... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Nasib Korban di Ujung Banten: Selamat dari Tsunami, Terluka karena Jalan Rusak

Foto: Heri Setyawan warga Kampung Cikawung, Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang yang terdampak tsunami Selat Sunda

KIBLAT.NET, Pandeglang – Kampung Cikawung, Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang adalah permukiman warga paling ujung di barat Pulau Jawa. Lokasi ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), habitat hewan langka badak bercula satu, yang jadi maskot Provinsi Banten.

Sayangnya, ruas jalan yang menghubungkan Desa Sumber Jaya dan Ujung Jaya rusak berat. Bahkan menyulitkan warga saat menyelamatkan diri dari sambaran arus tsunami. Kerusakan jalan sudah terjadi sangat lama dan jauh dari perhatian pemerintah setempat.

Dua jam lebih lamanya Kiblat.net menempuh perjalanan menuju dari Sumber Jaya menuju Ujung Jaya. Jarak tempuh yang hanya 11 km dari Desa Sumber Jaya terasa sangat lama karena terhambat jalan rusak dan berlubang. Terlebih bila hujan datang, jalan menjadi becek dan licin.

Heri Setyawan adalah salah satu warga Cikawung yang selamat dari bencana tsunami. Meski demikian, dirinya tetap mengalami luka. Pasalnya, saat menyelamatkan diri dari tsunami, Heri terjatuh dari sepeda motornya karena jalan yang berlubang. Akibatnya, nelayan berusia 31 tahun itu, mengalami luka di kaki dan lutut kirinya.

“Jatuh dari motor pas kejadian. Karena sudah panik, saya mengungsi ke atas bukit. Orang sini bilang itu Gunung Awik,” ungkapnya.

Saat itu Heri ditolong oleh warga setempat dan harus dibopong karena tak mampu lagi berjalan. Dua hari lamanya, ia bersama warga lainnya mengungsi di atas Gunung Awik dengan bekal seadanya. Sejak kejadian, Heri hanya mengoleskan salep yang dibagikan cuma-cuma oleh relawan.

BACA JUGA  Pakar Psikologi Forensik: RUU P-KS Banyak Masalah, Jangan Buru-buru Disahkan

Hingga ditemui relawan medis dari Hilal Ahmar pada Sabtu (30/12/2018), kondisi kaki Heri masih belum tertangani secara medis. Salep yang ia terima rupanya tak mampu menghentikan aliran darah atau menghilangkan bengkak. Pria lulusan SMP ini lalu berinisiatif menutup sebagian lukanya dengan bubuk kopi.

Kondisi jalan di Kampung Cikawung, Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten

Kondisi jalan di Kampung Cikawung, Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten

Melihat kondisi akses yang sulit dilalui, Heri memandang pemerintah seakan tak peduli. Meski kampungnya dikelilingi area wisata, Heri sangat menyayangkan lambannya pemerintah dalam membangun infrastruktur jalan menuju kampungnya.

“Buktinya kayak gini, pemerintah tidak mempedulikan. Di sini desanya pelosok,” tukasnya.

Reporter: Syafei Irman
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Surat Terbuka Presiden Kongres Uighur Dunia untuk Para Pemimpin Negara Muslim

"Para pemimpin ini tidak dapat mengklaim sebagai pembela umat Islam jika mereka membiarkan uang mencegah mereka berbicara tentang salah satu contoh paling serius dari penganiayaan agama terhadap umat Islam di dunia," kata Presiden WUC.

Ahad, 30/12/2018 11:28 0

Afghanistan

Taliban Hanya Akan “Berunding” dengan AS, Bukan Pemerintah Kabul

Imarah Islam Aghanistan atau Taliban sekali lagi menolak laporan yang mengatakan delegasi politiknya bersedia bertemu dengan perwakilan dari pemerintah Afghanistan.

Ahad, 30/12/2018 10:13 0

Suriah

Turki dan Rusia Sepakat Atur Operasi Darat di Suriah

Turki dan Rusia juga akan melindungi integritas teritorial dan kesatuan politik Suriah dari semua upaya untuk menjatuhkannya.

Ahad, 30/12/2018 09:25 0

Suara Pembaca

Tahun Baru: Mestinya Muhasabah, Bukan Hura-hura

Apa yang didapatkan oleh mereka yang merayakan Tahun Baru 1 Januari? Inilah pertanyaan mendasar.

Ahad, 30/12/2018 08:44 0

Arab Saudi

Akun Twitter Lenyap, Syaikh Al-Arifi Ditangkap?

Rezim Saudi mempersempit gerak Syaikh Al-Arifi dalam beberapa tahun terakhir karena khutbah-khutbahnya yang dianggap mengancam rezim.

Sabtu, 29/12/2018 09:14 0

Video News

Ini Kata Dubes Cina Tentang Uighur

KIBLAT.NET- Dubes Cina, Xiao Qian mengungkapkan tanggapannya pada isu Uighur. Video dapat dilihat dan diunduh...

Jum'at, 28/12/2018 21:07 0

Video News

Abdul Mu’ti Ungkapkan Hasil Pertemuan dengan Dubes Cina Tentang Uighur

KIBLAT.NET- Abdul Mu’ti, Sekretaris PP Muhammadiyah mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Dubes Cina. Video dapat dilihat...

Jum'at, 28/12/2018 21:02 0

Video News

Inilah Saran dan Pesan Ketum PP Muhammadiyah untuk Dubes Cina

KIBLAT.NET- Dalam konferensi pers yang diadakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ketua Umum PP Muhammadiyah menyampaikan pesan,...

Jum'at, 28/12/2018 20:56 0

Opini

 Uighur Merana, Tanggung Jawab Siapa?

Sebagai negeri dengan jumlah pemeluk Islam terbanyak di dunia, seharusnya pemerintah dan rakyat Indonesia berada di garda terdepan dalam penyelesaian konflik Uighur.

Jum'at, 28/12/2018 18:54 0

Irak

Pasukan Amerika Didesak Keluar dari Irak

Partai-partai politik Irak menuntut penarikan pasukan AS dari negara mereka beberapa jam setelah Donald Trump secara mendadak mengunjungi pasukan Amerika yang bermarkas di sana.

Jum'at, 28/12/2018 18:06 0

Close