Terima Kembali Rezim Assad di Liga Arab Sama Saja Perkuat Posisi Iran

KIBLAT.NET, Istanbul – Dewan Islam Suriah atau dalam bahasa Inggris dikenal Syrian Islamic Council (SIC), Selasa (08/01), menyatakan sangat prihatin atas beredarnya kabar Liga Arab berupaya mengundang rezim Suriah untuk hadir dalam pertemuan puncak Liga Arab di Tunisia. Mengundang rezim Suriah sama saja mendukung kejahatannya.

Lembaga yang bermarkas di Turki ini menyampaikan pesan kepada para raja dan pemimpin Negara-negara Arab dengan mengatakan, “Anda memboikot rezim kriminal ini karena kejahatannya terhadap keluarga dan saudara-saudara Suriah Anda, dan namun saat ini Anda mengadopsi dan mendukung tuntutan mereka akan kebebasan dan keadilan. Jangan menyerahkan posisi Anda yang hebat dan menyebabkan rehabilitasi rezim kriminal ini.”

SIC menegaskan bahwa rezim telah menyerahkan Suriah secara militer dan politik ke Iran. Mengembalikan posisi Suriah di Liga Arab berarti memperkuat posisi Iran dan mengencam dunia Arab.

Lebih lanjut, SIC mendesak organisasi dan lembaga HAM internasional bertanggung jawab atas penderitaan yang dihadapi rakyat Suriah dan hak-hak mereka. SIC juga mengajak seluruh lembaga internasional melawan rehabilitasi rezim Assad.

Sejumlah Negara Arab berupaya merehabilitasi hubungan dengan rezim Assad. Salah satunya, Uni Emirat Arab (UEA). Bahkan, Negara tersebut telah membuka kembali kantor kedutaannya di Damaskus. Negara-negara Arab lainnya dikabarkan akan segera menyusul.

Liga Arab mengisolasi Suriah menyusul tindakan brutal rezim Assad terhadap para demonstran pada 2011. Cara Assad menghadapi demonstran melanggar HAM.

BACA JUGA  Banjir Terjang Ratusan Tenda Pengungsi Suriah di Idlib

SIC merupakan lembaga persatuan tokoh dan ulama Suriah anti rezim Assad. Lembaga ini didirikan pada 2014 di Istanbul, Turki. Tujuan lembaga ini didirkan sebagai rujukan keislaman di Suriah dan menghadapi “ekstremisme” serta Iran.

Sumber: Shaam Network
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat