Negosiasi Tak Surutkan Operasi Taliban Rebut Ibukota Provinsi Sar-e Pol

KIBLAT.NET, Sar-e Pol – Pejuang Taliban terus melanjutkan operasi militer menargetkan pasukan lokal. Lebih dari 21 tentara nasional Afghanistan tewas dalam serangkaian serangan terbaru Taliban di ibukota provinsi Sar-e Pol, Afghanistan utara. Operasi ini terjadi sementara upaya negosiasi antara Taliban dan AS terus bergulir.

Menurut keterangan sejumlah pejabat pada Selasa (01/01/2019), ratusan pejuang Taliban mengepung kota Sar-e Pol. Pertempuran meletus sehingga menyebabkan sedikitnya 21 tentara tewas.

Juru bicara provinsi Sar-e Pol, Zabihullah Amany, mengatakan bahwa ibukota provinsi saat ini dalam kondisi bahaya. Jika bala bantuan tidak segera datang, Taliban akan mengambil alih.

“Musuh masih memobilisasi pasukan di pinggiran kota. Kami telah mengerahkan semua pasukan ada, tetapi sejauh ini belum ada bala bantuan dari luar,” kata Amani kepada AFP.

“Orang-orang di dalam kota sangat khawatir,” lanjutnya.

Pejuang Taliban melancarkan serangan terhadap Sar-e Pol dan provinsi terdekat Sayyad pada Senin malam. Amani menduga Taliban ingin mengendalikan beberapa sumur minyak di pinggiran kota.

Dia menambahkan bahwa setidaknya 21 anggota pasukan lokal, termasuk anggota polisi dan intelijen, tewas dan 23 lainnya terluka dalam serangan itu.

“Mereka telah menyerang kota beberapa kali sebelumnya, tetapi kali ini ancamannya lebih serius,” katanya.

Dalam perkembangan politik, Taliban Afghanistan mengatakan delegasinya berangkat ke Arab Saudi dan tidak akan menemui delegasi pemerintah Kabul. Delegasi hanya menggelar pembicaraan dengan pejabat AS mengenai solusi damai.

Menurut laporan media lokal Afghanistan, putaran pembicaraan antara pejabat AS dan delegasi Taliban akan digelar beberapa hari ke depan. Pertemuan itu dilaksanakan di kota Jeddah. Pemerintah Kabul juga dilaporkan akan mengirim delegasi ke Saudi.

Taliban mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pertemuan Jeddah merupakan kelanjutan dari pembicaraan di Abu Dhabi. Gerakan tersebut kembali menegaskan tidak akan menemui delegasi pemerintah. Pembicaraan hanya dengan pejabat AS.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat