Trump: Penarikan Pasukan AS dari Suriah Tidak dalam Waktu Dekat

KIBLAT.NET, Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Ahad (06/01), menegaskan bahwa negaranya akan menarik pasukan dari Suriah. Namun penarikan itu tidak dalam waktu dekat.

“Saya tidak pernah sama sekali mengatakan akan melakukan penarikan dala waktu cepat. Akan tetapi, kami akan mengalahan ISIS terlebih dahulu,” kata Trump, seperti dilansir Reuters.

Pengumuman Trump tentang penarikan pasukan dari Suriah bulan lalu telah memunculkan banyak spekulasi. Banyak pihak menyebut penarikan dilakukan dalam jangka empat bulan. Di saat yang sama, sejumlah media menyebut militer AS telah menarik diri dari sejumlah lokasi di Suriah.

Para pejabat AS dan sejumlah Negara koalisi internasional anti ISIS tidak setuju dengan penarikan dini pasukan AS. Mereka melihat bahwa misi memerangi ISIS belum selesai.

Sampai saat ini, koalisi AS masih terus menggencarkan serangan udara di basis terakhir ISIS di Deir Zour. Sudah ratusan sipil turut menjadi korban akibat penargetan sasaran tidak akurat.

Beberapa hari lalu, sebuah rumah yang dihuni 13 orang dari satu keluarga hancur oleh serangan jet tempur koalisi pimpinan AS di Deir Zour. Seluruh penghuni yang mayoritas anak-anak tewas.

Koalisi Nasional untuk Revolusi Suriah dan Pasukan Oposisi mengutuk serangan tersebut. Gerakan itu mendesak koalisi untuk tidak serampangan dalam melucurkan serangan udara.

ISIS saat ini masih mengontrol tiga kota di Deir Zour, di samping wilayah gurun tak berpenghuni di pinggiran provinsi tersebut dan provinsi tetangga, Homs. Mayoritas wilayah mereka jatuh ke tangan milisi Kurdi dukungan AS.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat