... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tiga Kapal Perang Cina Merapat ke Kamboja

Foto: Kapal perang Cina

KIBLAT.NET, Phnom Penh – Tiga kapal perang Cina tiba di kota pantai selatan Sihanoukville di Kamboja, Rabu (09/01/2019). Ini menjadi kunjungan kedua dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral yang lebih kuat, sementara pengaruh Barat dinilai berkurang.

Kapal-kapal yang membawa sekitar 700 awak akan tinggal di pelabuhan selama empat hari. Seorang delegasi dari angkatan laut Cina, Xu Haihan akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Tea Banh dan pejabat militer Kamboja lainnya.

“Kunjungan kapal perang Cina akan memperkuat persahabatan dan kerja sama antara militer Kamboja dan Cina,” kata jurubicara Kementerian Pertahanan Chhum Socheat di Facebook. Dia mencatat bahwa kapal-kapal angkatan laut Cina telah mengunjungi Kamboja 17 kali dalam beberapa tahun terakhir.

Cina dan Kamboja baru-baru ini mengadakan latihan militer bersama. Beijing telah berjanji untuk membantu mendanai modernisasi militer negara Asia Tenggara itu.

Sementara itu, Cina telah menanamkan investasi ke Kamboja dalam beberapa tahun terakhir, yang menyebabkan beberapa warga Kamboja mempertanyakan jenis pengaruh apa yang dimiliki Beijing terhadap pemerintah mereka.

Kedatangan kapal perang Cina itu terjadi di tengah spekulasi bahwa Beijing sedang membangun pangkalan angkatan laut seluas 45.000 hektar di provinsi Koh Kong, Kamboja. Namun, hal ini dibantah Perdana Menteri Kamboja Hun Sen karena dapat mempengaruhi netralitas negara.

Jika pangkalan angkatan laut semacam itu dibangun di Teluk Thailand, Cina akan dengan mudah memperluas patroli di Laut Cina Selatan. Sementara saingan Taiwan dan negara-negara ASEAN, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam memiliki sendiri taruhannya di perairan.

BACA JUGA  Peneliti Jerman Ungkap Jumlah Uighur di Kamp Konsentrasi Cina

Kamboja semakin mendukung Cina dalam perselisihan dengan negara-negara ASEAN atas tindakannya di laut. Sementara itu, pengaruh Barat di Kamboja sedang menurun di tengah kritik terhadap Hun Sen dan Partai Rakyat Kamboja (CPP) yang berkuasa.

CPP memenangkan pemilu setelah Mahkamah Agung pada November 2017 membubarkan oposisi utama Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP) dan larangan lima tahun terhadap kegiatan politik 118 pejabat seniornya karena peran partai dalam dugaan menjatuhkan pemerintah.

Sejak itu AS telah mengumumkan larangan visa bagi orang-orang yang dianggap membatasi demokrasi di negara itu, sebagai bagian dari serangkaian tindakan yang bertujuan menekan Kamboja untuk berbalik arah. Uni Eropa, yang merupakan mitra dagang terbesar kedua Kamboja pada tahun 2017, telah mengatakan akan menjatuhkan skema perdagangan preferensial untuk ekspor Kamboja berdasarkan kondisi pemilihan negara itu.

Sumber: RFA
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Felix Siauw: Ada yang Lebih Berbahaya dari “80 Juta”

Pemikiran yang mewajarkan prostitusi lebih berbahaya ketimbang prostitusi itu sendiri.

Kamis, 10/01/2019 13:08 4

Indonesia

Rumah Pimpinan KPK Dibom Molotov, Ini Kata Dahnil Anzar

Jubir Koordinator BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa masyarakat butuh komitmen Jokowi untuk memberantas korupsi

Kamis, 10/01/2019 11:50 0

Indonesia

AILA: Berita Prostitusi Berdampak Negatif Bagi Anak dan Perempuan

Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA), Rita Subagio menyatakan bahwa pegeksposan terus-menerus kasus prostitusi berdampak buruk bagi perempuan bangsa Indonesia.

Kamis, 10/01/2019 11:27 0

Artikel

Serangan ke Kuala Batu Aceh, Invasi Militer Pertama AS

Nama Kuala Batu (Kuala Batee) hampir tidak diketahui oleh para sarjana Indonesia maupun Melayu, kecuali yang telah mempelajari sejarah dan masyarakat provinsi Aceh

Kamis, 10/01/2019 10:40 0

Indonesia

Dahnil Anzar: Upaya Pemberantasan Korupsi Mendapat Teror di Era Jokowi

Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menanggapi serangan teror yang menyerang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kamis, 10/01/2019 10:37 0

Artikel

Kunci Keberhasilan Taliban, Konsolidasi Kekuatan Militer dan Politik

Imarah Islam tumbuh menjadi sebuah entitas kekuatan yang diperhitungkan, baik itu di bidang militer, politik, bahkan media.

Kamis, 10/01/2019 10:14 0

Foto

Banjir dan Badai Salju Melanda Kamp Pengungsi Suriah di Lebanon

Sejumlah foto yang berhasil diabadikan kantor berita Reuters menyaksikan kondisi kamp. Tenda-tenda pengungsi terlihat dikepung air. Mereka hanya bisa berupaya menghalangi air dengan tanah supaya tidak masuk tenda. 

Kamis, 10/01/2019 07:08 0

Feature

Gorengan Termasuk Makanan yang Paling Banyak Dipesan Melalui Go-Food

Selain gorengan, ayam, kopi, dan mie juga termasuk yang paling sering dipesan.

Rabu, 09/01/2019 23:25 0

Indonesia

Jadi Sasaran Teror Bom Molotov, Begini Kondisi Rumah Wakil Ketua KPK

Menurut pengakuan seorang warga, sempat terdengar suara letupan pada pukul 01.00 dini hari

Rabu, 09/01/2019 22:46 0

Indonesia

Rumah Wakil Ketua KPK Dilempari Bom Molotov, Begini Kata Saksi

Rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif dilempari benda yang diduga bom molotov

Rabu, 09/01/2019 22:40 0

Close