... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Disayangkan, KH Ma’ruf Amin Menyesal dan Terpaksa Jadi Saksi Kasus Ahok

Foto: KH Ma'ruf Amin dalam video di Youtube berjudul Pendapat Ma'ruf Amin Mengenai Vonis Ahok

KIBLAT.NET, Jakarta – Baru-baru ini beredar video wawancara yang menampilkan calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin, yang diuanggah di Youtube dengan judul “Pendapat Ma’ruf Amin Mengenai Vonis Ahok”. Dalam cuplikan video itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif mengaku menyesal dan terpaksa jadi saksi dalam kasus penodaan agama yang dilakukan bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Pewawancara dalam video itu, Kemal Pahlevi menyodorkan sebuah pertanyaan terkait kesaksian Ma’ruf Amin di persidangan Ahok, “Pernah menyesal nggak sih jadi saksi yang memberatkan dan membuat Pak Ahok masuk penjara?”

“Iya tentu saja, cuma karena terpaksa saja kan,” jawab Ma’ruf Amin dalam video yang dipublikasikan pada 14 Desember 2018.

“Iya tentu saja, siapa yang ingin memenjarakan orang, kan nggak mau. tapi karena terpaksa, situasi pada waktu itu prosesnya penegakan hukum, ya apa boleh buat dengan rasa terenyuh,” imbuhnya, sambil mengelus dada.

Pernyataan Ma’ruf Amin itu disayangkan Ketua Tim Advokasi GNPF Ulama, Nasrullah Nasution. Pasalnya, kesaksian dia saat persidangan Ahok dalam kapasitasnya mengeluarkan pandangan dan sikap keagamaan selaku Ketua MUI.

“Sangat disayangkan apabila memang benar video tersebut benar adanya. Sebab, posisi beliau sebagai Ketua MUI saat itu dalam kapasitasnya yang mengeluarkan pandangan dan sikap keagamaan,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (02/01/2019).

“Dalam persidangan beliau sampaikan keluarnya sikap dan pandangan keagamaan tersebut didasarkan pada proses investigasi dan kajian beberapa bidang yang ada di MUI,” tandas Nasrullah.

BACA JUGA  Tudingan Radikal kepada Enzo Taruna Akmil Harus Dihentikan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan pandangan keagamaan yang menyatakan Ahok telah melakukan penodaan agama atas pernyataannya terkait Surat Al Maidah 51. MUI menyatakan pernyataan Ahok tersebut memiliki konsekuensi hukum. Dalam persidangan yang digelar Selasa (31/01/2017), KH Ma’ruf Amin dihadirkan sebagai saksi fakta atas fatwa MUI tersebut.

Baca juga:
Di Persidangan, Ahok Ancam Akan Proses Hukum KH Ma’ruf Amin 
Ketua MUI: Al-Qur’an yang Begitu Terhormat Kok Disebut Alat Kebohongan

Reporter: Taufik Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Negosiasi Tak Surutkan Operasi Taliban Rebut Ibukota Provinsi Sar-e Pol

"Musuh masih memobilisasi pasukan di pinggiran kota. Kami telah mengerahkan semua pasukan ada, tetapi sejauh ini belum ada bala bantuan dari luar," kata Amani kepada AFP.

Rabu, 02/01/2019 13:10 0

Rusia

Perkuat Hubungan, Rusia-Cina Buat Forum-forum Ekonomi Dunia

Penasihat Presiden Rusia Anton Kobyakov dan Duta Besar Cina untuk Rusia Li Hui mengadakan pertemuan di Moskow.

Rabu, 02/01/2019 12:38 0

Suriah

Warga Suriah Gunakan Senjata untuk Rayakan Tahun Baru, Dua Tewas

Perayaan tahun baru identik dengan menyalakan kembang api di detik-detik pergantian tahun. Namun tidak demikian di Suriah

Rabu, 02/01/2019 09:12 0

China

China Tutup Tiga Masjid di Yunnan dengan Dalih Ajarkan Agama Secara Ilegal

Pemerintah setempat melarang ibadah di masjid dengan dalih "mengajarkan ilmu-ilmu agama ilegal."

Rabu, 02/01/2019 08:08 0

Video News

Meriah, Begini Suasana Nikah Massal Malam Tahun Baru 2019 Pemprov DKI Jakarta

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar nikah dan isbat massal di malam...

Rabu, 02/01/2019 05:43 0

Amerika

2.000 Pasukan AS Tidak Sekaligus Ditarik dari Suriah

Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan secara perlahan-lahan mengirim pasukan pulang dari Suriah.

Selasa, 01/01/2019 16:27 0

Kolom

Tahun Baru di Mata Seorang Muslim

Bagaimana seharusnya seorang muslim memandang perayaan tahun baru.

Selasa, 01/01/2019 15:29 0

Malaysia

Awal 2019, Malaysia Berlakukan Larangan Merokok di Seluruh Rumah Makan

Siapa pun yang dinyatakan bersalah karena merokok di daerah terlarang dapat didenda hingga RM10.000 (Rp 34,8 juta) atau dipenjara hingga dua tahun.

Selasa, 01/01/2019 14:00 0

Analisis

Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan, Kemenangan Jihadis?

Tanggal 21 Desember kembali muncul laporan bahwa militer AS akan segera ditarik hampir setengah dari jumlah kekuatan mereka dari Afghanistan.

Selasa, 01/01/2019 13:23 0

Iran

Pelajar Iran Gelar Aksi Protes, Tuntut Ali Akbar Velayati Mundur

Para pelajar di sebuah kampus di Teheran meneriakkan slogan-slogan dan menuntut pengunduran diri Ali Akbar Velayati, pembantu pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Selasa, 01/01/2019 11:48 1

Close