... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Aksi Bela Muslim Uighur Berlanjut di Sejumlah Kota

KIBLAT.NET, Surabaya – Setelah pekan lalu Aksi Bela Muslim Uighur digelar di beberapa kota, hari ini aksi serupa digelar di sejumlah daerah di Indonesia.

Di Surabaya Aksi Bela Muslim Uighur dipusatkan di Konsulan Jenderal (Konjen) Cina, Jalan Mayjen Sungkono. Sebelumnya melakukan aksi, para peserta melaksanakan shalat Jumat di Masjid TVRI Surabaya.

Dimotori oleh Gerakan Ummat Islam Bersatu (GUIB) Jatim, aksi tersebut bertemakan Bersatu Bebaskan Yighur Berislam. Peserta aksi yang berasal dari berbagai ormas terlihat mengusung bendera tuhid. Mereka juga melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk korban tsunami Selat Sunda.

Aksi ini digelar setelah pekan lalu tuntutan tokoh-tokoh Islam ditolak pihak Konjen Cina. Pekan lalu tokoh-tokoh Islam Surabaya yang tergabung dalam GUIB Jatim melakukan audiensi dengan pejabat Konjen Cina di Surabaya, mendesak penghentian penindasan terhadap muslim Uighur. Namun, pihak Cina mengabaikan desakan itu.

Aksi Bela Muslim Uighur juga digelar di Magelang, Jawa Tengah. Massa menggelar aksi di Masjid An Nur Mungkid yang tak jauh dari kawasan Candi Borobudur. Peserta aksi mengusung poster dan spanduk yang mengecam penindasan terhadap muslim Uighur.

Umat Islam di Kudus menggelar Aksi Bela Muslim Uighur di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh, Kudus. Aksi tersebut diikuti ratusan perserta dari berbagai ormas.

Aliansi Muslim Kudus mendesak Cina untuk menghentikan kekejian terhap muslim Uighur. Jika penindasan tersebut tak dihentikan maka akan menyulut kemarahan umat Islam sedunia.

Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Genosida Sistemik Muslim Uighur, Kemunculan Tata Dunia Baru

Sikap diam yang ditunjukkan oleh para pemimpin negara-negara meskipun fakta itu telah terungkap, menegaskan bahwa sebuah tata dunia baru sedang mulai muncul.

Jum'at, 28/12/2018 15:14 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Pesan-Pesan di Balik Bencana- Ust. Abdul Khalid, MA

KIBLAT.NET- Gempa bumi adalah musibah yang saat ini menggelayuti perasaan takut banyak manusia bisa jadi...

Jum'at, 28/12/2018 13:37 1

Opini

Mengambil Teladan dari Taliban

Betapa gemilangnya pencapaian Taliban dalam 17 tahun terakhir. Selama masa tersebut, mereka berhasil membalikkan keadaan.

Jum'at, 28/12/2018 13:17 1

Afghanistan

Jika Tak Tarik Pasukan, AS Diancam Bernasib Seperti Uni Soviet

“Ambilah peringatan dari kekalahan Uni Soviet di Afghanistan dan tinggalkan ide untuk menguji rakyat Afghanistan," kata juru bicara juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.

Jum'at, 28/12/2018 13:16 0

Suriah

Normalisasi Hubungan, UEA Buka Kembali Kedutaan di Suriah

“Langkah ini menekankan keinginan kuat pemerintah UEA normalisasi hubungan antara dua Negara sahabat seperti sedia kala dan mengadang bahaya intervensi kawasan dalam urursan Negara Suriah,” kata pernyataan itu.

Jum'at, 28/12/2018 09:11 0

Amerika

AS Serahkan Urusan Rekonstruksi Suriah ke Arab Saudi

Presiden AS Donald Trump mengatakan Arab Saudi akan menghabiskan uang untuk membantu merekonstruksi Suriah.

Rabu, 26/12/2018 07:45 0

Video News

Ucapan Terima Kasih dari Muslim Uighur untuk Muslim Indonesia

KIBLAT.NET- Ini adalah video ungkapan rasa terimakasih dari Muslim Uighur untuk masyarakat Indonesia yang telah...

Selasa, 25/12/2018 18:18 0

Video News

Inilah Cerita Korban Selamat Tsunami Selat Sunda

KIBLAT.NET- Dalam kunjungan Tim kami ke lokasi yang terkena dampak bencana Tsunami Selat Sunda, kami...

Selasa, 25/12/2018 16:28 0

Turki

Pelajar Uighur Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana di Indonesia

Sejumlah pelajar Uighur yang tinggal di daerah Kastamonu, Turki, memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa Indonesia pasca dilanda bencana alam tsunami di Selat Sunda.

Selasa, 25/12/2018 14:52 0

Opini

Uighur, Nafas Panjang Perjuangan

Ada satu catatan atas inkonsistensi PRC dalam melaksanakan ‘konstitusinya’ sendiri, yakni dengan tidak memberikan kebebasan beragama bagi Muslim Uighur

Selasa, 25/12/2018 14:34 0

Close