... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penyesalan Ma’ruf Amin Soal Ahok Tak Bisa Mengubah Sikap MUI

Foto: KH. Ma'ruf Amin

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif KH Ma’ruf Amin menyatakan menyesal dan terpaksa jadi saksi dalam kasus penodaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pernyataan itu tidak dapat mengubah sikap MUI dalam kasus tersebut.

Ketua Tim Advokasi Gerakan Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) Ulama, Nasrullah Nasution mengatakan sikap Kiai Ma’ruf tersebut tidak dapat mengubah sikap MUI soal kasus Ahok. Menurutnya, keputusan yang sudah diambil MUI ketika itu sudah tepat dan tidak bisa dijatuhkan dengan pernyataan sepihak.

“Makanisme keputusan tidak bisa didelegetimasi dengan pernyataan sepihak karena keputusan yang diambilpun ada mekanisme organisasi di internal MUI,” kata Nasrullah saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (02/01/2019).

Nasrullah juga beranggapan bahwa ucapan calon wakil presiden pasangan Joko Widodo itu tidak terlepas pada posisinya saat ini. Ia menilai bahwa pernyataan Kiai Ma’ruf demi mendapat suara kelompok pendukung Ahok.

“Kita harus paham posisi beliau saat ini. Kemungkinan besar untuk mendapat suara dari para Ahoker,” pungkasnya.

Baca juga: Ketua MUI: Al-Qur’an yang Begitu Terhormat Kok Disebut Alat Kebohongan

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Negosiasi Tak Surutkan Operasi Taliban Rebut Ibukota Provinsi Sar-e Pol

"Musuh masih memobilisasi pasukan di pinggiran kota. Kami telah mengerahkan semua pasukan ada, tetapi sejauh ini belum ada bala bantuan dari luar," kata Amani kepada AFP.

Rabu, 02/01/2019 13:10 0

Rusia

Perkuat Hubungan, Rusia-Cina Buat Forum-forum Ekonomi Dunia

Penasihat Presiden Rusia Anton Kobyakov dan Duta Besar Cina untuk Rusia Li Hui mengadakan pertemuan di Moskow.

Rabu, 02/01/2019 12:38 0

Suriah

Warga Suriah Gunakan Senjata untuk Rayakan Tahun Baru, Dua Tewas

Perayaan tahun baru identik dengan menyalakan kembang api di detik-detik pergantian tahun. Namun tidak demikian di Suriah

Rabu, 02/01/2019 09:12 0

China

China Tutup Tiga Masjid di Yunnan dengan Dalih Ajarkan Agama Secara Ilegal

Pemerintah setempat melarang ibadah di masjid dengan dalih "mengajarkan ilmu-ilmu agama ilegal."

Rabu, 02/01/2019 08:08 0

Video News

Meriah, Begini Suasana Nikah Massal Malam Tahun Baru 2019 Pemprov DKI Jakarta

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar nikah dan isbat massal di malam...

Rabu, 02/01/2019 05:43 0

Amerika

2.000 Pasukan AS Tidak Sekaligus Ditarik dari Suriah

Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan secara perlahan-lahan mengirim pasukan pulang dari Suriah.

Selasa, 01/01/2019 16:27 0

Kolom

Tahun Baru di Mata Seorang Muslim

Bagaimana seharusnya seorang muslim memandang perayaan tahun baru.

Selasa, 01/01/2019 15:29 0

Malaysia

Awal 2019, Malaysia Berlakukan Larangan Merokok di Seluruh Rumah Makan

Siapa pun yang dinyatakan bersalah karena merokok di daerah terlarang dapat didenda hingga RM10.000 (Rp 34,8 juta) atau dipenjara hingga dua tahun.

Selasa, 01/01/2019 14:00 0

Analisis

Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan, Kemenangan Jihadis?

Tanggal 21 Desember kembali muncul laporan bahwa militer AS akan segera ditarik hampir setengah dari jumlah kekuatan mereka dari Afghanistan.

Selasa, 01/01/2019 13:23 0

Iran

Pelajar Iran Gelar Aksi Protes, Tuntut Ali Akbar Velayati Mundur

Para pelajar di sebuah kampus di Teheran meneriakkan slogan-slogan dan menuntut pengunduran diri Ali Akbar Velayati, pembantu pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Selasa, 01/01/2019 11:48 1

Close