... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Saudi Gelar Sidang Kasus Khashoggi, Lima Terdakwa Dituntut Hukuman Mati

Foto: Jamal Khashoggi

KIBLAT.NET, Riyadh – Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi meminta hukuman mati bagi lima dari sebelas terdakwa kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Tuntutan itu diajukan dalam sidang pertama kasus tersebut pada Kamis (03/01).

Menurut pernyataan Kejaksaan Tinggi Saudi, seperti dilansir AFP, tuntutan itu diajukan pada sesi pertama sidang di pengadilan pidana di Riyadh. Total terdakwa 11 orang. Masing-masing didampingi pengacara.

Pernyataan itu mengatakan bahwa jaksa menuntut para terdakwa dengan hukuman sesuai “syariat”. Lima di antaranya dituntut hukuman mati karena kejahatan pembunuhan.

Masih menurut pernyataan kejaksaan, para pengacara terdakwa meminta salinan daftar tuntutan. Mereka meminta waktu untuk menyusun pembelaan terhadap kliennya.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa pihaknya masih melanjutkan prosedur penyelidikan dengan sejumlah terdakwa. Kejaksaan juga telah mengirim catatan hukum kepada pihak berwenang Turki untuk meminta bukti dari pihak Ankara. Namun belum ada tanggapan.

Arab Saudi sendiri menolak permintaan Ankara untuk mengadili para tersangka di Turki.

Jamal Khashoggi terbunuh pada 2 Oktober 2018, setelah memasuki kantor konsulat Saudi di Istanbul. Sampai saat ini jasadnya belum ditemukan. Diduga, jasad Khashoggi dihancurkan dengan cairan kimia dan dibuang ke tempat tersembunyi.

Jaksa Saudi mengumumkan kematian Khashoggi setelah berpekan-pekan bungkam. Di saat yang sama, sebanyak 11 orang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan.

Khashoggi dikenal sebagai jurnalis yang kritis terhadap rezim Saudi saat ini. Ia merupakan kolumnis di majalah New York Times. Tulisan-tulisannya kerap mengkritik kebijakan rezim Saudi.

BACA JUGA  Pria Serang Pentas Teater di Riyadh, Tiga Pemain Terluka

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ketua PBNU Minta Bantuan Dana Pendidikan ke Dubes Saudi

Said mengatakan dengan adanya hubungan antara Dubes Saudi dan PBNU nantinya diadakan penambahan jalur dan kuota beasiswa.

Jum'at, 04/01/2019 10:33 2

Video News

Pesan Said Aqil Siradj Kepada Dubes Saudi Arabia

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 3 Januari 2019, Duta besar Saudi Arabia melakukan kunjungan ke PBNU. Dan...

Jum'at, 04/01/2019 09:52 0

Opini

Hati-hati, Politik Praktis ‘Membunuhmu’!

Peristiwa ini pun pada akhirnya menunjukkan kotornya politik demokrasi. Bahwa keberpihakan terhadap agama harus dilunturkan demi mendulang suara.

Jum'at, 04/01/2019 09:28 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Mewaspadai Dosa Tersembunyi

Khutbah Jumat: Mewaspadai Dosa Tersembunyi

Jum'at, 04/01/2019 01:58 5

Indonesia

Dubes Arab Saudi Baru Tutup Mulut Soal Penggantian Osamah Al-Shuibi

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia yang baru, Yahya bin Hasan Al Qahtani mengatakan persoalan dubes yang lama sudah selesai

Kamis, 03/01/2019 21:08 0

Indonesia

Ditanya Soal Mitigasi Bencana Indonesia, Eks Kepala PVMBG: Tak Usah Tanya, Semua Tahu

"Jadi pendidikan dalam bencana itu penting. Dalam segala hal pendidikan itu penting, apalagi di bencana"

Kamis, 03/01/2019 20:18 0

Video News

KH. Ma’ruf Amin Menyesal Ikut Penjarakan Ahok, Ini Komentar Ahli Hukum

KIBLAT.NET – “Pernah menyesal nggak sih jadi saksi yang memberatkan dan membuat Pak Ahok masuk...

Kamis, 03/01/2019 20:07 0

Indonesia

Didatangi Dubes Arab Saudi Baru, Begini Komentar Ketum PBNU Said Aqil Siroj

Said Aqil Siroj menyebut dubes Arab Saudi yang baru jauh dari pemahaman radikal ekstrem

Kamis, 03/01/2019 19:35 1

Indonesia

Mendagri dan Timses Jokowi-Ma’ruf Laporkan Hoaks Data Pemilih dan Surat Suara

Mendagri Turut Laporkan Kasus Hoaks Data Pemilih dan Surat Suara Tercoblos

Kamis, 03/01/2019 19:16 0

Indonesia

Mbah Rono: Letusan Gunung Anak Krakatau Tidak Akan Timbulkan Tsunami

"Untuk Anak Krakatau memang saya bilang ke temen-temen dulu waktu saya masih aktif, jangan pernah alat di Anak Krakatau itu mati," kata Mbah Rono.

Kamis, 03/01/2019 18:51 0

Close