... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Umumkan Tarik Pasukan, AS Ajukan Proposal Penjualan Senjata ke Turki

Foto: Sistem rudal Patriot buatan AS.

KIBLAT.NET, Ankara – AS telah mengajukan proposal penjualan sistem pertahanan udara dan rudal Patriot senilai $ 3,5 miliar ke Turki. Demikian dituturkan pejabat Turki pada Selasa (01/01/2018).

Perwakilan dari kementerian luar negeri dan pertahanan Turki dan Presidensi Industri Pertahanan bertemu dengan delegasi AS yang berkunjung di ibukota Ankara. Mereka meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara kepada media.

Dalam pertemuan itu, AS mengajukan proposal ke Turki untuk penjualan sistem rudal Patriot. Pada bulan Desember, Departemen Luar Negeri AS menyetujui kemungkinan penjualan sistem pertahanan udara dan rudal Patriot ke Turki dengan harga sekitar $ 3,5 miliar.

Menurut Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan Departemen Pertahanan, Departemen Luar Negeri menyetujui penjualan 80 Patriot MIM-104E Guidance Enhanced Missiles (GEM-T) misil, 60 rudal Enhancement Missment Segment Enhancement (MSE) PAC-3, dan peralatan terkait.

Penjualan tersebut meliputi perangkat radar, stasiun pengendali pelibatan, stasiun peluncuran, peralatan komunikasi, alat dan peralatan uji, program jangkauan dan pengujian, dan peralatan pendukung.

Turki telah lama bernegosiasi terkait pembelian sistem pertahanan udara dari AS. Setelah tidak berhasil, pada tahun 2017 Ankara memutuskan untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

Langkah ini dikritik oleh Pentagon, yang memperingatkan bahwa pembelian S-400 akan melukai hubungan Turki-AS serta peran Turki dalam NATO. Pihaknya berjanji perjanjian S-400 dibatalkan, sistem pertahanan yang memenuhi semua persyaratan Turki akan dipenuhi.

Pada bulan Desember, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa bahkan jika Turki membeli rudal Patriot, itu tidak akan membatalkan kesepakatan S-400.

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemerintah Akui Mitigasi Bencana di Indonesia Masih Lemah

"Sekitar 4,5 sampai 5 juta penduduk masyarakat kita, itu terancam oleh letusan gunung api dan ancaman tsunami terhadap beberapa juta orang,” kata Rudy.

Jum'at, 04/01/2019 11:30 0

Video News

Ini Sambutan dan Pesan Dubes Arab Saudi dalam Kunjungan ke PBNU

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 3 Januari 2019, Duta besar Arab Saudi melakukan kunjungan ke PBNU. Dan...

Jum'at, 04/01/2019 10:56 0

Indonesia

Ketua PBNU Minta Bantuan Dana Pendidikan ke Dubes Saudi

Said mengatakan dengan adanya hubungan antara Dubes Saudi dan PBNU nantinya diadakan penambahan jalur dan kuota beasiswa.

Jum'at, 04/01/2019 10:33 2

Video News

Pesan Said Aqil Siradj Kepada Dubes Saudi Arabia

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 3 Januari 2019, Duta besar Saudi Arabia melakukan kunjungan ke PBNU. Dan...

Jum'at, 04/01/2019 09:52 0

Opini

Hati-hati, Politik Praktis ‘Membunuhmu’!

Peristiwa ini pun pada akhirnya menunjukkan kotornya politik demokrasi. Bahwa keberpihakan terhadap agama harus dilunturkan demi mendulang suara.

Jum'at, 04/01/2019 09:28 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Mewaspadai Dosa Tersembunyi

Khutbah Jumat: Mewaspadai Dosa Tersembunyi

Jum'at, 04/01/2019 01:58 7

Indonesia

Dubes Arab Saudi Baru Tutup Mulut Soal Penggantian Osamah Al-Shuibi

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia yang baru, Yahya bin Hasan Al Qahtani mengatakan persoalan dubes yang lama sudah selesai

Kamis, 03/01/2019 21:08 0

Indonesia

Ditanya Soal Mitigasi Bencana Indonesia, Eks Kepala PVMBG: Tak Usah Tanya, Semua Tahu

"Jadi pendidikan dalam bencana itu penting. Dalam segala hal pendidikan itu penting, apalagi di bencana"

Kamis, 03/01/2019 20:18 0

Video News

KH. Ma’ruf Amin Menyesal Ikut Penjarakan Ahok, Ini Komentar Ahli Hukum

KIBLAT.NET – “Pernah menyesal nggak sih jadi saksi yang memberatkan dan membuat Pak Ahok masuk...

Kamis, 03/01/2019 20:07 0

Indonesia

Didatangi Dubes Arab Saudi Baru, Begini Komentar Ketum PBNU Said Aqil Siroj

Said Aqil Siroj menyebut dubes Arab Saudi yang baru jauh dari pemahaman radikal ekstrem

Kamis, 03/01/2019 19:35 1

Close
CLOSE
CLOSE