... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Simpan Cula Badak Senilai Sejuta Dolar, 7 Warga Cina Ditangkap

Foto: Badak Afrika.

KIBLAT.NET, Harare – Tujuh warga negara Cina menghadapi pengadilan Zimbabwe pada Kamis (03/01/2018) dengan dakwaan melanggar hukum margasatwa. Mereka ditangkap bulan lalu karena membawa potongan badak bernilai hampir satu juta dolar.

Undang-undang taman dan margasatwa Zimbabwe melarang tindakan menyimpan, memiliki, menjual atau membuang produk atau piala hewan yang dilindungi.

Zeng Dengui (35), Peicon Jang (35), Chen Zhiangfu (30), Qui Jinchang (29), Yu Xian (250, Yong Zhu (25) dan Liu Cheng (23) ditangkap dua hari sebelum Natal setelah polisi menggerebek rumah mereka lantaran informasi warga.

Penyidik polisi menemukan potongan-potongan tanduk badak yang disembunyikan di kasur, kantong plastik dan di dalam kotak di sebuah rumah mereka yang terletak di pinggiran kota.

Mereka tampak di mengenakan pakaian penjara di pengadilan di kota resor Air Terjun Victoria. Persidangan ditunda hingga 9 Januari setelah jaksa mengatakan mereka belum siap.

Jaksa Penuntut Umum Bheki Tshabalala menuntut pasal pencucian uang sesuai permintaan polisi, selain dugaan pencurian kendaraan bermotor.

Potongan-potongan tanduk badak seberat 20,98kg dihargai $ 938.700. Cula badak sangat didambakan di beberapa negara Asia seperti Cina dan Vietnam yang dihargai hingga $ 60.000 per kilogram untuk obat.

Permintaan cula badak telah memicu ledakan perburuan dan perdagangan manusia di Afrika, khususnya di negara tetangga Zimbabwe, Afrika Selatan.

Afrika Selatan, yang merupakan rumah bagi sekitar 80 persen populasi badak dunia, telah kehilangan lebih dari 7.100 hewan selama dekade terakhir.

BACA JUGA  Survei: Negara ASEAN Was-was dengan Ambisi Cina

Pada tahun 2016, otoritas satwa liar di Zimbabwe mengatakan bahwa mereka telah mengkarantina 700 badak dewasa di negara itu untuk menghentikan perburuan liar yang merajalela.

Sumber: News24
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemerintah Akui Mitigasi Bencana di Indonesia Masih Lemah

"Sekitar 4,5 sampai 5 juta penduduk masyarakat kita, itu terancam oleh letusan gunung api dan ancaman tsunami terhadap beberapa juta orang,” kata Rudy.

Jum'at, 04/01/2019 11:30 0

Video News

Ini Sambutan dan Pesan Dubes Arab Saudi dalam Kunjungan ke PBNU

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 3 Januari 2019, Duta besar Arab Saudi melakukan kunjungan ke PBNU. Dan...

Jum'at, 04/01/2019 10:56 0

Indonesia

Ketua PBNU Minta Bantuan Dana Pendidikan ke Dubes Saudi

Said mengatakan dengan adanya hubungan antara Dubes Saudi dan PBNU nantinya diadakan penambahan jalur dan kuota beasiswa.

Jum'at, 04/01/2019 10:33 1

Video News

Pesan Said Aqil Siradj Kepada Dubes Saudi Arabia

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 3 Januari 2019, Duta besar Saudi Arabia melakukan kunjungan ke PBNU. Dan...

Jum'at, 04/01/2019 09:52 0

Opini

Hati-hati, Politik Praktis ‘Membunuhmu’!

Peristiwa ini pun pada akhirnya menunjukkan kotornya politik demokrasi. Bahwa keberpihakan terhadap agama harus dilunturkan demi mendulang suara.

Jum'at, 04/01/2019 09:28 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Mewaspadai Dosa Tersembunyi

Khutbah Jumat: Mewaspadai Dosa Tersembunyi

Jum'at, 04/01/2019 01:58 0

Indonesia

Dubes Arab Saudi Baru Tutup Mulut Soal Penggantian Osamah Al-Shuibi

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia yang baru, Yahya bin Hasan Al Qahtani mengatakan persoalan dubes yang lama sudah selesai

Kamis, 03/01/2019 21:08 0

Indonesia

Ditanya Soal Mitigasi Bencana Indonesia, Eks Kepala PVMBG: Tak Usah Tanya, Semua Tahu

"Jadi pendidikan dalam bencana itu penting. Dalam segala hal pendidikan itu penting, apalagi di bencana"

Kamis, 03/01/2019 20:18 0

Video News

KH. Ma’ruf Amin Menyesal Ikut Penjarakan Ahok, Ini Komentar Ahli Hukum

KIBLAT.NET – “Pernah menyesal nggak sih jadi saksi yang memberatkan dan membuat Pak Ahok masuk...

Kamis, 03/01/2019 20:07 0

Indonesia

Didatangi Dubes Arab Saudi Baru, Begini Komentar Ketum PBNU Said Aqil Siroj

Said Aqil Siroj menyebut dubes Arab Saudi yang baru jauh dari pemahaman radikal ekstrem

Kamis, 03/01/2019 19:35 1

Close