... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Khutbah Jumat: Mewaspadai Dosa Tersembunyi

Foto: Khutbah Jumat

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَصْلَحَ الضَمَائِرَ، وَنَقَّى السَرَائِرَ، فَهَدَى الْقَلْبَ الحَائِرَ إِلَى طَرِيْقِ أَوْلَي البَصَائِرَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيُكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَنْقَى العَالَمِيْنَ سَرِيْرَةً وَأَزكْاَهُمْ سِيْرَةً، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى هَدْيِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ

قَالَ تَعَالَى: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

وَقَالَ يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

وَقَالَ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا أَمَّا بَعْدُ

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Dalam sebuah ayat, Allah ta’ala berfirman:

وَذَرُوا۟ ظَٰهِرَ ٱلْإِثْمِ وَبَاطِنَهُۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكْسِبُونَ ٱلْإِثْمَ سَيُجْزَوْنَ بِمَا كَانُوا۟ يَقْتَرِفُونَ

“Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.“ (QS. Al An’aam: 120)

Ayat Allah yang mulia ini mengingatkan manusia tentang dua macam dosa yang menimpa manusia. Keduanya sama-sama berbahaya dan wajib ditinggalkan. Dosa itu adalah dosa zahir (terlihat dan terdengar) dan dosa batin (kemaksiatan hati). Sebagaimana istilah itu sendiri, dosa zahir merupakan bentuk dosa yang jelas tampak di depan kasat mata kita, atau terdengar oleh telinga kita. Contohnya seperti minum khamr, zina, judi, membunuh, ghibah, mengadu domba dan lain-lain. Sedangkan dosa batin adalah dosa yang sifatnya tersembunyi, menyangkut dengan hati kita masing-masing, contohnya; sombong, hasad, congkak, riya’ dan lan sebagainya.

Umumnya, banyak di antara kita yang sadar dan mampu menghindarkan diri dari setiap perbuatan dosa lahiriyah, namun sedikit sekali yang mampu selamat dari dosa batin. Banyak di antara kita yang mampu menjaga diri dari larangan berbuat zina, judi, minum khamer dan sebagainya, namun terkadang tidak sedikit di antara kita yang sulit menjaga hati ini dari maksiat-maksiat batin; sombong, merasa paling hebat sendiri lalu meremehkan yang lain, tidak ikhlas dalam beramal atau ketika memberi, suka pamer, hasad, dengki dan sebagainya.

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Padahal bila kita telusuri lebih dalam tentang wejangan para ulama dalam hal ini, maka kita akan menyimpulkan bahwa dosa batin yang sulit kita hindari itu justru lebih berbahaya daripada dosa zahir. Mengapa demikian? Mari kita mulai dengan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Nu’aim bin Basyir, Nabi SAW bersabda:

أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ

“…Ketahuilah, sesungguhnya di dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila ia baik, baiklah seluruh jasadnya dan apabila ia  rusak, maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah, segumpal daging  itu adalah hati,” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maknanya, sumber kerusakan yang terjadi pada manusia justru bermula dari rusaknya hati karena maksiat-maksiat yang menutupinya. Efeknya, ketika hati rusak maka jasad manusia pun ikut terbawa kepada kerusakan. Karena itu, dalam makna yang lebih luas, hadis ini ada kaitannya dengan sabda Nabi SAW:

BACA JUGA  Khutbah Jumat: Tiga Karakter Ulama Rabbani

إِنَّ الله لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَلاَ إِلَى أَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

“Sesungguhnya Allah tidaklah melihat kepada bentuk-bentuk tubuh dan harta-harta kalian, akan tetapi Allah melihat kepada hati dan amal-amal kalian,” (HR. Muslim)

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Dosa zahir umunya terjadi karena adanya dosa batin, ketika hatinya rusak dengan maksiat-maksiat batin maka hal itu akan membawa pengaruh kepada raganya untuk bertindak dengan maksiat yang zahir. Dosa pertama kali yang dilakukan oleh anak adam di muka bumi menjadi contoh yang cukup nyata. Yaitu ketika hati Qabil memiliki hasad kepada Habil yang kemudian berujung kepada pembunuhan.

Karena itu, dalam kitab Zaadul Masiir (9/276), Imam Ibnul Jauzi berkata, “Hasad adalah (termasuk) tabiat yang terjelek. Ia menjadi penyebab adanya maksiat pertama kali di langit, yaitu hasad iblis kepada Nabi Adam ‘alahis salam dan penyebab adanya maksiat pertama kali di muka bumi, yaitu hasad Qabil kepada Habil,”

Demikian juga dengan kekufuran yang dilakukan oleh orang-orang yahudi ketika risalah Islam disampaikan oleh Nabi SAW. Tidak ada yang menghalangi mereka untuk beriman kecuali karena hasad yang ada dalam hati mereka.

“Sebahagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran,” (Al-Baqarah: 109)

Sama halnya dengan Fir’aun yang menolak risalah yang disampaikan oleh Nabi Musa ‘Alaihissalam, juga karena rasa sombong yang mengotori hatinya. Allah ta’ala berfirman:

وَجَحَدُوۡا بِهَا وَاسۡتَیۡقَنَتۡهَا اَنۡفُسُهُمۡ ظُلۡمًا وَّعُلُوًّا

“Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya…” (QS. An-Naml: 14)

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Dosa zahir, pada umumnya juga mudah menyadarkan pelakunya. Banyak pelaku maksiat zahir yang mengaku kalau apa yang dilakukannya adalah salah dan kemudian sadar untuk berubah. Demikian juga dalam pandangan orang lain, perbuatannya akan dianggap melampaui batas. Sehingga harapan untuk sadar dan bertaubat lebih terbuka. Sedangkan perbuatan dosa batin, biasanya pelakunya tidak sadar atau bahkan menganggap dirinya tidak bersalah. Sehingga pintu taubat pun akan terasa sulit baginya.

Dua contoh di berikut ini akan menggambarkan hal itu, pertama: kisah taubatnya Nabi Adam ‘alaihissalam, beliau melakukan perbuatan dosa zahir dengan memakan buah dari pohon yang terlarang, kemudian setelah itu beliau tersadarkan dan dengan mudah kembali kepada Allah, Allah ta’ala berfirman tentang penyesalan dan pertaubatan beliau dan istrinya:

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Keduanya berkata, “Ya Tuhan Kami, Kami telah menganiaya diri Kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni Kami dan memberi rahmat kepada Kami, niscaya pastilah Kami termasuk orang-orang yang merugi,” (QS. Al-A’raf: 23).

Berbeda halnya dengan iblis, dosanya jenis dosa batin, yaitu sombong, maka terasa berat baginya untuk bertaubat. Bahkan dia menganggap dirinya lah berada di atas kebenaran. Dalam Al-Quran Allah Ta’ala abadikan beberapa kali kisah iblis ini. Di antaranya Allah Ta’ala berfirman:

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir,” (QS. Al-Baqarah: 34)

BACA JUGA  Fahri Hamzah Mendadak Dikunjungi Dubes Cina, Sebelum Kedatangan Tamu Uighur

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Dua kisah di atas mengabarkan kepada kita bahwa dosa batin bukanlah perkara yang ringan. Walaupun tidak terlihat namun pengaruhnya dahsyat. Mampu menjerumuskan kira kepada dosa-dosa zahir tanpa disadari oleh jiwa itu sendiri. Dari sini kemudian Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menyimpulkan bahwa,” “Dosa-dosa besar, seperti riya, ujub (bangga terhadap amal), kibr (sombong), fakhr (membanggakan amal), khuyala` (angkuh), putus asa, tidak mengharap rahmat Allah, merasa aman dari makar Allah, riang gembira atas penderitaan kaum Muslimin, senang atas musibah yang menimpa mereka, senang dengan tersebarnya fahisyah (maksiat) di tengah-tengah mereka, dengki terhadap anugerah Allah kepada mereka, berangan-angan anugerah tersebut hilang dari mereka, dan hal-hal yang mengikuti dosa-dosa ini yang statusnya lebih haram dari zina, meminum minuman keras, dan dosa-dosa besar yang zahir selain keduanya” (Madarijus-Salikin, 1/133)

اَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ

 وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِي العَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ خُلَفَائِهِ الرَّاشِدِيْنَ، وَعَنْ أَزْوَاجِهِ أُمَّهَاتِ المُؤْمِنِيْنَ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِيْنَ، وَعَنْ المُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدُّعَاءِ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعاً مَرْحُوْماً، وَاجْعَلْ تَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقاً مَعْصُوْماً، وَلا تَدَعْ فِيْنَا وَلا مَعَنَا شَقِيًّا وَلا مَحْرُوْماً.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَ كُلاًّ مِنَّا لِسَاناً صَادِقاً ذَاكِراً، وَقَلْباً خَاشِعاً مُنِيْباً، وَعَمَلاً صَالِحاً زَاكِياً، وَعِلْماً نَافِعاً رَافِعاً، وَإِيْمَاناً رَاسِخاً ثَابِتاً، وَيَقِيْناً صَادِقاً خَالِصاً، وَرِزْقاً حَلاَلاً طَيِّباً وَاسِعاً، يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ.

اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَوَحِّدِ اللَّهُمَّ صُفُوْفَهُمْ، وَأَجمع كلمتهم عَلَى الحق، وَاكْسِرْ شَوْكَةَ الظالمين، وَاكْتُبِ السَّلاَمَ وَالأَمْنَ لِعَبادك أجمعين.

اللَّهُمَّ رَبَّنَا اسْقِنَا مِنْ فَيْضِكَ الْمِدْرَارِ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الذَّاكِرِيْنَ لَكَ في اللَيْلِ وَالنَّهَارِ، الْمُسْتَغْفِرِيْنَ لَكَ بِالْعَشِيِّ وَالأَسْحَارِ.

اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِ السَّمَاء وَأَخْرِجْ لَنَا مِنْ خَيْرَاتِ الأَرْضِ، وَبَارِكْ لَنَا في ثِمَارِنَا وَزُرُوْعِنَا يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ.

رَبَّنَا آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الوَهَّابُ.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الخَاسِرِيْنَ.

عِبَادَ اللهِ

 إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dubes Arab Saudi Baru Tutup Mulut Soal Penggantian Osamah Al-Shuibi

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia yang baru, Yahya bin Hasan Al Qahtani mengatakan persoalan dubes yang lama sudah selesai

Kamis, 03/01/2019 21:08 0

Indonesia

Ditanya Soal Mitigasi Bencana Indonesia, Eks Kepala PVMBG: Tak Usah Tanya, Semua Tahu

"Jadi pendidikan dalam bencana itu penting. Dalam segala hal pendidikan itu penting, apalagi di bencana"

Kamis, 03/01/2019 20:18 0

Video News

KH. Ma’ruf Amin Menyesal Ikut Penjarakan Ahok, Ini Komentar Ahli Hukum

KIBLAT.NET – “Pernah menyesal nggak sih jadi saksi yang memberatkan dan membuat Pak Ahok masuk...

Kamis, 03/01/2019 20:07 0

Indonesia

Didatangi Dubes Arab Saudi Baru, Begini Komentar Ketum PBNU Said Aqil Siroj

Said Aqil Siroj menyebut dubes Arab Saudi yang baru jauh dari pemahaman radikal ekstrem

Kamis, 03/01/2019 19:35 1

Indonesia

Mendagri dan Timses Jokowi-Ma’ruf Laporkan Hoaks Data Pemilih dan Surat Suara

Mendagri Turut Laporkan Kasus Hoaks Data Pemilih dan Surat Suara Tercoblos

Kamis, 03/01/2019 19:16 0

Indonesia

Mbah Rono: Letusan Gunung Anak Krakatau Tidak Akan Timbulkan Tsunami

"Untuk Anak Krakatau memang saya bilang ke temen-temen dulu waktu saya masih aktif, jangan pernah alat di Anak Krakatau itu mati," kata Mbah Rono.

Kamis, 03/01/2019 18:51 0

Indonesia

Heboh 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, KPU: Hoax

Arif mengatakan tidak dipungkiri isu distribusi tipuan ini sudah banyak beredar di sosial media. Namun dirinya sudah mencoba merunut sumber isu.

Kamis, 03/01/2019 13:42 0

Suriah

Rezim Assad: Pasukan Kurdi YPG Ditarik dari Manbij Pasca Pengumuman Trump

"Satu konvoi satuan pejuang Kurdi terdiri dari lebih dari 30 kendaraan meninggalkan wilayah Manbij, menuju tepi timur Sungai Efrat," kata Kementerian Pertahanan Suriah

Kamis, 03/01/2019 10:40 0

Suara Pembaca

Global Wakaf-ACT DIY Bangun Sumur Wakaf untuk Warga Dusun Bangkan, Gunungkidul

Upaya untuk mengentaskan masyarakat Gunungkidul dari ancaman kekeringan tahunan terus dilakukan. Meski sudah memasuki musim...

Kamis, 03/01/2019 10:15 0

Suara Pembaca

BMH Berangkatkan Konvoi Logistik untuk Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur memberangkatkan 5 Armada logistik dan Ambulance serta tim kesehatan dan relawan kemanusiaan menuju Banten.

Kamis, 03/01/2019 10:00 0

Close