... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ratusan Tewas di Jalanan Thailand Saat Libur Tahun Baru, Mabuk Penyebab Utama

Foto: Salah satu sudut jalanan kota Bangkok, Thailand

KIBLAT.NET, Bangkok – Hampir lima ratus orang tewas di jalanan Thailand pada masa libur tahun baru, mulai 27 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019. Kecelakaan akibat mengemudi dalam keadaan mabuk menjadi penyebab utama.

Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand (DDPM) pada Kamis (04/01/2019) mengungkapkan sebanyak 463 orang tewas akibat kecelakaan di jalan sepanjang masa libur tahun baru. Sementara, hampir 4.000 orang lainny mengalami luka-luka.

Di hari pertama tahun 2019 saja, sebanyak 89 orang tewas akibat kecelakaan di seluruh negeri. Selain itu, tercatat hampir 700 orang terluka.

Menurut DDPM Thailand, mengemudi sambil mabuk menjadi penyebab utama kecelakaan selama liburan Tahun Baru. Angkanya mencapai 30 persen dari jumlah keseluruhan kecelakaan. Penyebab utama kedua adalah kebut-kebutan, yang jumlahnya masih di bawah 30 persen.

Hampir 80 persen kecelakaan melibatkan sepeda motor. Kendaraan roda dua itu memang moda transportasi paling populer di Negeri Gajah Putih.

Angka kematian tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan masa liburan tahun lalu. Saat libur Tahun Baru 2018, sebanyak 423 tewas akibat kecelakaan jalanan.

Masyarakat Thailand menyebut masa libur tahun baru sebagai “tujuh hari berbahaya”. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Desember 2018 menyatakan jalan-jalan Thailand adalah yang paling mematikan nomor sembilan di dunia.

Sumber: Aljazeera
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kepala Tertembus Peluru, Bripka Matheus BKO Satgas Antiteror Dipastikan Bunuh Diri

Matheus ditemukan warga tergeletak dengan luka di bagian kepalanya di sekitar TPU Mutiara, Mampang, Pancoran Mas, Depok

Jum'at, 04/01/2019 19:36 0

Video News

Ahli Vulkanologi: Mitigasi Bencana di Indonesia Masih Menjadi PR

KIBLAT.NET- Pada, Kamis, 3 Januari 2019, digelar diskusi media “Mitigasi Bencana Masih Menjadi PR”. Pak...

Jum'at, 04/01/2019 19:23 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Jagalah Lisanmu – Ust. Muiz Abu Turab

KIBLAT.NET- Dan katakanlah kepada seluruh manusia yang baik-baik saja, maka apa yang didengar dari lisan...

Jum'at, 04/01/2019 16:44 1

Indonesia

Said Aqil: Tak Ada Kampanye di Munas NU, Tapi…

PBNU akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konfrensi Besar (Konbes) NU 27 Februari hingga 1 Maret

Jum'at, 04/01/2019 16:21 1

Indonesia

Felix Siauw: Toleransi Itu Simpel

Ustadz Felix Siauw tidak habis mengerti dengan pihak-pihak yang menuduhnya sebagai pribadi intoleran.

Jum'at, 04/01/2019 13:54 0

Indonesia

Pemerintah Akui Mitigasi Bencana di Indonesia Masih Lemah

"Sekitar 4,5 sampai 5 juta penduduk masyarakat kita, itu terancam oleh letusan gunung api dan ancaman tsunami terhadap beberapa juta orang,” kata Rudy.

Jum'at, 04/01/2019 11:30 0

Video News

Ini Sambutan dan Pesan Dubes Arab Saudi dalam Kunjungan ke PBNU

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 3 Januari 2019, Duta besar Arab Saudi melakukan kunjungan ke PBNU. Dan...

Jum'at, 04/01/2019 10:56 0

Indonesia

Ketua PBNU Minta Bantuan Dana Pendidikan ke Dubes Saudi

Said mengatakan dengan adanya hubungan antara Dubes Saudi dan PBNU nantinya diadakan penambahan jalur dan kuota beasiswa.

Jum'at, 04/01/2019 10:33 2

Video News

Pesan Said Aqil Siradj Kepada Dubes Saudi Arabia

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 3 Januari 2019, Duta besar Saudi Arabia melakukan kunjungan ke PBNU. Dan...

Jum'at, 04/01/2019 09:52 0

Opini

Hati-hati, Politik Praktis ‘Membunuhmu’!

Peristiwa ini pun pada akhirnya menunjukkan kotornya politik demokrasi. Bahwa keberpihakan terhadap agama harus dilunturkan demi mendulang suara.

Jum'at, 04/01/2019 09:28 0

Close