... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan AS di Suriah Meningkat Pasca Trump Umumkan Tarik Pasukan

Foto: ilustrasi

KIBLAT.NET, Damaskus – Meskipun Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan menarik pasukan AS dari Suriah, serangan Amerika di bagian timur negara itu telah meningkat.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Al-Jazeera dan The Intercept mengungkapkan hal itu. Sekitar 50.000 hingga 60.000 orang terjebak di Suriah timur di bawah serangan AS ini.

Seorang aktivis, yang menolak untuk menyebutkan namanya, mengatakan: “Warga sipil di daerah ini tidak memiliki tempat untuk pergi atau bersembunyi dari pemboman AS di desa mereka.” Dia menambahkan bahwa warga merasa terancam oleh pemerintah Suriah, AS dan ISIS.

Sebelumnya, Trump menolak untuk memberikan batas waktu penarikan pasukan AS dari Suriah. Dia hanya mengatakan ‘selama periode waktu’. Masih belum jelas apakah serangan udara AS akan berlanjut setelah pasukan pergi.

Menggambarkan serangan AS, seorang militan ISIS mengatakan: “Mereka hanya ingin mengganggu dan mengacaukan segalanya. Mereka membom tempat-tempat di mana mereka menjual bensin, atau mereka menjual minyak goreng, atau di mana mereka menyaring air – mereka mengebom semua tempat ini . Mereka mengebom segalanya hanya untuk membuat hidup Anda mengerikan.”

“Tidak ada bangunan yang kosong di sini,” katanya menambahkan, merujuk pada desa-desa yang dikuasai ISIS yang tersisa di Deir Zour. The Intercept mengatakan bahwa para militan dan warga sipil di desa-desa menggambarkan kampanye pengeboman AS sebagai kebijakan bumi hangus.

BACA JUGA  Para Perusuh Teridentifikasi Bukan Warga Asli Wamena

Sementara itu, koalisi internasional pimpinan AS di Suriah, Kamis (03/01/2019) lalu, mengakui bahwa mereka telah membunuh 11 warga sipil dari satu keluarga, termasuk seorang anak di Deir Zour.

Pada hari Ahad, militer AS mengakui bahwa mereka telah membunuh 1.139 warga sipil di Irak dan Suriah sejak kampanye perang melawan ISIS dimulai pada tahun 2014. Angka ini jauh lebih kecil dari perkiraan korban sipil yang dibuat oleh kelompok pemantauan Airwars yang mengatakan bahwa antara 7.308 dan 11.629 warga sipil telah terbunuh.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Tes Baca Al-Qur’an, Level Pemimpin Negara?

Apalah artinya lancar dalam membaca Al-Qur'an bagi seorang kepala Negara, tapi mereka menolak apa yang diajarkan Al-Qur'an.

Ahad, 06/01/2019 10:20 0

Indonesia

Sudah Tahu? Harga BBM Non Subsidi Berubah Mulai 5 Januari 2019

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku.

Ahad, 06/01/2019 09:50 0

Fikih

Apakah Air Musta’mal Suci dan Mensucikan?

Beberapa waktu yang lalu pembicaraan tentang air musta’mal mengemuka ke publik. Lantaran Sandiaga Uno dikomentari karena wudhunya yang hanya menggunakan satu gayung. Terlepas dari latar belakang politik yang menyertainya, kita juga mesti tahu sebenarnya apakah itu air musta’mal, bagaiana hukumnya dan sahkah digunakan untuk bersuci?

Sabtu, 05/01/2019 19:42 0

Indonesia

Kepala Tertembus Peluru, Bripka Matheus BKO Satgas Antiteror Dipastikan Bunuh Diri

Matheus ditemukan warga tergeletak dengan luka di bagian kepalanya di sekitar TPU Mutiara, Mampang, Pancoran Mas, Depok

Jum'at, 04/01/2019 19:36 0

Video News

Ahli Vulkanologi: Mitigasi Bencana di Indonesia Masih Menjadi PR

KIBLAT.NET- Pada, Kamis, 3 Januari 2019, digelar diskusi media “Mitigasi Bencana Masih Menjadi PR”. Pak...

Jum'at, 04/01/2019 19:23 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Jagalah Lisanmu – Ust. Muiz Abu Turab

KIBLAT.NET- Dan katakanlah kepada seluruh manusia yang baik-baik saja, maka apa yang didengar dari lisan...

Jum'at, 04/01/2019 16:44 1

Indonesia

Said Aqil: Tak Ada Kampanye di Munas NU, Tapi…

PBNU akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konfrensi Besar (Konbes) NU 27 Februari hingga 1 Maret

Jum'at, 04/01/2019 16:21 1

Indonesia

Felix Siauw: Toleransi Itu Simpel

Ustadz Felix Siauw tidak habis mengerti dengan pihak-pihak yang menuduhnya sebagai pribadi intoleran.

Jum'at, 04/01/2019 13:54 0

Indonesia

Pemerintah Akui Mitigasi Bencana di Indonesia Masih Lemah

"Sekitar 4,5 sampai 5 juta penduduk masyarakat kita, itu terancam oleh letusan gunung api dan ancaman tsunami terhadap beberapa juta orang,” kata Rudy.

Jum'at, 04/01/2019 11:30 0

Video News

Ini Sambutan dan Pesan Dubes Arab Saudi dalam Kunjungan ke PBNU

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 3 Januari 2019, Duta besar Arab Saudi melakukan kunjungan ke PBNU. Dan...

Jum'at, 04/01/2019 10:56 0

Close