... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditanya Soal Mitigasi Bencana Indonesia, Eks Kepala PVMBG: Tak Usah Tanya, Semua Tahu

Foto: Anak Gunung Krakatau.

KIBLAT.NET, Jakarta – Saat ditanya soal capaian keberhasilan mitigasi bencana di Indonesia, Mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono tak memberikan jawaban. Dia justru merinci jumlah korban bencana yang pernah terjadi.

Menurut Surono, mitigasi di Indonesia bisa dilihat dari jumlah korban bencana yang pernah terjadi. Selanjutnya, kondisi mitigasi di Indonesia tak perlu di pertanyakan lebih lanjut.

“Kita semua tau, begini kan (kondisinya). Kita nggak usah tanya, semua orang tau. Coba kita ingat lah, dari tahun 2000 hingga tahun 2012. Di dunia ada 12 gempa bumi yang korbannya lebih dari 1000, 4 diantaranya ada di Indonesia,” ujar Surono saat ditemui usai menjadi pembicara diskusi media di kawasan Rawamangun, Jakarta, Kamis (03/01/2018).

Pria berambut putih itu lantas merinci daftar bencana alam dengan jumlah korban besar yang pernah terjadi, mulai tahun 2004 di Aceh, 2005 di Nias, 2006 di Yogyakarta, 2009 di Padang. Ditambah bencana tsunami di Palu, berarti ada 13 gempa yang korbannya lebih dari seribu, yang 5 di antaranya terjadi di Indonesia.

“Artinya apa, Sudahkah berhasil mitigasi kita? Itu jawabannya,” imbuh Kepala PVMBG periode 2006-2013.

Ia kemudian menuturkan seperti apa edukasi bencana yang harusnya diberikan kepada masyarakat. Surono mencontohkan, pada saat dirinya masih aktif di PVMBG, ia pernah membuat kesepakatan dengan empat kabupaten di sekitar gunung Merapi. Kesepakatan itu disebut sebagai Wajib Latih. Menurutnya, langkahnya tersebut terbukti berperan dalam mengurangi jumlah korban jiwa akibat bencana alam.

BACA JUGA  Soal Krisis Uighur, Ketum PBNU Sepakat dengan Dubes Cina

“Maka ketika terjadi letusan 2010 yang menurut pengamatan dan penelitian bisa berpotensi letusan besar. Ada 1 juta pengungsi, ada 417.000 orang di tenda. Ya kita masih punya korban 365. Terus di Kelud, Februari 2014 Jawa ini tertutup lho, bandara tutup semua, 70.000 mungkin orang mengungsi, 0 korbannya,” tutur Surono.

“Jadi pendidikan dalam bencana itu penting. Dalam segala hal pendidikan itu penting, apalagi di bencana. Bencana tanpa dasar pendidikan yang baik dan benar, gagal sudah pasti, berhasil pun mungkin kebetulan,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

KH. Ma’ruf Amin Menyesal Ikut Penjarakan Ahok, Ini Komentar Ahli Hukum

KIBLAT.NET – “Pernah menyesal nggak sih jadi saksi yang memberatkan dan membuat Pak Ahok masuk...

Kamis, 03/01/2019 20:07 0

Suriah

Rezim Assad: Pasukan Kurdi YPG Ditarik dari Manbij Pasca Pengumuman Trump

"Satu konvoi satuan pejuang Kurdi terdiri dari lebih dari 30 kendaraan meninggalkan wilayah Manbij, menuju tepi timur Sungai Efrat," kata Kementerian Pertahanan Suriah

Kamis, 03/01/2019 10:40 0

Suara Pembaca

Global Wakaf-ACT DIY Bangun Sumur Wakaf untuk Warga Dusun Bangkan, Gunungkidul

Upaya untuk mengentaskan masyarakat Gunungkidul dari ancaman kekeringan tahunan terus dilakukan. Meski sudah memasuki musim...

Kamis, 03/01/2019 10:15 0

Suara Pembaca

BMH Berangkatkan Konvoi Logistik untuk Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur memberangkatkan 5 Armada logistik dan Ambulance serta tim kesehatan dan relawan kemanusiaan menuju Banten.

Kamis, 03/01/2019 10:00 0

Opini

Menegaskan Identitas Gender

Pada tahapan awal, sejak dini anak harus sudah dimulai untuk diberikan penegasan akan identitas gendernya.

Kamis, 03/01/2019 09:46 0

Arab Saudi

Saudi Akan Bangun Kompleks Hiburan Seluas 100 Ribu Meter Persegi di Riyadh

Proyek ini dikembangkan oleh perusahaan Saudi Entertainment Projects Company, yang sepenuhnya dimiliki oleh Dana Investasi Publik.

Kamis, 03/01/2019 09:03 0

Afrika

Markas Besar PBB di Somalia Dihantam Roket

Dua korban staf PBB dan seorang kontraktor.

Kamis, 03/01/2019 07:59 0

Myanmar

PBB: Pertempuran Kembali Meletus Antara ARSA dan Militer Myanmar

“Rekan-rekan kami di kemanusiaan menyampaikan sekitar 2.500 orang di wilayah Rakhine melarikan diri dari pertempuran antara ARSA dan militer yang dimulai bulan lalu,” kata Haq tanpa memberi keterangan lebih rinci, seperti dilansir Anadolu Agency (AA).

Kamis, 03/01/2019 07:08 1

Amerika

Aktivis Muda Pendukung Donald Trump Tuding Islam Sumber Terorisme

Witt mengatakan semua Muslim adalah radikal dan mendorong peserta untuk mengungkap kejelekan mereka dan Islam

Rabu, 02/01/2019 17:17 0

Timur Tengah

Kuwait Minta Negara Arab Buka Kembali Kedutaan di Damaskus

Untuk mencapai langkah itu, diperlukan persetujuan dari Liga Arab, yang telah menangguhkan keanggotaan Suriah tujuh tahun lalu.

Rabu, 02/01/2019 16:12 0

Close