... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ustaz Oemar Mita Beberkan Penyebab Rusaknya Ukhuwah

Foto: Ustaz Oemar Mita (tengah) dalam tabligh akbar Boyolali Tilawah dan Tausyiah di Pondok Pesantren Islam Darusy Syahadah, Simo, Boyolali, Ahad (30-12-18).

KIBLAT.NET, Boyolali – Dai nasional Ketua Majelis Dakwah Islam Indonesia (MADINA) Ustaz Oemar Mita menegaskan setiap kuam muslimin seharusnya bersaudara. Dia menjelaskan beberapa penyebab rusaknya ukhuwah atau persaudaraan di antara umat Islam.

“Apa sebab kita tidak bersaudara?” ujar Ustaz Oemar Mita mengawali tabligh akbar Boyolali Tilawah dan Tausyiah yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Darusy Syahadah (IKDS) di Pondok Pesantren Islam Darusy Syahadah, Simo, Boyolali, Ahad (30/12/18).

Seharusnya, lanjut Ustaz Oemar, siapa saja yang menjadikan Al Quran dan As Sunnah sebagai pegangan hidup berarti mereka adalah bersaudara. Kemudian mereka menggunakan tafsir sesuai pemaahaman sahabat, tabiiin, tabiut tabiin. Karena, menurutnya, hanya sahabat nabi yang lebih mengetahui Rasulullah ketika berdakwah.

“Karena kalau sahabat saja dikafirkan, lalu siapa referensi kita. Karena mereka yang melihat, melindungi dan selalu mengikuti dakwah Rasulullah,” ungkapnya.

Maka kaum muslimin saat ini seharusnya selalu diiringi kehidupannya dengan haus akan ilmu dan belajar dari ulama. Namun, Ustaz Oemar menilai saat ini ketika belajar dengan ulama kebanyakan kaum muslimin malah lebih banyak berkomentar daripada menjalani proses belajarnya.

Dia menambahkan tugas seorang muslim adalah saling paham dan memahami. Jika tidak ada saling paham di antara kaum muslimin, maka harus ada sikap saling mengenal.

“Fiqih itu luas, yang sempit itu hati kita. Jika kita saling mengetahui fiqih, kenapa kita mendapati ikhwan dan akhwat pedas dalam berkomentar. Mungkin mereka belajar fiqhnya itu setengah setengah,” imbuh Ustaz Oemar.

BACA JUGA  Presiden RI Ke- 3 BJ Habibie Meninggal Dunia

Selain itu penyebab rusaknya ukhuwah adalah tidak adanya sikap berkomitmen dalam akhlak setelah selesai mengaji. Karena, seharusnya ilmu selalu beriringan dengan akhlak, begitu juga sebaliknya.

Selanjutnya, perusak ukhuwah Islam saat ini adalah fanatisme kelompok, yang mengira dan menganggap kelompok masing-masing adalah paling benar, dan mengklaim bahwa kelompok yang tidak sependapat dengannya adalah sesat.

Oleh karenanya, dia mengimbau untuk terus mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar kaum muslimin. Karena, salah satu perkara besar salah satunya adalah ukhuwah.

“Kita tidak bisa menegakkan agama ini sendirian, maka mari bersama-sama,” imbuhnya.

Perlu diketahui, tabligh akbar ‘Boyolali Tilawah dan Tausyiah’ dihadiri lebih dari sepuluh ribu jemaah baik dari alumni maupun masyarakat sekitar. Acara ini merupakan rangkaian reuni akbar alumni Darusy Syahadah yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Darusy Syahadah (IKDS) pada Ahad-Senin (30-31/12/18) di Simo, Boyolali.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Surat Terbuka Presiden Kongres Uighur Dunia untuk Para Pemimpin Negara Muslim

"Para pemimpin ini tidak dapat mengklaim sebagai pembela umat Islam jika mereka membiarkan uang mencegah mereka berbicara tentang salah satu contoh paling serius dari penganiayaan agama terhadap umat Islam di dunia," kata Presiden WUC.

Ahad, 30/12/2018 11:28 0

Afghanistan

Taliban Hanya Akan “Berunding” dengan AS, Bukan Pemerintah Kabul

Imarah Islam Aghanistan atau Taliban sekali lagi menolak laporan yang mengatakan delegasi politiknya bersedia bertemu dengan perwakilan dari pemerintah Afghanistan.

Ahad, 30/12/2018 10:13 0

Suriah

Turki dan Rusia Sepakat Atur Operasi Darat di Suriah

Turki dan Rusia juga akan melindungi integritas teritorial dan kesatuan politik Suriah dari semua upaya untuk menjatuhkannya.

Ahad, 30/12/2018 09:25 0

Suara Pembaca

Tahun Baru: Mestinya Muhasabah, Bukan Hura-hura

Apa yang didapatkan oleh mereka yang merayakan Tahun Baru 1 Januari? Inilah pertanyaan mendasar.

Ahad, 30/12/2018 08:44 0

Arab Saudi

Akun Twitter Lenyap, Syaikh Al-Arifi Ditangkap?

Rezim Saudi mempersempit gerak Syaikh Al-Arifi dalam beberapa tahun terakhir karena khutbah-khutbahnya yang dianggap mengancam rezim.

Sabtu, 29/12/2018 09:14 0

Video News

Ini Kata Dubes Cina Tentang Uighur

KIBLAT.NET- Dubes Cina, Xiao Qian mengungkapkan tanggapannya pada isu Uighur. Video dapat dilihat dan diunduh...

Jum'at, 28/12/2018 21:07 0

Video News

Abdul Mu’ti Ungkapkan Hasil Pertemuan dengan Dubes Cina Tentang Uighur

KIBLAT.NET- Abdul Mu’ti, Sekretaris PP Muhammadiyah mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Dubes Cina. Video dapat dilihat...

Jum'at, 28/12/2018 21:02 0

Video News

Inilah Saran dan Pesan Ketum PP Muhammadiyah untuk Dubes Cina

KIBLAT.NET- Dalam konferensi pers yang diadakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ketua Umum PP Muhammadiyah menyampaikan pesan,...

Jum'at, 28/12/2018 20:56 0

Opini

 Uighur Merana, Tanggung Jawab Siapa?

Sebagai negeri dengan jumlah pemeluk Islam terbanyak di dunia, seharusnya pemerintah dan rakyat Indonesia berada di garda terdepan dalam penyelesaian konflik Uighur.

Jum'at, 28/12/2018 18:54 0

Irak

Pasukan Amerika Didesak Keluar dari Irak

Partai-partai politik Irak menuntut penarikan pasukan AS dari negara mereka beberapa jam setelah Donald Trump secara mendadak mengunjungi pasukan Amerika yang bermarkas di sana.

Jum'at, 28/12/2018 18:06 0

Close