... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cina Bolehkan PBB Kunjungi Xinjiang dengan Syarat

Foto: Salah satu kamp konsentrasi untuk Muslim Uighur di wilayah Xinjiang.

KIBLAT.NET, Beijing – Cina akan menyambut para pejabat PBB yang berkunjung di wilayah Xinjiang jika mereka mengikuti prosedur yang berlaku. Wilayah dengan dihuni Muslim Uighur itu menjadi soroton setelah muncul dugaan pelanggaran HAM berat oleh otoritas Cina.

“Xinjiang adalah wilayah terbuka, kami menyambut semua pihak, termasuk pejabat PBB, untuk berkunjung, jika mereka mematuhi hukum dan peraturan Cina, dan melalui prosedur perjalanan yang tepat,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Lu Kang, Senin (07/01/2019).

Dia juga memperingatkan agar para pejabat PBB menghindari campur tangan dalam masalah-masalah domestik dan mengadopsi sikap objektif dan netral.

Pejabat tinggi hak asasi manusia PBB, Michelle Bachelet, pada bulan Desember, mengatakan sedang mencari akses ke Xinjiang untuk memverifikasi “laporan yang mengkhawatirkan” tentang kamp-kamp konsentrasi yang menampung minoritas Muslim, termasuk warga Uighur yang berbahasa Turki.

Pada bulan Agustus, sebuah panel hak asasi manusia PBB mengatakan telah menerima laporan yang dapat dipercaya bahwa satu juta atau lebih warga Uighur dan minoritas Muslim lainnya di Xinjiang ditahan di tempat yang menyerupai “kamp interniran besar-besaran”.

Aktivis mengatakan etnis minoritas dapat ditahan karena pelanggaran semisal menumbuhkan jenggot panjang atau memakai cadar bagi muslimah.

Global Times, sebuah surat kabar berbahasa Inggris, melaporkan pada hari Sabtu bahwa negara tersebut telah mengeluarkan undang-undang baru untuk mengatur Islam dan membuatnya kompatibel dengan sosialisme.

BACA JUGA  37 Negara Bela Tindakan Cina terhadap Uighur, Ini Daftarnya

Dalam sebuah langkah yang jarang terjadi, 15 duta besar Barat di Beijing, yang dipelopori oleh Kanada, telah mencari pertemuan dengan pejabat tinggi di wilayah itu, Ketua Partai Komunis Chen Quanguo, untuk meminta penjelasan tentang dugaan pelanggaran hak terhadap Uighur.

Beijing telah meluncurkan kampanye publisitas yang semakin aktif untuk mempertahankan tindakannya di Xinjiang dalam menghadapi protes dari para aktivis, cendekiawan, pemerintah asing, dan pakar hak asasi PBB.

Dalam dua minggu terakhir, pemerintah Cina telah mengatur para diplomat dari 12 negara non-Barat untuk mengunjungi wilayah tersebut, serta mengatur perjalanan bagi sekelompok kecil wartawan ke tiga fasilitas, yang disebutnya sebagai pusat pelatihan pendidikan kejuruan.

Di pusat-pusat itu, para siswa Uighur belajar dalam bahasa Mandarin tentang bahaya pemikiran “ekstremis” dan bernyanyi dan menari untuk wartawan, termasuk membawakan lagu berbahasa Inggris If You’re Happy dan You Know it, Clap Your Hands.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Kiblat Review: Outlook Umat Islam 2019

KIBLAT.NET- Bagaimana outlook umat islam di tahun 2019? Akankah isu tragedi yg menimpa muslim Uighur,...

Selasa, 08/01/2019 12:59 0

Indonesia

Awas Hoaks KH Arifin Ilham Wafat, Begini Kondisi Beliau

Saat ini KH Arifin Ilham sedang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat

Selasa, 08/01/2019 11:23 0

Video News

Awas Hoaks KH Arifin Ilham Wafat, Begini Kondisi Beliau

KIBLAT.NET- Beredar kabar mengejutkan di media sosial pada Selasa (08/01/2018) yang menyebut pimpinan Majelis Zikir...

Selasa, 08/01/2019 10:45 0

Indonesia

Sejumlah Rumah Sakit Hentikan Layanan, Begini Penjelasan BPJS Kesehatan

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma'ruf mengatakan situasi tersebut terkait dengan akreditasi rumah sakit yang bersangkutan

Senin, 07/01/2019 20:35 0

Indonesia

Tiadakan Penyampaian Visi Misi Capres, KPU Dilaporkan ke DKPP

KPU dinilai merugikan pasangan calon nomor 02 setelah tak memfasilitasi penyampaian visi misi capres-cawapres

Senin, 07/01/2019 20:10 0

Konsultasi

Hukum Mention Wanita Bukan Mahram di Sosial Media

Ustadz saya mau bertanya, sebenarnya bagaimanakah batasan interaksi antar lawan jenis di sosial media? Apakah sama dengan interaksi di dunia nyata? Karena saya terkadang mendapati seorang pria mention wanita yang bukan mahram di status medsos bukan untuk keperluan yang mendesak.

Senin, 07/01/2019 19:45 1

Indonesia

Pembatalan Visi Misi Capres oleh KPU, Dahnil Anzar: Turunkan Kualitas Demokrasi

Menurut Dahnil, penyampaian visi misi secara langsung dapat meningkatkan kualitas demokrasi di negeri ini.

Senin, 07/01/2019 18:16 0

Indonesia

ACTA Laporkan Ketua PSI ke Bareskrim

Selain ketua PSI, tiga kader lainnya juga ikut dilaporkan.

Senin, 07/01/2019 16:40 0

Indonesia

Materi Debat Pilpres Dibocorkan, Fahira Idris: Cerdas Cermat Anak Sekolah Saja Kagak Begitu

Menurut Fahira, membocorkan materi debat sama saja meremehkan kemampuan capres-cawapres.

Senin, 07/01/2019 16:16 0

Indonesia

Masa Sidang III 2018-2019, DPR Kejar Target Rampungkan 5 dari 33 RUU

Meskipun ada kejar target, kualitas pembahasan tetap diperhatikan.

Senin, 07/01/2019 16:02 0

Close