.

Jum'at, 11/01/2019 15:00 0

Close